
Suasana pesta semakin meriah, banyak tamu undangan yang datang.Ibra yang melihat Azizah kasihan, Ibra tau istrinya pasti lelah.Ibra merangkul pinggang istrinya membawanya untuk duduk.
" Sayang... kamu capek ya?"tanya Ibra kepada sang istri
"Sedikit mas... cuma kaki aku aja sedikit pegal" jawab Azizah
Ibra mengangkat sedikit gaun Azizah, Ibra melihat kaki sang Istri sedikit lecet.Ibra melihat Romi dan memanggilnya.Romi mendekat dengan Ibra.
"Rom, tolong carikan sandal yang rendah buat Azizah, kakinya lecet karena pakai high hil"perintah Ibra
"Enggak usah mas,aku nggak apa- apa kok,cuma lecet sedit" jelas Azizah
Tetapi Romi sudah pergi mencari yang Ibra minta.Tak lama Romi membawa sandal yang dipinta Ibra.Mila yang melihat mendekat ke arah sang menantu.
"Kenapa sang kaki kamu sakit" tanya Mila
"Iya bun" Ibra yang menjawab "Kenapa sih harus pakai ini kalau buat istri aku sakit" tanya Ibra kesal
"Sudah mas zizah nggak apa-apa mas" ujar Azizah malu, karena Ibra susah berjongkok membuka sepatu Azizah menggantinya dengan sendal jepit
Para tamu undangan yang melihat keromantisan CEO PT.NUGRAHA menjadi histeris,karena Ibra terkenal pria dingin.Para karyawan mengabadikan momen bersejarah ini,bos mereka yang dingin bisa romantis dengan sang istri.Bisik- bisik pun terdengar membicarakan bos mereka.
"Aduh... Pak Ibra so sweet banget ya, coba aku yang jadi istrinya" ujar salah satu karyawan yang bernama Juli
"Iya... Pak bos romantis banget, pasti bucin banget ya pak bos sama istrinya"
Saat Ibra dan Azizah sedang berbahagia, berbeda lagi dengan Liona.Saat ini Liona sudah sampai diSingapura tepatnya di kediaman Lukas.Liona terkejut melihat rumah mewah milik Lukas, karena setahu Liona saat dirinya meninggalkan Lukas dulu,keadaan Lukas sedang terpuruk, karena perusahaannya mengalami kebangkrutan.
Lamunan Liona buyar,karena Lukas memanggilnya.
"Liona..." teriak Lukas dari arah ruang tamu
Liona segera menghampiri Lukas,dimana disana juga sudah berdiri para pelayan.Liona yang sudah berada didekat Lukas ingin duduk disofa single samping Lukas namun Lukas melarangnya.
"Siapa yang suruh kamu duduk disitu" tanya Lukas "Kamu nggak lebih pantas dari pelayan untuk duduk disitu" sarkas Lukas
"Aku kan istri kamu mas... kenapa aku harus berdiri disamping mereka" tanya Liona angkuh
"Kamu itu hanya istri sirih aku dihadapan orang, tapi kalau disini kamu itu hanya pelayan"
__ADS_1
"Aku nggak mau ya, dari pada jadi pelayan kamu lebih baik kamu cerai aku" teriak Liona
"Jangan berani kamu teriak kepadaku Liona, karena sekarang kamu sudah jadi milikku,dan jangan pernah kamu berharap aku akan menceraikan kamu" ujar Lukas dengan mencengkram pipi Liona
Liona yang takut melihat amarah, tak berani untuk menjawab.Ibra memberi peringatan kepada seluruh pelayan yang ada dirumahnya, agar tidak memanjakan Liona, dan Liona juga akan membantu mereka mengerjakan pekerjaan rumah.
Lukas melakukan itu karena sakit hati kepada Liona,rasa cinta Lukas pada Liona sangat besar, apapun diberikan Lukas pada Liona.Namun semua itu berubah menjadi benci dimana Liona meninggalkannya saat dirinya terpuruk.
Sedangkan Nasib Bagas tak lebih baik dari Liona.Bagas sampai harus dirawat dirumah sakit karena mengalami cedera yang cukup parah, akibat pukulan dari anak buah Romi.
Kembali ke pesta,.Malam sudah semakin larut.Para tamu undangan pun sudah pulang.Kini tinggal leluarga inti yang ada.Sedangkan kedua penganti sudah diizinkan untuk masuk kedalam kamar mereka.Karena mereka kasihan melihat Azizah yang kelelahan.
Mila sedang berbincang dengan Fatma dan Gio.Merek a membahas masalah Galen yang selalu membuat mereka pusing.
"Mil kamu tau hari ini aku steres banget karena Galen" ujar Fatma
"Memang Galen kenapa Fat" tanya Mila
"Aku pusing Mil, tadi tiba-tiba dia minta kawin eh... Nikah maksudnya.Tapi saat aku tanya memang dia ada calonnya,kamu tau apa jawabannya?" tanya Fatma yang dijawab gelengan Mila
"Dibilang belum ada calonnya" Ujar Fatma kesal
"Aku nyuruh Galen buat segera nerangkat mengurus perusahaan disana agar meringankan pekerjaan Ibra jawabnya" jeda sejenak
" Nanti ma kalau Galen susaj siap lahir batin Galen akan segera berangkat kesana" Itulah selalu jawabannya.
"Fat... Kamu juga jangan dipaksakan, kamu tau Galen bagaimana.Biarkan dulu dia libur,karena percuma juga kamu paksa nanti dia malah tidak konsentrasi" ujar Mila menerangkan
Fatma menghembuskan nafas lelah.Karena dia menganggap Galen Lebih suka kebebasan, dari pada harus terkekang.
"Sampai kapan Mil...Aku lihat anak- anakmu tidak ada yang seperti Galen, mereka semua selalu menjadi yang terbaik."
Namun tanpa Fatma tau Galen sendiri mempunya usaha yang dibangunnya bersama Izar.Ya Izar selain menjadi seorang Dokter spesialis dia juga bekerja sama bersama Galen.Mereka memiliku kafe yang memang dirintis dari nol.Dan saat ini sudah sangat terkenal,tanpa ada yang tau siapa pemiliknya.
Sedang dikamar pengantin Ibra segera membersihkan diri, karena badannya terasa lengket.Sedangkan Azizah membersihakn make up yang dia pakai.
Selesai mandi Ibra keluar hanya menggunakan handuk.Sedangkan Azizah segera memalingkan wajahnya.
"Kamu sudah mandi mas" tanya Azizah gugup
__ADS_1
Ibra yang melihat sang istri berniat menggodanya.
"Memang kenapa sayang..." tanya Ibra sambil berjalan mendekat kearah Azizah
Sedangkan Azizah jangan ditanya lagi dia merasa mukanya entah semerah apa.
"Enggak Zizah mau mandi mas"cicit Azizah tak berani menaikan wajahnya
Ibra yang sudah berada dihadapan Azizah,segera menarik Azizah dalam pelikannya.
"Kamu tau sayang... malam ini aku sangat bahagia....sekali, akhirnya kamu menjadi istriku" jelas Ibra sambil memeluk pinggang sang istri dan mengangkat wajahnya, agar mereka salling menatap.
"Zizah juga bahagia mas..mas.... " panggil Azizah
"Hmmm.. ", jawab Ibra masih dengan memeluk Azizah.
"Mas jika suatu saat Zizah buat kesalahan tegur zizah ya, agar Zizah bisa merubahnya" pinta Azizah kepada sang suami
Ya.... sekarang Zizah memanggil Ibra dengan sebutan mas.Sebenarnya Ibra ingin Zizah memanggilnya sayang atau, hubyy namun Azizah bilang dia belum terbiasa.
"Mas... bisa lepas Zizah mau mandi dulu soalnya Zizah sudah terasa lengket" pinta Azizah memelas
Ibra yang tak tega melihat wajah sang istri akhirnya melepaskan pelukannya dan membantu Azizah melepaskan pernak- pernik seta gaun pengantinya.
Setelah selesai Azizah yang lupa membawa baju ganti,terpaksa harus memakai wadrop.Azizah melihat sang suami yang sedang duduk selonjoran, tanpa memakai pakaiannya.
Melihat Istrinya keluar dati kamar mandi, dan sedang mencari pakaiannya.Segera mendekati sang istri dan melingkarkan tangannya pada pinggang sang istri. Azizah yang sedang asik memilih,pakaian dikejutkan dengan tangan yang melingkar.siapa lagi pelakunya kalau bukan Ibra.
Reflek Zizah mundur namun dia terkungkung karena Ibar sudah mengunci pergerakannya.Ibra membelai pipi mulus sang istri dan bertanya dengan suara beret.
"Sayang... apa boleh malam ini" tanya Ibra dengan suara seraknya
Azizah yang sempat menatap wajah sang suami menganggukkan kepalanya.Dan terjadilah yang harus terjadi. Malam ini memang membuat Azizah dan Ibra menyatu dalam ikatan yang halal.
Azizah berjanji didalam, akan mengabdikan diri kepada sang suami.Akan belajar menjadi istri yang baik.Setelah selesai mengarungi samudra bersama.Akhirnya mereka terletap saling berpelukan.Azizah bahagia telah menyerahkan mahkotanya kepada sang suami .
////////////////////////////////////////////////////////////////
selamat malam readers maaf kalau banyak kata- kata yang typo.karena author sedang sakiti namun karena harus menyerahkan minimal satu bab.
__ADS_1
Jadi sekali lagi autho mohon dukungan, agar authot semangat nulisnya.