Masih Adakah Cinta

Masih Adakah Cinta
Masih Adakah Cinta


__ADS_3

Perusahaan kini beralih pimpinan yaitu Alendra Bahari pria tampan berusia 25 tahun.Dengan rahang tegas pahatan sempurna. Semua yang memandang pasti akan terpesona. Pesona Al tak kalah dari sang papa. Namun tidak ada yang tau di balik wajah tampannya, Al adalah pemimpin yang sangat di segani.


Al memimpin perusahaan dengan sangat baik, perusahaan Nugraha grup, makin berkembang di tangannya. Dan tidak ada yang berani bermain-main dengan Al, karena semua tau bagaimana kekejaman Al dalam berbisnis. Al tidak akan mentolerir kecurangan dalam bentuk apapun.


Banyak juga perusahaan yang telah di blacklist, karena telah berani berbuat curang kepada Nugraha grup. Asisten Al tak kalah kejam Asistenya bernama Bryan. Al dan Bryan seperti pasangan yang klop. Mereka berdua dingin tak tersentuh. Tapi sikap Al akan berubah jika di hadapan keluarganya terutama sang Oma Mila.


Al sangat menyayangi Mila. Apapun akan Al lakukan untuk sang Oma. tapi hanya satu yang belum bisa Al kabulkan yaitu menikah. Al belum ingin menikah karena belum ada wanita yang bisa menggerakkan hatinya. Kecuali satu orang yaitu Ziva. Gadis kecil yang selalu ikut kemanapun Al pergi saat kecil dulu.Tapi Al masih tau batasan dan berusaha memendam semua sendiri.


Pagi ini Al memiliki rapat dengan para pemimpin setiap divisi. Al selalu menghabiskan waktunya untuk bekerja dan mengembangkan perusahaan.


Sampai di perusahaan banyak karyawan wanita, yang selalu menantikan kedatangan sang atasan.Namun tidak dengan seseorang gadis. Dia adalah Bunga Lestari, dia merupakan sekertaris Al. Terkadang Bunga ingin memaki sang atasan.


Bagaimana tidak, selain memiliki sifat dingin seperti es. Al juga merupakan Atasan yang tidak punya perasaan. Apapun pekerjaan Bunga selalu di anggap salah, seperti hari ini. Tadi sebelum masuk seperti biasa Asisten Bry akan meminta Bunga untuk membuat minuman untuk sang atasan.

__ADS_1


Bunga segera membuatnya untuk sang bos. Saat akan mengantar minuman. Tiba-tiba ponsel Bunga berbunyi. Tertera nama sang bunda.


" Assalamualaikum bunda ada apa?" tanya Bunga khawatir


" Bunga maaf bunda mengganggu kamu bekerja, Bunda bingung mau kemana lagi, ayah kamu jatuh dari kamar mandi, pingsan sekarang di larikan kerumah sakit, tapi bunda tidak punya uang" ujar Bunda Lis seraya menangis


" Ya Allah bunda, Tolong bunda jangan nangis ya... Nanti Bunga akan kirim uang buat ayah, sekarang yang penting ayah mendapatkan pertolongan lebih dulu bunda" jawab Bunga


" Terimakasih nak maaf bunda merepotkan kamu" ujar Bunda Lis


Setelah selesai bicara Bunga menutup telponnya dan betapa terkejutnya Bunga saat melihat Al sudah berada di belakangnya.


" Pa....pak Al maaf" ujar Bunga merasa bersalah

__ADS_1


" Kamu tau apa kesalahan kamu?" tanya Al dingin


" Sekali lagi maaf pak, tadi bunda saya telpon" belum selesai Bunga menjelaskan perkataannya Al sudah memotong perkataan Bunga


" Saya tidak mau tau, saat bekerja kamu harus profesional, Kamu tau sekarang sudah jam berapa. Apa ruang rapat sudah kamu persiapkan?" tanya Al


" Maaf.... pak sekali lagi maaf" ujar Bunga


" Saya tunggu dalam waktu 10 menit kamu harus selesai menyiapkan ruang rapat, kalau tidak silahkan kamu angkat kaki dari perusahaan saya" ujar Al


Tanpa menjawab perkataan Al, Bunga segera berjalan menyiapkan ruang rapat.Sedangkan Al Yang tadi sempat mendengarkan percakapan Bunga segera meminta Bryan menyelesaikan semuannya dan di balas anggukan oleh Bryan.


**. * * * *. * - * * *

__ADS_1


Maaf malam ini cuma sedikit karena waktu. insyallah besok lebih ya katanya


__ADS_2