
Pagi yang cerah, secerah senyum yang terbit diwajah seorang pria, yang tengah memandangi wajah sang istri yang terlelap karena kelelahan.Setelah semalam mereka meneguk surga dunia bersama,tadi pagi setelah melaksanakan solat subuh, mereka kembali mengulang kegiatan mereka semalam.
Ibra tidak menyangka apa yang dia impikan selama ini akhirnya terwujud.Menikahi gadis cantik ah sekarang dia bukan gadis melaikan wanita cantik yang membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama.
Saat sedang asik memandangi wajah cantik sang istri, tiba- tiba Azizah menggeliat dan perlahan membuka matanya.Azizah tersenyum karena yang dia lihat adalah sang suami yang tampan.Ibra yang melihat Azizah terbangun segera mecium bi**rnya.
"Morning my wife" sapa Ibra sambil mengusap bi**r Azizah
"Morning my husband" jawab Azizah tersipu malu
"Jam berapa sekarang mas?" tanya Azizah
"Jam 9 sayang kenapa?" jawab Ibra tenang
Namun ketenangan Ibra terganggu karena saat Azizah terkejut dan duduk,selimut yang menutupi tubuh polosnya melorot,hingga menampakan dua gundukan yang membuat Ibra menelan slivanya.Sambil berkata mata Ibra tak lepas dari pemandangan indah tersebut.
"Sayang... apa kau menggodaku?" tanya Ibra
"Maksud mas apa, mana mungkin aku menggodamu" jawab Azizah yang belum sadar apa yang sedang dilihat suaminya.
Ibra yang tak mau melewatkannya segera menerkam Azizah yang membuat Azizah terjerit. " Mas... hmppp" belum sembat Azizah perotes Ibra segera me**mat bi**r Azizah.Dan akhirnya terjadilah apa yang harus terjadi.
Dua jam mereka mengarungi kenikmatan bersama.Akhirnya pukul 11 siang mereka baru turun untuk sarapan yang tertunda.Azizah hari ini terlihat cantik dengan polesan make up sederhana jilbab instan dan setelan tunik.
Sampai direstoran hotel keluarga Ibra sudah tak ada karena mereka paham apa yang dilakukan pengantin baru.Saat sedang makan Ibra tak sengaja melihat Seno asisten pribadi Lukas.Ya..perusahaan Lukas sedang bekerja sama dengan perusahaan Ibra.Dan saat ini Seno sedang menggantikn Lukas untuk melakukan persentase kepada perusahaan Ibra dan sekalian mewakili Lukas datang keacara pernikahan Ibra,Karena Lukas sedang mengantar Liona keSingapur .Seno yang kebetulan menginap dihotel yang sama pun tak sengaja melihat Ibra direstoran hotel saat dia sedang menunggu seseorang.
"Selamat siang Pak Ibra, Ibu Azizah" sapa Seno ramah sambil mengulurkan tangannya
"Selamat siag Pak Seno, mari bergabung" tawar Ibra sambil menyambut uluran tangan Seno
"Oh... terima pak saya sedang menunggu seseorang" jawab Seno sopan
"Oh... Baiklah dan masalag persentasi anda besok bisa langsung menemui asisten saya Romi"
Setelah sedikit berbasa- basi Seno segera meninggalkan meja Ibra menuju keseseorang yang telah menunggunya
Ibra dan Azizah yang telah selesai makan pun memutuskan kembali kekamar. Tapi sebelumnya mereka menuju kamar Mila,karena sebelum mereka berangkat untuk berbulan madu.Meraka akan pulang terlebih dahulu.
__ADS_1
Ya Ibra dan Azizah memutuskan untuk tetap tinggal dirumah Mila, karena Azizah tidak ingin kesepian lagi, kalau mereka dirumah sendiri.Azizah juga ingin merasakan bagaimana rasanya berkumpul bersama keluarga.Dan Mila pun begitu senang mendengar hal itu begitu juga Nai dan Azza.
Ibra tak pernah memaksa karena bagi Ibra kenyamanan Azizah adalah hal yang utama, setidaknya itulah yang dikatakan sang bunda.
Srtelah menaiki lift menuju kamar sang bunda akhirnya mereka sampai.Ternyata semua orang sedang berkumpul disana.
"Eh... Ada pengantin baru nih, sudah sarapan atau malah makan siang ngga" Celetuk Galen yang mendapat cubitan dari sang mama
Disana juga ada Luna bersama anak dan suaminya.Mereka pamit karena mereka harus kembali,sebab suami Luna sedang mengerjakan proyek baru.
"Bang Azizah bagaimana perasaan jadi istri bang Ibra, apa bang Ibra kaku kayak kanebo kering" ujar Galen tanpa rasa bersalah
Ibra yang mendengar perkataan Galen memberikan tatapan tajam "Azizah sangat bahagia...ya kan Sayang" Ujar Ibra meminta dukungan sang istri
Semua yang ada dikamar itu tertawa melihat Wajah Ibra yang biasanya kaku, sekarang kayak kerupuk lempam saat bersama Azizah.
"Bun... jam berapa kita cek out" tanya Ibra
"Sebentar lagi bang, kalian sudah bersiap-siap?" tanya Mila
Setelah semua bersiap akhirnya mereka memutuskan untuk pulang kerumah.Karena rencananya sebelum Ibra berbulan madu mereka akan mengadakan pengajian dirumah Mila.
Ya mereka merencanakan pengajian untuk mengirim doa buat Dewa yang sudah meninggal dunia.
Tak membutuhkan waktu lama mereka akhirnya sampai dikediaman Mila.Mereka semua diruang tamu tanpa Izar, karena sebelum sampai dirumah dia mendapatka telpon untuk melakukan operasi mendadak.
"Jadi Mil besok kita mengundang anak Panti asuhan juga warga sekitar saja" tanya Gio
"Iya bang... aku sudah bicara dengan pengurus panti" jawab Mila menjelaskan
"Kita memakai ketering restoran Raos kan" tanya Fatma memastikan
"Iya Fat... kan kita selalu memakai jasa ketering mereka" jawab Mila
"Berarti kita pesan untuk 200 porsi ya" tanya Fatma
"Iya Fat,...Bang Gio bagaimana dengan Bingkisannya"
__ADS_1
"Sudah Mil semua sudah beres" jawab Gio
"Bun apa kita juga akan kemakan ayah Dewa dulu atau sesudah pengajian" tanya Ibra
"Kalau sebelum pengajian bagaimana, soalnyakan abang akan langsung berangkat setelah kita malamnya pengajian" Ujar Mila
Setelah semua sepakat, Fatma memutuskan untuk pulang.Karena badannya terasa capek dan Fatma dan Gio ingin beristirahat dirumah.Sedangkan Ibra dan Azizah masuk kekamar Ibra.Dan Mila pun masuk kekamarnya.
Mila selalu memandang foto sang kekasih hatinya.Setiap saat dia merasakan rindu.... rindu yang tak akan pernah terbalaskan.Namun Mila tetap membungkus rindu itu dengan untaian doa buat Dewa.
Sambil duduk ditepi ranjang Mila mengusap foto Dewa." Mas Ibra sudah mempunyai istri dan dia akan menjalani biduk rumah tangga, akhirnya tugas Mila selesai kepada Ibra.Tinggallah Izar, Nai dan Azza"
Sedangkan dikamar Ibra pengantin baru itu tidak bosan- bosannya bebagi peluh.Azizah yang semula hanya diam, kini dia aktif mengikuti intruksi Ibra yang sebenarnya, hanya mengikuti nalurinya saja.Karena ini pun yang pertama buat Ibra.
Sedangkan dirumah sakit Izar masih druang operasi, sedang menangani pasien yang mengalami kecelakaan.Sudah hampir dua jam operasi berlangsung namun belum ada tanda- tanda akan selesai.
Sedangkan diluar ruang operasi keluarga pasien sedang menunggu.Dan disana juga Renata sedang duduk,sembari mengelus punggung seorang Ibu yang masih menunggu operasi berlangsung.
Ya Rena sedang menunggu temannya yang sedang berada diruang operasi.Karena kecelakaan itu terjadi,saat Rury dan Dea sahabat Rena ingin menuju rumah Rena untuk melakukan tugas dari dosen mereka.Saat ini yang berada diruang Operasi adalah Rury karena keadaannya yang lebih parah sedangkan Dea masih tak sadarkan diri dan hanya sedikit mengalami luka.
Ya mereka berdua tertabrak mobil yang sedang mengebut dari lawan arah.Yang mengakibatkan Motor yang mereka tumpangi terpental cukup jauh.Rena, saat ini merasa bersalah coba Rury dan Dea dijemput supirnya mungkin kejadian ini tak akan pernah terjadi.
Sedangkan pengemudi mobil sudah ditanganni oleh pihak yang berwajib.Rury merupakan anak Sulung dan sekaligus tulang punggung keluarga.Rury dapat berkuliah diuniveraitas yang sama dengan Renata karena kecerdasannya.Rury mempunyai seorang adik yang masih duduk dibangku SMP.
"Tante Rena minta maaf ya karena Rury mau kerumah Rena semua ini terjadi" ujar Rena masih terus mengusap punggu Ibu Nini ibunya Rury.
"Enggak Rena ini memang sudah jalannya Rury begini" jawab Ibu Nini disela isak tangisnya
Tak lama operasi selesai, dan para Dokter keluar dari ruangan termasuk Izar.Namun saat Izar sedang menerangkan keadaan Rury pada keluarganya.Tak sengaja dia melihat Rena begitupun Rena yang langsung memalingkan wajah sembabnya akibat menangis.
Setelah menjelaskan keadaan Rury,yang operasinya berhasil.Izar segera meninggalkan Ruang operasi menuju keruangannya sendiri.
**********************************************
Kayaknya Mulai akan masuk cerita Izar ni menjelang menunggu Abang Ibra berbulan madu.Dan juga kisah Nai yang sangat sulit didekati oleh laki- laki karena trauma dengan perceraian orang tuanya.
Yuk komen dan like Novel bunda ya biar bunda semangat updatenya.Karena tanpa kalian cerita bunda bukan apa-apa.
__ADS_1