Masih Adakah Cinta

Masih Adakah Cinta
Masih Adakah Cinta


__ADS_3

Bagas baru masuk kedalam apartemen Liona,kedatangan Bagas disambut Liona dengan linger berwarna merah kesukaan Bagas.Tanpa menunggu lebih lama Bagas segera menc**bu Liona,mereka Larut dalam has**t yang menggebu dan harus segera dituntaskan.


Selesai pergulatan panas mereka Bagas memakai pakaiannya kembali, begitu juga dengan Liona.Setelah selesai Bagas dan Liona memutuakan duduk diruang tamu, dan mulai membahas masalah yang terjadi.


"Aku heran, kenapa kita bisa terjebak seperti itu" ujar Bagas


"Iya seingatku setelah Ibra meminum jusnya aku membawanya menjauh menuju hotel" tambah Liona


"Ya saat itu juga aku dipanggil oleh pelayan dan berkata bahwa ada orang yang ingin bertemu denganku dan setelah itu aku nggak ingat apa- apa lagi" jelas Bagas


"Aku juga bingung, seingatku yang menc**bu ku adalah Ibra.Tapi kenapa menjadi kamu" ujar Liona tampak bingung


"Apa jangan - jangan ada yang mengetahui rencana kita, yang membuat rencana itu menjadi membuat kita seperti ini" terka Bagas


Liona dan Bagas sama- sama terdiam,mereka memikirkan siapa yang menjebak mereka.Setau mereka nggak ada yang tau rencana mereka.Namun tanpa mereka sadari anak buah Romi telah mengetahui rencana mereka, termasuk pertemuan mereka saat ini.


Sedangkan Azizah hari pergi kesebuah salon bersama Fatma dan Mila.Azizah diminta untuk melakukan perawatan sebelum pernikahan.Azizah hanya bisa mengikuti permintaan Mila,sebenarnya Azizah bisa saja menolak,tapi saat melihat ketulusan Mila, membuat Azizah tak tega untuk menolak permintaan calon mertuanya itu.


Bagi Azizah itu semua adalah, bentuk rasa terima kasih kepada Mila dan Fatma,karena mereka telah menyayangi Azizah sedemikian rupa.Mila tidak pernah bersikap kasar atau ketus kepadanya, begitu juga adik- adik Ibra termasuk Izar.


Saat ini mereka telah sampai disalon yang mereka tuju, dengan disupiri oleh pak Ujang yang selalu setia mengantar mereka kemana saja.


"Sayang hari ini kamu perawatan lengkap ya, jadi saat akad dan resepsi besok kamu tampak manglingi".pinta Mila kepada Azizah."


"Zizah ikut bunda sama tante saja deh, karena pilihan bunda dan tante adalah yang terbaik" ujar Azizah.


Azizah melakukan perawatan dari ujung rambut sampai ujung kaki.Mila dan Fatma pun tak tertinggal, mereka mereka juga melakukan perawatan.Selesai perawatan mereka memutuskan untuk makan siang direstoran tersekat.Tak membutuhkan waktu lama mereka bertiga menyelesaikan makan siang mereka.Setelah selesai mereka memutuskan untuk pulang karena, mereka semua sudah merasa letih, setelah seharian mereka memanja mata mereka dengan berbelanja, akhirnya Mereka tidak jadi membeli beberapa barang keperluan mereka, karena saat ini mereka merasa lelah.

__ADS_1


Sedangkan Ibra melihat jam dipergelangan tanyannya.Saat ini sudah waktunya Ibra pulang kerja.Dan ingin sekali dia bertemu, dengan Azizah.Namun bunda dan tanteya berkata tidak boleh, dan mereka akan bertemu nanti.Ibra berjalan gontai, karena tidak diizinkan melihat Azizah.


Hari- hari berlalu pernikahan Ibra dan Azizah, tinggal menghitung hari, hari ini Azizah ingin meminta pak Ujang agar mau mengantar Azizah kesuatu tempat.Tempat itu adalah panti asuhan,karena bagi Azizah dia harus meminta doa restu kepada ibu panti.Dan ibu panti sangat bersyukur anak yang dia besarkan sebentar lagi akan menikah.


"Bu...apa Azizah boleh bertanya?" tanya Azizah dengan ragu


"Memang kamu mau bertanya apa Zizah" tanya ibu panti


"Maaf bu apa tidak ada tanda- tanda tentang kerabat ayah saya"


Ibu panti menghela nafas sejenak sebelum menjawab pertanyaan Azizah


"Tidak Ada nak, kamu saat itu hanya kain yang melekat ditubuh kamu" Jelas Ibu panti


Azizah yang mendengar penjelasan ibu panti, sangat kecewa,karena dia berharap bahwa ada kabar tebtang keluarganya, namun hasilnya nihil.Hari ini Azizah melakukan pekerjaan seperti biasa.Bagaimana tidak biasa, kerjaan Azizah hanya menemani Ibra bekerja.


Zizah sih biasa saja, namun hal itu sukses membuat Azizah menggeleng nggak percaya, karena Azizah tau seberapa nekadnya Ibra.Kalu Ibra susah berkata rindu dia akan mencari cara agar dapat melepas rindunya.


"Kamu ini kenapa sih bang kok mukanya ditekuk begitu" tanya Aziza


"Ibra hanya diam tanpa menjawab pertanyaan, Azizah"


Azizah sangat kesal dengan Ibra,bagaimana tidak dari tadi setiap pertanyaan Azizah, Ibra seakan tidak mendengar.Memang seharusnya Ibra dan Azizah dipingit, tapi karena Ibra dan Azizah haris mendatangi KUA bersama jadilah mereka masih bisa bertemu.


"Bang kalau abang nggak mau bicara ya sudah Zizah pulang saja lah" ancam Azizah


Dan betul sekali, mendengar ancama Azizah Ibra segera bangkit mendekati Azizah yang sedang duduk disofa.

__ADS_1


"Sayang kamu ini nggak peka banget sih, aku itu maunya kamu manja bukan malah ditinggal pulang" jawab Ibra cemberut


Azizah hanya bisa geleng kepala,melihat Ibra yang sedang merajuk seperti anak kecil.Andai ada yang melihat pasti tidak ada yang percaya seorang yang terkenal dingin,bisa sebucin ini pada Azizah seorang anak yatim dari panti.


"Bang kemarinkan bunda sudah bilang, kalau sudah selesai urusan di KUA ,Zizah diminta bunda langaung pulang" Azizah memberi pengertian kepada Ibra


Dengan berat hati akhirnya Ibra mengizinkan Azizah pulang diantar oleh Pak Ujang.Setelah kepergian Azizah ,Ibra melanjutkan pekerjaannya yang tertunda.


Sedang disebuah ruangan dirumah sakit, Izar sangat kesal dengan Galen,bagaimana tidak sedari tadi, Galen nggak ada hentinya menertawakan Izar.


"Zar kayaknya kamu sebentar lagi dapat jodoh de"


Izar hanya memutar bola matanya mendengar perkataan Galen.Namun yang membuat Izar bertambah kesal, bayangan wajah Renata selalu menari- nari didalam fikirannya.


Mana mungkinkan aku suka dia,karena kita saja baru pertama kali bertemu.Lagi pula cewek itu cukup bar-bar.Izar melanjutkan pekerjaan.Sedangka Renata memilih mau film menonton film didalam ponselnya sambil menunggu dikampus karena masih ada satu mata kuliah, Dan aku mau minta izin agar aku dan karyawan bisa bebas dari hukuman.


Hari- hari berlalu pernikahan Azizah dan Ibra tinggal menghitung hari.Persiapan pun sedang berlansung.Ibra sesekali melihat kearah Izah, karena sebenarnya Azizah bisa membuatnya bisa lebih Tenang.


"Sayang kamu masih digedung ya mau aku jemput" tanya Izar


"Terserah mas saja karena Zizah takut bunda marah"


Ya... Ibra meminta Azizah untuk kembali ceria karena pernikahan itu jalani bukan dihindari.Sedangkan Liona dan Bagas,akan memulai rencana mereka untuk membuat pernikahan antara Ibra dan Azizah kandas ditengah jalan.


Liona yang memang ratu drama membuat rencana bersama Bagas.Dan hal itu diketahui anak buah Ibra yang masih setia mengikuti apa rencana mereka selanjutnya.


*****××**************************************

__ADS_1


Maaf ya update kali ini masih berantakan karena hp bunda masih sering heng


__ADS_2