
Bi Asih dan bi Mina sedang menyiapkan makan malam,sedangkan majikan mereka berada diruang tamu.
"Asih kayaknya itu calon istrinya mas Ibra ya"
" Sepertinya begitu, cantik ya calon istri mas Ibra, mudah - mudah mereka beneran jodoh ya Min, kasihan mas Ibra sudah mau kepala tiga, rela belum menikah demi adik- adiknya"
"Iya Asih, bu Mila itu memang wanita dan ibu yang hebat, lihat lah anak yang didiknya menjadi anak- anak yang baik, nggak salah almarhum pak Dewa mempercayai mas Ibra memimpin perusahaan besar"
Setelah selesai menata semua makanan, Bi Mina keruang tamu memanggil majikannya.
"Bu.... makan malamnya sudah siap" ujar Bi Mina
"Iya bi sebentar lagi kami kesana" Sahut Mila
"Ayo Azizah kita keruang makan" Mila menggandeng tangan Azizah
Sedang Azizah melirik Ibra, setelah mendapat anggukan dari Ibra akhirnya Azizah mengikuti Mila keruang makan.Fatma dan yang lain sudah menunggu dimeja makan.
" Kamu duduk disini ya sayang" kata Mila lembut, sambil mendudukkan Azizah disebelah kiri Ibra.
"Tante ... aku juga mau dong dimanja" ujar Galen manja
"Mau manja tuh sama mama kamu,Sebenernya kamu itu nggak pantes manja- manjaan playboy kok manja" canda Mila, semua tertawa
Sedangkan Azizah hanya tersenyum.Ibra yang melihat senyum Azizah sampai tidak berpaling.
"Bang kakak cantiknya jangan dilihatin aja" Ejek Azza
Semuanya tertawa, sedangkan ibra hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.Sedangkan Azizah mukanya sudah memerah karena malu.Mereka makan malam dengan tenang selesai makan malam,mereka semua berkumpul diruang keluarga.
Berbincang- bincang bersama Azizah hanya akan menjawab bila ditanya.Azizah masih merasa canggung berada ditengah- tengah keluarga Ibra,apalagi Azizah dan Ibra belum memiliki ikatan apapun.Disaat sedang melamun,Azizah dikejutkan dengan perkaan Mila.
"Azizah bunda berharap sekali kamu mau menjadi calon menantu bunda "ujar Mila sambil menggenggam tangan Azizah
__ADS_1
"Iya sayang kami berharap kamu mau jadi bagian dari keluarga kami"tambah Fatma
"Azizah kalau kamu nggak mau sama bang Ibra sama babang Galen yabg gantengnya paripurna aja" celetuk Galen
Ibra yang mendengar perkataan Galen menajamkan matanya.Ibra sangat takut kalau Azizah benar menyukai Galen.
"Enggak usah mau sama bang Galen kak Azizah bang Galen itu playboy cap buaya buntung" sahut Nai
Mendengar celetukan Nai semua tertawa.Sedangkan Azizah bingung harus menjawab apa.Azizah sadar dengan perbedaan mereka.
"Bunda sudah malam Ibra antar Azizah pulang dulu ya" ujar Ibra menghentikan pembicaraan, Ibra tau kebingungan Azizah.
:Oh... iya ...ya maaf ya Azizah,bunda sama tante Fatma keasikan ngajak kamu ngobrol, sampai nggak sadar sudah malam" ujar Mila tak enak hati
Ya Mila meminta Azizah memanggilnya bunda seperti Ibra memanggil dirinya.
"Kenapa kakak cantik nggak nginap sini aja sih" ujar Azza
"Iya... kakak cantik kakak nginap sini aja biar kita bisa ngobrol dikamar" tambah Nai
"Ya sudah deh, tapi lain kali janji ya kakak cantik akan sering main kesini"
Setelah berpamitan Ibra mengantar Azizah pulang kekosannya.Sepanjang perjalanan hanya diisi dengan musik. Ibra memulai bicara, Ibra memberhentikan mobilnya disekitar taman yang sedang ramai muda- mudi, karena malam itu kebetulan malam minggu.
Ibra dan Aziah duduk dibangku taman, tidak ada yang memulai obrolan.Tak lama Ibra mulai bicara.
"Bagaimana Azizah dengan permintaan bunda tadi" tanya Ibra kepada Azizah
"Permintaan yang mana mas" tanya Azizah lagi
Azizah pura- pura lupa dan itu membuat Ibra tambah gemes melihat Azizah.Padahal dalam hatinya gugup Entah kenapa setiap didekat Ibra hati AziAh selalu berdebar tak menentu
"Azizah maukah kamu menikah denganku? tanya Ibra
__ADS_1
Azizah bingung harus menjawab apa.Karena Azizah takut kecewa.Azizah terdiam sejenak sebelum menjawab pernyataan Ibra.Sambil menarik nafas Azizah bertanya kepada Ibra.
"Apa kamu yakin mas denganku, apa nanti kamu tau siapa aku kamu tidak akan meninggalkan aku?" tanya Azizah
"Ya Azizah aku akan menerima apapun yang kamu inginkan".
Azizah menghembuskan nafasnya sebelum menjawab"Azizah aku mencintaimu apa adanya, aku tidak akan menyakiti hati kamu karena aku tau rasanya sakit hati, aku tak akan menghianati kamu, karena aku tau rasanya sakit hati". jawab Ibra tegas.
"Mas aku ini hanya seorang anak yatim piatu, orang tuaku meninggal saat akan pergi kerumah saudara menggunakan motornya.
Aku buka seperti wanita diluar sana, karena aku akan berdiri dikaki sendiri". Aziza menahan nafasnya sejenak tadi sebelum berkata.Aku dibesarka disebuah panti asuhan.
Ibra begitu terharu mendengarkan curhatan Azizah.Ibra baru tau dibalik wajah ceria dan sikap bar-bar Azizah ternyata dia memendam banyak masalah.
Jadi dengan kata lain Wanita didepannya ini adalah wanita hebat.
"Bismillah hirohmanirrahim, saya mau mas" kata Azizah
Ibra tisak menyangka pernyataannya kali ini diterima oleh Azizah.Ingin rasanya Ibra memeluk Azizah, Ibra harus sabar dia tidak mau membuat, Azizah merasa beruntung bisa memiliki seorang yang sangat menyayanginya.
Setelah selesai bicara Ibra mengantar Azizah kembali kekosannya.Diperjalanan Ibra mengjak Azizah bicara.
"Azizah besok kalau kita menikah kamu mau meminta Mahar apa?" tanya Ibra
"Terserah mas maunya apa,yang penting penting sesuai kemampuan mas". jawab Azizah
Sedangkan ditempat lain, Bagas masih saja mencari cara untuk mendapatkan informasi tentang Azizah.Begitu dengan Lona, dia sedang mencari cara agar dia bisa mendapatkan Ibra"
Hari- hari berlalu, Azizah semakin dekat dengan keluarga Ibra terutama Nai dan Azza.Begitu juga dengan Mila dan Fatma.Terkaadang Mila dan Fatma mengajak Azizah untuk berbelanja.Minggu ini direncanakan akan dilaksanakan acara lamaran, yang akan diadakan dipanti asuhan tempat Azizah dibesarkan.Ibu panti sangat bahagia mendengar bahwa Azizah segera menikah.
Mila dan Fatma saat ini juga sudah menjadi donatur tetap dipanti asuhan, tempat Azizah dibesarkan.Ibu panti mengucapkan banyak terima kasih atas kebaikan Mila dan Fatma.Sesangkan Bagas dan Lona masih mencari cara agar bisa mendapatkan yang mereka inginkan.
Hari ini adalah hari lamaran antara Nurul Azizah dengan Ibra Bahari Nugraha.Banyak sekali barang- barang seserahan yang mereka bawa.Semua keluarga memakai seragam.Begitu juga anak- anak panti diberika pakaian seragam.Acara lamaran berjalan dengan lancar, dan diputuskab 3 bulan dari sekarang acara pernikahan.
__ADS_1
Mila sangat bahagia, akhirnya sebentar lagi anak sulungnya akan melepas masa lajangnya.Semoga semua berjalan lancar sampai hari H.Setelah selesai penyematan cincin.Semua keluarga Ibra dan keluarga panti menikmati hidangan yang sudah disiapkan.