Masih Adakah Cinta

Masih Adakah Cinta
Masih Adakah Cinta


__ADS_3

Hari ini Bagas dan Liona sepakat mendatangi orang tua Renata,Bersama kedua orang tuanya tuan Purnama Aji dan istrinya nyonya Rosa.Ayah Renata telah mendengar kabar tersebut, sebenarnya malas sekali kembali berurusan dengan keluarga Purnama,Namun Tuan Adam Baskoro ingin melihat apa lagi yang akan mereka lakukan, akhirnya dia memberikan kesempatan kepada keluarga Purnama.


Jam 7 malam keluarga Purnama sampai dikediaman Tuan Baskoro bersama Liona yang akan menjelaskan kesalah pahaman ini. Dengan terpaksa Nyonya Tias mempersilahkan mereka masuk.Namun Nyonya Tias hanya tidak menampakkan ketidak sukaannya kepada nyonya Rosa.


Begitu pun dengan nyonya Rosa, diwajahnya tidak sama sekali memperlihatkan penyesalan, karena kesalahan anaknya.Namun tidak dengan Tuan Purnama, demi mendapatkan modal lagi,dia merendahkan harga dirinya didepan Tuan Baskoro.Sampai diruang tamu Tuan Baskoro mempersilahkan mereka untuk duduk.


"Silahkan Tuan Purnama, nyonya Rosa, Bagas dan nona" ujar Tuan Baskoro mempersilahkan mereka untuk duduk.


Tidak biasanya Tuan Baskoro memanggil Tuan Purnama menggunakan embel-embel Tuan , Biasanya mereka akan berbincang santai,karena Tuan Baskoro dan Tuan Purnama dulu adalah sahabat semasa sekolah.Hal itu membuat tuan Purnama pun merasa canggung, jika menyebut nama tanpa emebel- embel tuan.


Tak lama si mbok Yem datang membawakan minuman, juga makanan ringan untuk para tamu.Setelahnya si mbo kembali kedapur.Nyonya Tias sengaja tak menyiapkan acara makan malam, karena baginya tak penting.Sakit hati karena penghianatan Bagas kepada Renata, membuatnya tidak menyukai Bagas dan keluarganya, termasuk wanita yang datang bersama mereka.


Tuan Baskoro duduk bersama dengan sang istri,sedangkan Renata tidak ingin bergabung bersama mereka.


"Begini tuan Adam, saya kesini karena ingin meluruskan masalah kemarin yang sempat beredar, saya sengaja membawa Liona kesini untuk menjelaskan apa yang terjadi malam itu" Ujar Tuan Purnama menjelaskan


"Iya ...om Bagas kesini sengaja membawa Liona yang kebetulan adalah wanita yang ditemukan bersama Bagas" tambah Bagas menjelaskan


Sedangkan tuan adam dan nyonya Tias hanya mendengarkan tak berniat memutong oembicaraan mereka.


" Liona ini teman sekolah saya dulu dikampus om,tanpa sengaja bertemu di pesta itu, karena malam itu papa meminta Bagas menggantikan papa datang ke acara ulang tahun pernikahan Tuan Seno, Saat Bagas sedang menemui teman Bagas, Ibra CEO PT Nugraha,Bagas dipanggil pelayan karena ada yang memanggil, saat Bagas datang ingin menemui orang itu,namun entah bagaimana kepala Bagas terasa pusing dan setelahnya Bagas nggak tau apa- apa lagi dan berakhir bersama Liona"Jelas Bagas

__ADS_1


Tuan Adam masih terus mendengar kebenaran Versi Bagas dan wanita yang bernama Liona itu, karena sebenarnya Tuan Adam sudah lebih dulu melihat kebenarannya dari sisi TV ballroom hotel tersebut.


"Benar Om Liona juga tidak tau kenapa Liona bisa satu kamar bersama Bagas, padahal seingat Liona,saat itu Liona sedang buang air kecil namun setelah bangun Liona terkejut, karena satu ranjang bersama Bagas, dan Wartawan pun sudah mengambil gambar dan Vidio kami,tanpa sepengetahuan kami " tambah Liona untuk meyakinkan Tuan Adam


"Jadi begitu ceritananya Tuan, Bagas dan Liona ini hanya dijebak, mungkin mereka nggak suka akan pertunangan Bagas dan Renata.Jadi kita tidak perlu membatalkan pertunangan mereka tuan" ujar tuan Purnama saat akan permohonan.


Tuan Adam menghela nafas sejenak, sebelum mengambil keputusan yang sebenarnya sudah dia dan keluarganya ambil.Namun tuan adam ingin melihat bagaimana reaksi keluarga Purnomo, jika dia tetap memutuskan pertunangan ini.


"Saya mohon maaf sebelumnya tuan Purnama,saya tidak bisa memutuskan masalah ini sendiri, karena yang akan menjalani ini semua adalah Renata,jadi kita dengar keputusan dari Renata" Ujar tuan Adam sambil meminta sang istri memanggil anaknya


Sebenarnya tuan Adam sudah jengah menghadapi tuan Purnama,Karena sampai saat ini tidak ada kata maaf yang mereka ucapkan.Sebenarnya sang istri sudah memintanya untuk tidak menerima kedatangan keluarga itu.Tapi demi menghormati persahabatan yang pernah terjalin,tuan Adam masih menerima kedatangan mereka.


Tak lama Nyonya Tias turun bersama Renata putrinya.Renata yang memang diajarkan sopan santun masih menyalami Tuan dan nyonya purnama.Setelahnya Renata duduk disebelah sang mama.


Nyonya Rosa menyela sebelum Renata menjawab pertanyaan sang papa.


"Kenapa harus bertanya kepada Rena lagi tuan Adam,bukannya kemari anda memutuskan pertunangan ini karena berita yang beredar,dan sekarang Bagas sudah menjelaskan bahwa dia telah dijebak,berarti pertunangan ini tidak perlu dibatalkan bukan" tanya nyonya Rosa.


Nyonya Tias yang merasa jengah dengan kelakuan nyonya Rosa, pun menjawab dengan nada ketus.


"Hai... nyonya Rosa apa anda tidak dengar perkataan suami saya tadi,bahwa yang akan menjalani pernikahan ini Rena anak kami,jadi dia berhak mengambil keputusan, dan satu hal lagi apa anda bisa menjamin apa yang anak anda Bagas katakan itu adalah kebenaran, atau jangan - jangan itu alasannya saja" ujar nyonya Tias.

__ADS_1


Purnama yang melihat istrinya akan menjawab, dengan cepat menyela ucapan sang istri,karena dia tidak mau usaha mereka sia- sia.


"Enggak apa- apa nak Renata silahkan nak Rena jawab pertanyaan papa nak Rena" ujar tuan purnama


Nyonya Rosa mendelik kesal, karena suaminya mencegahnya berbicara.


Rena menarik nafas sejenak sebelum menjawab. " Maaf ya om sebelumnya, bukan Rena tidak mau menerima penjelasan dari mas Bagas,tapi memang sedari awal Rena menolak perjodohan ini,karena Rena ingin,menyelesaikan kuliah Rena dulu, baru setelahnya meneruskan perusahaan papa" jawab Rena


"Om tau Rena,tapi nanti jika Rena menikah dengan Bagaskan,Rena tetap bisa sekolah,ya...kan Gas" tanya Purnama kepada Bagas "Bagas juga bisa menjalankan perusahaan papa Rena " tambah Purnama


"Iya... makasih om atas pengertiannya,tapi maaf Rena tetap tidak bisa melanjutkan pertunangan ini" ujar Rena dan permisi meninggalkan mereka dengan alasan ada tugas dari kampus


Bagas yang memang sedari awal, tidak begitu menginginkan pertunangan ini,jadi saat Renata menolaknya Bagas ya... biasa saja.


Liona yang sedari tadi hanya diam akhirnya berpamitan untuk pulang lebih dulu karena hari sudah malam.


"Maaf Om tante kalau Liona sudah tidak diperlukan lagi Liona pamit pulang"Ujar Liona


Tuan Adam mempersilahkan Liona untuk pulang.Namum tidak dengan keluarga Purnama.Mereka masih kekeh ingin pertunangan itu tidak dibatalkan, mereka akan memberi waktu bagi Renata.Mereka berfikir Rena akan merubah fikiran.Namun karena malas meladeni mereka, Nyonya Tias menyusul sang putri pergi kekamarnya.


Sedangkan Tuan Adam,menuruti perkataan sang putri untuk tidak melanjutkan pertunangan mereka.Setelah berpamitan, Keluarga Purnama segera pulang kerumah mereka.

__ADS_1


Tuan Adam hanya bisa mengelus dada, melihat sang mantan besan,pulang tanpa pamit kepada para tamu.Setelah mobil menghilang tuan Adam segera masuk kedalam kamarnya,dimana mama Tias telah berganti pakaian dan tidur dalam posiai yang begitu menggoda.


********************************************** Malam readers maaf ubtuk bab ini khusus tentang Bagas, Liona dan Renata, sebelum Bagas membalas kegagalannya yang lalu, begitu juga sebelum Renata mendapatkan orang yang dia sayang. salam sayang bubda selalu I LOVE YOU


__ADS_2