
Sudah 1 bulan sejak pertemuan Azizah dengan Ibra.Azizah masih merasa tidak enak dengan Ibra,karena sudah dibelikan pakaian yang malah.Azizah berharap bisa bertemu lagi dengan Ibra.Azizah ingin meminta maaf kepada Ibra, karena gara- gara Azizah Ibra harus membelikan pakaian yang mahal.
Dering ponsel terdengar begitu nyaring didalam kamar kos- kosan Azizah.Azizah segera mengangkat telpon yang ternyata dari dinda temannya dicafe.
"Assalamualaikum din, ada apa?" tanya Azizah
"Zah jalan ke mall yuk,cuci mata kan baru gajian"
"Aku nggak ada uang Din, kamu tau sendirikan gaji aku kemana" ujar Azizah
"Emm..... ya udah kamu temenin aku aja entar aku traktir deh"
Setelah aksi paksa memaksa Dinda akhirnya Azizah mau juga menemani Dinda ke mall.Setelah selesai bersiap- siap terdengar bunyi klakson motor.Siapa lagi kalau bukan Dinda.
Azizah segera keluar, dan mengunci pintu kamar kosnya.
Setelah selesai, Azizah segera naik keatas motor Dinda.Hanya 30 menit mereka sudah sampai di mall yang mereka tuju.
Sedangkan ditempat yang berbeda, tepatnya dirumah Mila.Azza sedang membujuk sang abang untuk main ke mall,bekerja sama dengan kakak Nai dan bunda,akhirnya mereka berhasil membujuk Ibra untuk ikut.Sedangkan Izar tidak bisa ikut, karena sedang mengerjakan skripsi.
Setelah selesai bersiap-siap,Mila Nai, Azza dan Ibra segera berangkat.Tapi saat akan masuk kemobil,sebuah mobil masuk kehalaman rumah Mila, dan ternyata itu mobil Galen dan Fatma.
Kok tumben Fat nggak ngabari mau kesini?" tanya Mila
"Habis Galen mau kesini, ya dari pada kesepian lagi lebih baik kesini,Memang Kalian mau kemana?" tanya Fatma setelah turun dari mobil
"Azza dan Nai mau main ke mall jadi aku sekalian ikut mau belanja" jelas Mila
"Lah... kok tumben Ibra yang antar memang pak Ujang kemana" tanya Fatma setelah melihat Ibra dikursi kemudi
"Tuh...2 gadis itu yang memaksa Ibra yang antar, katanya kalau dengan abang Ibra mau apa aja dikasih" jelas Mila
"Ya sudah aku ikut kalian aja"
Galen yang tadi mengantar Fatma sudah hilang, masuk kekamar Izar.Akhirnya Fatma ikut Mila ke mall.Hanya 20 menit perjalanan mereka telah sampai di mall.Mila dan Fatma memutuskan jalan berdua,Sedangkan Ibra disuruh menjaga ke dua adiknya.
"Bang bunda sama tante Fatma kesana dulu ya nanti kita ketemuan di tempat biasa aja"
Mula dan Fatma berjalan menjauh dari ke3 anaknya.
Bang ayo Azza menarik tangan Ibra, sedangkan Nai, yang memang lebih pendiam hanya mengikuti kemana adiknya.Nai dan Azza jalan bergandengan,karena memang Nai begitu menyayangi sang adik.Sedangkan Ibra jalan dibelakang mereka seperti pengawal.
Ditempat yang sama Azizah dan Dinda masih asik memilih pakaian, karena sedang ada diskon.
"Zah bagus nggak kalau aku pakek yang ini"tanya Dinda
Azizah yang juga sedang memilih baju melihat kearah Dinda.
__ADS_1
"Kayaknya kurang deh Din, coba yang ini"Azizah berpendapat dan memberikan baju yang dia pilih
Dinda segera kekamar ganti " Memang nggak salah aku ngajak Azizah, pilihannya nggak pernah mengecewakan" ujar Dinda
"Bagaimana Din suka " tanya Azizah saat melihat Dinda keluar dari ruang ganti
"Kamu tu emang the best kalau soaln fashion"
Setelah dari stand baju Azizah dan Dinda pergi ke stand pernak- pernik.
Saat asik memilih Azizah, tidak sengaja ditabrak seseorang sampai Azizah terjatuh.Orang itu tak lain adalah Azza yang berlari mencari Nai.
"Aduh....maaf kak....maf Azza nggak sengaja" ujar Azza meminta maaf kepada Azizah
Sedangkan Azizah yang melihat Azza ketakutan sambil membantunya berdiri,menjadi kasihan.
"Enggak apa- apa kok" sahut Azizah
"Sekali lagi maaf ya kak Azza tadi lagi buru- buru, mau cari kakak sama Abang saya."
"Memang kakak sama Abang kamu kemana?" tanya Azizah
Azza menggeleng. "Azza nggak tau kak soalnya tadi Azza masuk kesini nggak bilang- bilang mana Azza nggak bawa Hp lagi" jelas Azza
"Kamu hapal no ponsel kakak atau Abang kamu" tanya Azizah
Azza mengangguk " Azza ingat no ponsel Abang
"Makasih ya kakak, sebentar lagi Abang dengan kakak saya kesini" jawab Azza
Tak lama Dinda datang setelah membayar belanjaannya.
"Zah siapa anak kecil ini?" tanya Dinda penasaran
"Oo.... ini namanya Azza tadi dia nggak sengaja nabrak aku" jawab Azizah
Tak lama Nai dan Ibra datang, Nai segera menghampiri Azza
"Kamu ini dek buat kakak sama bang ibra khawatir aja" omel Nai,tapi hanya ditanggapi senyum oleh Azza.
Sedangkan Azizah tampak kagek pria yang dia cari, akhirnya ketemu juga.
"Mmm.... mas abangnya Azza?" tanya Azizah basa basi
"Iya"jawab Ibra datar,
"Mmmm mas boleh saya bicara sebentar" Azizah mengajak Ibra menepi dan segera meminta maaf
__ADS_1
Ibra mengikuti Azizah, Dia penasaran apa yang ingin dibicarakan Azizah.
Setelah itu Azizah mulai berbicara tentang baju yang dibelikan Ibra saat itu.
"Mmm... Mas saya mau minta maaf" Azizah bingung bagaimana bicaranya
Ibra mengangkat sebelah alisnya" Maaf.... untuk apa?" tanya Ibra merasa heran
"Waktu itu mas jadi membelikan saya baju karena baju saya basah dan saya belum mengganti uangnya" jelas Azizah
"Oo... Nggak perlu kamu ganti baju itu sebagai permintaan maaf saya, karena buat baju kanu basah". Jawab Ibra
Tapi mas baju iti mahal,Saya mungkin tidak bisa membayar lunas baju itu tapi saya akan membayar dengan cara menyicil.
"Nggak usah diganti, lagi pula itu butik punya bunda saya " jelas Ibra
Dari kejauhan Mila melihat anaknya sedang berdiri dengan seorang wanita yang kira- kira seumuran dengan Izar.Ya tadi Ibra sempat menelpon Mila bertanya apa Azza menyusulnya yang ternyata tidak, jadilah Mila dan Fatma ikut mencari Azza.
"Fat lihat deh... bukannya itu Ibra kok malah ngobrol dengan seorang gadis bukan mencari Azza" tanya Mila kesal sekaligus penasaran, begitu pun Fatma yang penasaran dengan perkataan Mila.
"Eh... iya ya Mil atau jangan - jangan itu perempuan yang waktu itu Mi". tanya Fatma
"Kalau bener nggak apalah kayaknya anaknya juga cantik banget"
Mila dan Fatma mendekat kearah Ibra
"Bang bagaimana Azza?" tanya Mila
"Tuh didalam bun,lagi milih asesoris" jawab Ibra
Mila yang penasaran,ingin bertanya tapi Fatma yang terlebih dahulu.
"Kamu siapanya Ibra ,kamu pacarnya ya" tanya Fatma
"Eh..... bukan- bukan tante"
Mila memicingkan mata melihat kepada Ibra.Sebenarnya tadi Ibra mau cuek, tapi tatapan tajam sang bunda mbuat nyalinya memciut.
"Bunda kenali ini Azizah, cewek yang waktu itu"
"Yang mana bang"
"Yang Ibra bilang abang menyiran tubuh Azizah dengan air genangan hujan
Mila yang sudah faham, segera mendekat kearah Azizah.
"Maafin anak bunda ya nak, bunda sudah salah mengira tentang kamu".
__ADS_1
Mila mengaja semua kerestoran yang ada di rumah sakit,termasuk dinda dan Azizah.Mila terus saja memperhatikan Azizah.
"Tadi, Azizah sekali lagi meminta maaf, selesai makan Azizah. setelah selesain mereka semua menuju rumah masing- masing.