
Usai melakukan metting dengan beberapa divisi. AL dan Bunga bersiap untuk segera berangkat keluar kota. Sebelum ke bandara, mereka akan menjemput Lea terlebih dahulu. Setelah menjemput Lea kini mobil yang mereka tumpangi berjalan menuju bandara. Al dan Lea duduk di bangku belakang, sedangkan Bunga duduk di sebelah sang sopir.
Perjalanan menuju bandara memerlukan waktu 45 menit. Dan kini mereka telah tiba di Bandara. Selesai melakukan check in. Kini mereka sudah berada di dalam pesawat. Dan setelah lama mengudara kini mereka telah sampai di kota yang mereka tuju.
Mobil yang di utus untuk menjemput mereka telah datang.Sebelum mereka menuju hotel AL akan mengecek cabang perusahaan mereka di kota ini. Dan tepat pukul 5 Sore mereka pulang menuju hotel tempat mereka menginap. Dan masih seperti tadi AL duduk di kursi belakang bersama Lea dan Bunga duduk di samping sang sopir. Hanya memerlukan waktu 15 menit mereka telah sampai di hotel tempat mereka menginap.
Usai melakukan check in, baik Bunga, AL dan Lea berjalan menuju kamar mereka masing masing-masing. Dan kebetulan letak kamar mereka bersebelahan dan kamar AL letaknya di tengah-tengah. Untuk hari ini mereka akan beristirahat terlebih dahulu. Dan besok baru mereka akan meninjau proyek tersebut.
"Bunga nanti tepat pukul 7 kita makan malam di restoran hotel ya" ujar Lea lembut namun tegas
" Baik Bu" jawab Bunga
" Kalau lagi di luar jangan panggil saya ibu deh, kesannya saya tua banget paling selisih umur kita 2 atau 3 tahun"ujar Lea
"Saya tidak enak Bu... ibu kan juga saudara pak AL atasan saya" jelas Bunga sungkan
"Ih... bang AL nggak usah di perdulikan" ujar Lea seraya melirik sang kakak
Sedangkan AL hanya diam tidak menanggapi ucapan sang adik. Kini mereka masuk kedalam kamar mereka masing-masing. Sampai di kamar Bunga segera membersihkan diri terlebih dahulu, karena tubuhnya terasa lengket. Usai membersihkan diri. Bunga memilih beristirahat sejenak, seraya menelpon sang ibu untuk memberikan kabar,kalau dirinya telah tiba di kota yang dia tuju.
Begitulah Bunga, apapun yang dia lakukan,dia akan memberikan kabar kepada sang ibu. Walau mereka bukan orang tua kandung Bunga. Tapi Bunga sangat menyayangi mereka. Setelah memberikan kabar kepada sang Ibu Bunga beristirahat sejenak sebelum turun kebawah untuk makan malam.
Tepat pukul 7 malam mereka bertiga sudah berada di sebuah Restoran.Awalnya mereka berencana makan di Restoran hotel. Tapi AL berubah pikiran dan akhirnya mengajak mereka ke Restoran yang terkenal di kota itu.
__ADS_1
Bunga hanya mengikuti kemana kedua atasannya itu pergi. Dia hanya sesekali menikmati pemandangan kota di malam hari.
"Bang... kapan Abang akan menikah usia abang kan sudah cukup tua ?" ujar Lea kepada sang kakak
Bunga yang mendengar hanya bisa mengulum senyum mendengar perkataan sang atasan.
" Kalau kakak itu laki-laki, wajar kalau belum menikah. Kamu sendiri kenapa belum punya pacar kan usia kita nggak jauh berbeda?" tanya AL membuat Lea kesal
" Bunga kamu sudah punya kekasih belum?" tanya Lea mengalihkan pembicaraan
" Belum Bu, adik-adik saya masih banyak dan butuh biaya besar. Sedangkan ayah saya nggak bisa lagi bekerja. Jadi saya mau Fokus bahagiakan orang tua saya dulu Bu" jawab Bunga apa adanya.
" Memang adik kamu ada berapa Bunga?" tanya Lea penasaran sedangkan AL hanya menyimak
" Adik saya ada 15 orang Bu. Tiga orang sekolah SMA, 2 Orang SMP, 3 orang SD dan 7 orang masih balita Bu" jawab Bunga
" Ya namanya juga anak panti Bu,mestilah adiknya banyak" tambah Bunga
Dan sekarang Lea dan AL baru mengerti. Dan AL kini tau orang tua yang pernah AL bantu biaya pengobatannya adalah orang tua angkat Bunga, yang merupakan pemilik panti tempat Bunga tinggal.
" Wah beruntung banget orang tua asuh kamu memiliki anak seperti kamu Bunga" ujar Lea
" Saya yang beruntung memiliki mereka Bu, karena tanpa mereka mungkin saya sudah tiada atau entah berada dimana. Karena saat itu ayah menemukan saya di toilet Masjid saat akan berjamaah subuh di mesjid" jelas Bunga
__ADS_1
" Apa nggak ada tanda-tanda saat ayah kamu menemukan kamu?" tanya Lea semakin penasaran
" Ada hanya sebuah kalung berliontin Bunga yang saat itu ada di leher saya Bu, makanya saya di beri nama Bunga" jawab Bunga
Dan tak terasa mereka telah sampai di Restoran yang mereka tuju. Mereka memesan makanan kesukaan diri mereka masing-masing.Bunga sangat bersyukur,bisa bekerja di perusahaan sebesar ini. Dan saat ini bunga juga bisa membantu perekonomian keluarga mereka.
Usai mesan makanan, Mereka kembali berbincang. Sedangkan AL hanya menjadi pendengar yang baik. Tak lama pesanan mereka datang dan mereka melahap semua makanan.
Setelah selesai makan malam. Lea meminta agar mereka singgah di taman kota. Lea ingin menikmati keindahan kota pada malam hari.
" Bang andai Oma Mila masih ada pasti saat ini ponsel kita selalu bunyi ya bang. Kalau tidak pesan pasti Vidio call" ujar Lea menghadap ke langit.
" Iya dan Oma Mila akan bilang. AL jaga adik-adik kamu, karena jika mereka sudah menikah mereka tidak akan lagi mengganggu kamu" ujar AL menirukan perkataan Mila.
"Kalau kamu bagaimana Bunga Apa orang tua kamu begitu?" tanya Lea
" Saya yang membiasakan mengabarkan kepada kedua orang tua saya ,saat kemanapun saya pergi" jelas Bunga
Karena Hari telah larut AL mengajak keduanya untuk pulang. Setelah sampai di hotel mereka menaiki lift menuju kamar mereka. Dan segera beristirahat setelah membersihkan diri dan mengganti pakaiannya.
Tanpa menunggu lama Bunga dan Lea sudah terbang ke alam mimpi. Sedangkan AL masih berdiri di balkon kamar Miliknya, Setelah dirinya menghubungi Bryan. Entah apa yang dia fikirkan. Hanya AL saja yang tau.
Dan Kini mereka tengah menikmati sarapan pagi di restoran hotel tempat mereka menginap. Menu sederhana yang memenuhi makan mereka. Selesai sarapan mereka berangkat menuju lokasi proyek pembangunan yang kini sedang berlangsung.
__ADS_1
Tugas bunga mencatat apa saja yang AL perintahkan. Sedangkan Lea sesekali memberikan masukan bagaimana proyek tersebut, agar pembangunannya tidak terhambat. Al juga memberikan perintah kepada pengawas untuk benar-benar mengawasi para pekerja dan memberikan upah sesuai ketentuan yang telah mereka sepakati. AL tidak ingin terjadi sesuatu pada perusahaan mereka.
Setelah meninjau proyek. AL,Lea dan Bunga memilih kembali kekantor cabang. Karena pesawat mereka akan berangkat pukul 5 Sore, Dan semua memang sudah di atur oleh Bunga, AL kagum dengan apa yang Bunga lakukan.