Masih Adakah Cinta

Masih Adakah Cinta
Masih Adakah Cinta


__ADS_3

Hari yang ditunggu keluarga Fatma akhirnya tiba. Hari ini adalah hari pertunangan Luna.Acara pertunangan Luna sangat meriah, banyak kolega dan juga teman- teman yang datang.


Acara prrtukaran cinin pun sudah dilaksanankan, begitu juga tanggal pernikahan.Dan diputuskan 3 bulan dari sekarang akan digelar pesta pernikahan.Setelah selesai acara mereka semua pulang kerumah masing - masing.


Diperjalanan pulang, Mila terus bersandar dibahu Dewa, Mila meresa lelah karena harus membantu persiapan pertunangan Luna.


Sampai dirumah mereka segera menuju kekamar masing- masing.Nai dan Azza tidur satu kamar karena Nai gadis penakut sedangkan Azza gadis kecil pemberani,walau usianya masih kecil.


Dikamar Dewa dan Mila sedang bersandar dilepara ranjang sambil berpelukan setelag melakukan ibadah suami istri.


"Sayang bagaimana usaha kamu"


"Alhamdulillah mas toko-toko semakin banyak permintaan, kalau butik aku sekarang sedang ngerjain baju pengantin selebgram terkenal itu loh mas"


"Alhamdulillah, kamu hebat sayang terus la begini ya jadi wanita hebat dan kuat"


"Aku kan kuat karena dukungan kamu mas tanpa kamu siapa lah aku dan anak-anak"


"Sayang suatu saat kalau aku nggak ada kamu baik- baik ya, kamu harus jadi wanita yang tetap kuat demi anak- anak kita ya "


"Kamu bicara apa sih mas, memang kamu mau kemana, awas aja kalau kamu ninggali aku,aku akan ikut kemana pun kamu pergi" Mila mengeratkan pelukannyake pinggang Dewa


Entah mengapa kata- kata Dewa sangat menyakitkan hati Mila, Mila nggak tau bagaimana dirinya tanpa Dewa.


Hari- hari berlalu,Setelah wisuda Ibra menfokuskan dirinya pada perusahaan sang ayah dan bisnis yang dia bangun.Sedangkan Izar walau masih duduk dikelas 1 SMA tapi dia juga mulai merintis bisnisnya sendiri yaitu coffesop.Mila dan Dewa sangat bangga dengan pencapaian anak- anak mereka.


Sedangkan Galen yang seharusnya membantu Ibra untuk menggantikan Gio ayahnya malah memilih menjadi seorang dokter jika sudah lulus SMA nanti.

__ADS_1


Fatma dan Gio hanya bisa pasrah dan akhirnya tetap meminta Ibra mengendalikan penuh semua perusahaan NUGRAHA.


Sedangkan kehidupan Anto saat ini sudah mulai tenang,setelah Anto menceraikan Anita yang telah berselingkuh dibelakangnya.Dan saat ini Wulan anak dari Anto dan Anita diurus oleh mamanya Anto.


Anto yang hanya seorang buruh pun tidak pernah mengeluh, karena melihat Wulan saja tidak pernah mengeluh dengan kondisinya.Wulan anak yang cerdas, selalu mendapatkan nilai tertinggi dikelasnya, walau pun dalam kondisi tak seperti anak- anak yang lain.


Sebenarnya ada terbersit rindu kepada ketiga anaknya bersama Mila. Tapi saat ia tau anak- anaknya bahagia tanpanya dan dia juga tau kesuksesan yang diraih Ibra. Dia tidak berani menampakkan wajahnya didepan anak- anaknya. Dia begitu malu dengan keadaannya sekarang, dan dia juga begitu malu dengan perbuatannya dahulu kepada anak- anaknya, makanya dia berjanji kepada diri sendiri, tidak akan membiarkan Wulan merasakan apa yang saudaranya rasakan.


Dia sudah menceritakan kepada Wulan, bahwa dia memiliki saudara lain ibu , dan menceritakan semuanya.Sebenarnya Wulan ingin mengenal saudaranya tapi dia sadar karena ibunyalah para saudaranya berpisah dari ayahnya.


Jadi Wulan memutuskan cukup melihat saudaranya dari televisi saja.Karena Ibra cukup sering menjadi tamu undangan ditelevisi sebagai CEO termuda.


Wulan saat ini sudah duduk dibangku kelas 1 SMP.Dengan mendapatkan Beasiswa dia bisa bersekolah di SMP Favorit.


Padahal tanpa mereka tau Ibra mencari tau keadanannya.Ibra tau dia memiliki seorang adik yang cantik dengan satu kaki.Dan Ibra juga tau Wulan adiknya adalah seorang gadis yang cerdas.


Ibra sudah pernah berdiskusi kepada Mila dan Dewa kalau dia akan membantu tanpa sepengetahuan Anto, dengan cara memberi Beasiswa pendidikan Wulan hingga keperguruan tinggi yang adiknya mau.


Mila dan Dewa pun mengajarkan kepada anak-anaknya, untuk tetap menghargai Anto, kalau suatu saat mereka bertemu. Apa lagi Dewa sangat berterima kasih kepada Anto. Karena dengan Anto melepas Mila dan anak-anak, dia mempunyai kesempatan memiliki anak- anak yang cerdas, dan membanggakan seperti Ibra, Izar dan Nai ditambah lagi sekarang ada Azza, yang terlahir dari wanita terhebat yaitu Mila.


"Yah hari ini Wulan pulang sore ya soalnya Wulan mau antar kue pesanan" ujar Wulan saat dia akan berangkat sekolah.


"Nak apa kaki kamu nggak ngilu terlalu lama memakai kaki palsu itu?" tanya Anto


Ya Wulan juga mendapatkan Kaki palsu, yang diberikan oleh Ibra, tapi dengan Meminta pihak sekolah menyembunyikan Identitas siapa yang memberi. Dan pihak sekolah dengan senang hati menuruti, karena pihak sekolah bangga dengan prestasi yang dicapai Wulan.


"Nggak yah, Wulan nggak apa- apa sayang kalau pesanan ini nggak diambil soalnya banyak yah"

__ADS_1


"Ya sudah nanti hati- hati ya nak ayok sekarang kita berangkat nanti kamu telat"


Dengan mengendarai motor bututnya, Anto mengantar Wulan sampai kedepan gerbang sekolahnya.Setelah menyalami tangan ayahnya Wulan segera masuk ke gerbang sekolah.


Dan Anto pu segera melajukan epeda motornya menuju tempat kerjanya.Anto bekerja sebagai tukang bangunan diproyek prumahan subsidi pemerintah.


Dia sangat bersyukur, walau hidup pas- pasan tapi Wulan masih bisa sekolah.Dia memilih tidak menikah lagi, karena takut istrinya nggak bisa menerima keadaan Wulan.Karena Anita saja tidak mau menerima anak kandungnya


Sedangkan saat ini keadaan Anita sangat memperihatinkan.Setelah bercerai dari Anto dia dicampakkan oleh selingkuhannya, karena pria itu memilih istrinya yang kaya, dibanding Anita yang tak punya apa-apa. Karena selama ini, dia lah yang mencukupi Anita dari uang sang istri.


Saat ini Anita bekerja sebagai wanita penghibur untuk bertahan hidup.Anita tinggal disebuah kontrakan kecil. Yah itulah karma yang dia rasakan setelah apa yanh dia lakukan selama ini.


Sore ini setelah pulang sekolah,Wulan bergegas mengantar pesanan kue yang sudah disiapkan oleh sang nenek.Wulan memesan grab untuk mengantar pesanan kue sebanyak 500 boks. Kesebuah hotel yang sedang berlangsung pertemuan antar pengusaha.


Setelah mengantar pesanan dan mengambil sisa pembayaran, tanpa sengaja dia melihat seseorang yang begitu tampan, yang selama ini hanya bisa dia lihat dari tv, tapi saat ini dia bisa melihat dari dekat.


Ya Wulan melihat Ibra yang menjadu motivator sedang berdiri diatas fodium memberikan motivasi kepada pengusaha baru.Ingin sekali Wulan berlari memeluk Ibra dan berkata bang Wulan juga adik abang, tapi dia tidak berani.Baginya cukup dia melihat dari jauh saja.


Tanpa Wulan tau Ibra pun melihat sang adik berdiri memandanginya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Sabar ya bab ini menceritakan dulu tentang Anto sebelum lanjut ke keluarga Mila andai ada yang bertanya


"Kenapa kok Ibra masih peduli dengan anak Anto?"


"Jawabannya karena didikan Mila tidak mengajarkannya membenci seseorang yang menyakitinya, karena bagaimana pun darah lebih kental dari pada air"

__ADS_1


Makasih ya masih sabar menunggu aku update jangan lupa baca juga carita aki UNTUK MAMA (permintaan terakhir) ceritanya bagus terus dukung Autor.


TERIMA KASIH DARI BUNDA DEE~ VIE


__ADS_2