Masih Adakah Cinta

Masih Adakah Cinta
Masih Adakah Cinta


__ADS_3

Setelah mengantar Eva kerumah sakit dan menyelesaikan masalah Administrasi rumah sakit. Teo segera meninggalkan rumah sakit tersebut, karena sedari tadi Rayyan sudah menelpon dan menanyakan keberadaannya.


Hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit.Teo sudah sampai dikediaman Rayyan. Teo segera mencari sang atasan diruang kerjanya. Setelah sampai Teo mengetuk pintu dan dipersilakan masuk oleh Rayyan.


" Kamu dari mana saja, saya mencari kamu malah nggak ketemu " tanya Rayyan


" Saya ada urusan sebentar bos" jawab Teo


Rayyan memicingkan matanya dan berkata


"Kamu pergi bekencan dengan asisten pribadinya Azza ya? " tanya Rayyan


" Kapan saya sempat berkencan bos, kerjaan saya saja nggak selesai-selesai" jawab Teo sarkas


Rayyan hanya membuang pandangannya.Dia tau selama ini Teo sudah bekerja keras untuknya baik dalam hal apapun. Sehingga dia tidak sempat untuk mencari pasangan.


"Baikalah... baik... nanti setelah saya menikah dan bulan madu,kamu boleh berlibur dan mencari pasangan" ujar Rayyan pongah merasa tindakannya benar


"Padahal semua itu terlambat, asistennya itu sudah jomblo karatan. Dan kenapa harus menunggu tuannya selesai berbulan madu, nanti setelah pulang berbulan madu istrinya hamil dan minta ini itu, gagal sudah asisten berlibur" cibir Teo hanya bisa dalam hati


" Lalu untuk apa bos meminta saya datang kemari cepat-cepat? " tanya Teo kesal karena sedari tadi Rayyan tidak berkata apapun perihal pria itu memanggilnya


Namun hal tak terduga dia dengar dari sang bos dan menambah deretan kekesalannya terhadap sang bos.


"Tidak ada hal penting,aku hanya ingin tau kau kemana saat tadi aku mencarimu" ujar Rayyan tenang


"Lalu, kenapa kau memintaku buru-buru datang kalau hanya mau tau kemana aku pergi " geram Teo dan melepas bahasa formalnya.


Kemudian Teo meninggalkan Rayyan dengan wajah kesalnya sambil bergumam.


" Aku kira terjadi apa-apa padanya, atau ada sesuatu yang urgen, sehingga memintaku datang dengan cepat"gumam Teo


Jelita yang melihat Teo mengoceh tidak jelas memanggilnya.


" Teo.. " Panggil jelita

__ADS_1


Teo yang mendengar panggilan dari sang nyonya segera mendekat.


" Ya ...nyonya ada yang bisa saya bantu? " tanya Teo pada Jelita


" Teo... sudah berapa kali aku melarangmu memanggilku nyonya?" tanya Jelita kesal


" Maaf tante" ujar Teo merasa bersalah


" Kenapa kau terlihat kesal setelah dari ruangan Rayyan? " Jelita


" Apa lagi yang dilakukan anak itu? " tambahnya


Teo menghela nafas sejenak dan menjawab pertanyaan Jelita


" Bagaimana aku tidak kesal, dia memintaku datang secepatnya, aku kira ada hal mendesak atau terjadi sesuatu, hingga membuatku harus membawa mobil dengan kecepatan penuh,tetapi setelah aku sampai ternyata dia hanya bertanya kemana aku pergi, karena saat pylang dia tidak melihatku, apa aku tak kesal tante" keluh Teo menjelaskan


Sedangkan Jelita hanya bisa geleng kepala melihat kelakuan sang anak. Dan dia tau bagaimana kesetiaan Teo Rayyan, Teo rela meninggalkan urusab apapun saat Rayyan memintanya datang. Karena Teo tidak ingin jika terjadi sesuatu pada atasan sekaligus sahabatnya itu.


" Ya sudah pergilah beristirahat kekamarmu" ujar Jelita


" Aku akan pulang keapartemen tante, karena besok aku harus menghadiri metting penting menggantikan Rayyan yang akan melalukan prewed bersama nona Nai" jelas Teo


Teo segera menuju ruang makan, disana seorang asisten rumah tangga sedang menghangatkan makanan untuk Teo.Namun saat sedang menunggu tiba-tiba Rayyan sudah berada dikursi sebelahnya.


" Aku kira kau sudah pulang karena kau merajuk seperti perempuan" ujar Rayyan


Teo yang mendengar perkataan sang bos seta sahabatnya itu hanya dia.


" Tenyata kau bisa lapar juga dan menumpang makan " tambah Rayyan dan hal itu membuat Teo jengah namun, terus melanjutkan menyantap makanan dihadapannya.


Namun Rayyan juga menyendokkan nasi kedalam piringnya. Dan Teo berkata


" Sepertinya calon istrimu sangat pelit tak memberikanmu makan, sehingga saat ini kamu kembali lapar" sindir Teo


Tapi hal itu tidak membuat Rayyan menghentikan mengisi piringnya dan mulai menyantap makanan yang ada dihadapannya.

__ADS_1


Selesai makan Teo segera pulang, karena ingin beristirahat sebab seharian dia sudah dibuat lelah oleh sang atasan.


Sedangkan Rayyan dia kembali kedalam kamar karena ingin vidio call bersama calon istrinya.


Disebuah kamar tepatnya dipavilian belakang kediaman Jelita, seorang pria yang berusia sekitar 47tahu saat ini sedang memandang satu foto berukuran kecil, yang selalu tersimpan rapi didompetnya. Foto itu adalah Foto seorang gadis yang sedang melamu sambil memegang perutnya yang membuncit.


Pria itu adalah Robert yang saat ini menjadi supir pribadi sang pujaan hati. Ya... saat ini Foto yang sedang dilihatnya adalah Foto Jelita saat dia mengandung Rayyan. Saat itu Robert diminta marc untuk pulang menfambil berkas yang tertinggal. Saat dia melewati taman dia melihat Jelita dengan perut yang membuncit sedang duduk digazebo, namunsaat itu Jelita tampak melamun, entah apa yang dia lamunkan.


Dan saat itulah Robert mengambil gambar Jelita muda. Lita panggilan kesayangan Robert setiap kali dia berbicara pada foto Jelita


" Lita, andai aku yang lebih dulu bertemu dengan kamu, aku tidak akan pernah menyia-nyiakan kamu" ujar Robert pada Foto jelita


Robert adalah pria yang tampan, walau dia hanya seorang asisten namun ketampanannya saat itu tidak kalah dari sang bos. Namun dia memilih membujang hingga kini, karena dia sudah jatuh hati pada pandangan pertama pada seorang gadis yang saat itu sudah menjadi istri dari atasannya.


Kalau Robert ditanya apa tidak pernah mencoba melupakan, sudah sering namun wajah sayu itu tidak pernah hilang dalam ingatannya,dan itu berlangsung hingga hari ini.


" Andai aku memiliki kesempatan, aku ingin membuat kamu merasakan bagaimana rasanya dicintai begitu dalam, dan Robert berjanji akan membahagiakanmu Lita, hingga hembusan nafas terakhirku" gumam Robert


Setelahnya dia memejamkan matanya, berharap bertemu dengan Lita didalam mimpi indahnya. Sedangkan seorang pria dia adalah Teo baru saja sampai keapartemen miliknya.


Sampai diunitnya Teo segera membersihkan diri dan setelah selesai dia segera baik keatas ranjang king sizenya. Sebelum memejamkan mata dia mengingat seseorang. Seorang wanita yang tadi tanpa sengaja dia buat berbunga hatinya.


Entah kenapa Teo merasa berbeda, padahal sebelumnya dia bukanlah orang yang terlalu peduli dengan orang lain. Namun saat melihat mata Eva, hatinya seolah tertarik untuk menolong gadis itu. Teo menelpon seseorang yang dia pinta untuk memberitahunya tentang kondisi ibu dari Eva


" Bagaimana kabar ibu dari gadis itu? " tanya Teo to the poin


.......


" Minta dokter untuk memberikan perawatan terbaik"perintah Teo setelah mendengar jawaban dari anak buahnya


.........


" Kabarkan padaku bagaimana hasil pemeriksaannya besok" tambahnya lagi


Setelahnya Teo segera mengakhiri panggilan dengan anak buahnya. Dan Teo segera memejamkan mata menuju alam mimpi.

__ADS_1


################################


Wah.... wah ada yang lagi bucin nih.apakah perasaan Robert akan ada balasannya dari Jelita. Dan untuk Teo apakah dia sudah jatuh cinta pada Eva. Yuk terus kepoin ceritanya ya dan jangan lupa like n komen ya. Dan untuk yang masih setia dengan cerita ini bunda ucapkan Terima kasih


__ADS_2