Masih Adakah Cinta

Masih Adakah Cinta
Masih Adakah Cinta


__ADS_3

Saat Ibra dan Izar sedang makan mereka dikejutkan oleh kedatangan Luna dan Galen anak dari Fatma yang masih dengan seragam sekolah


Luna yang usianya terpaut 2 tahun dari Ibra juga memanggilnya dengan abang


"Bang jadikan besok kita liburan soalnya mama nggak bisa ikut"


" Abang sih terserah bunda sama ayah saja, soalnya kalau mau dipaksa kasihan bunda sekarang mudah capek"


" Iya ya bang, oh iya Nai mana bang" tanya Luna sambil mengisi piringnya dengan nasi


"Masih tidur dengan bunda tadi pulang dari kantor ayah kecapean"


Luna menyuap makanannya begitu juga dengan Galen yang sudah makan dari tadi karena dia dan Galen sangat lapar


Luna dan Galen memang sering menginap dirumah Dewa bila akhir pekan karena kata Luna disini rame jadi asik aja


Selesai makan mereka menuju kamar masing- masing, Ibra dan Izar masih satu kamar karena mereka belum mau pisah kamar, alasannya karena Izar takut kalau sendirian


Sedang Luna dan Galen punya kamar sendiri dilantai bawah


Sore hari Mila bangun dari tidurnya dengan badan yang lebih segar, Mila segera kekamar mandi membersihkan diri agar lebih segar lagi, Mila berjalan dengan hati- hati takut terpeleset


Selesai mandi ternyata Mila melihat Dewa sudah ada dikamar dan segera mendekat kearah Mila dan membatu Mila berjalan


" Mas sudah pulang kok cepet banget mas memang kerjaannya sudah selesai"


"Sudah Mil tadi selesai rapat cuma nyelesaikan sedikit setelah selesai langsung mas pulang"


Dewa memang sekarang lebih cepat pulang semenjak Mila dinyatakan hamil, Dewa ingin menjadi suami siaga buat Mila terkadang Mila yang menjadi tak enak hati


Dewa adalah pemimpin perusahaan besar tapi dia masih menomor satukan Mila dan anak- anak padahal Mila bilang bisa sendiri , dan Ibra juga sudah bilang bisa bantu jaga bunda selama ayah kerja


Tapi ya namanya Dewa nggak mau ada penolakan, tapi Mila sangat bersyukur dengan semua yang Mila rasakan saat bersama Dewa, begitu disayangi


"Mas mandi dulu ya sayang gerah seharian dikantor" Dewa berlalu kekamar mandi setelah bemberikan kecupan di bibir Mila dan perut Mila


Mila segera menyiapkan pakaian ganti untuk Dewa,setelah selesai Mila keluar dari kamar menuju dapur menyiapkan makan malam


Sampai didapur tenyata bi Asih dan bi Mina sedang memasak


" Bibi masak apa untuk makan malam" tanya Mila


"Bibi masak sup iga, perkedel kentang sama sambal bu" jawab bi Asih


" Ooo..... ya udah ada yang bisa Mila bantu bi"

__ADS_1


" Nggak usah bu ini sudah siap tinggal di sajikan saja bu"


"Ya sudah bi kalau gitu Mila panggil mas Dewa dan anak- anak dulu ya bi"


"Iya bu, oh iya bu den Galen dan non Luna juga ada bu tadi sore datang"


"Oo... ya sudah nanti Mila panggil sekalian bi"


Mila sudah menggil anak- anak saat mau keatas memanggil Dewa ternyata sudah ada diujung tangga


"Kamu mau kemana sayang"


" Mau keatas manggil mas, makan malam sudah siap"


Dewa sampai dihadapan Mila segera merangkul pinggang Mila yang tampak berisi


" Ayok sayang kita kesana, mas sudah lapar dan pasti baby juga sudah lapar"


Mila berjalan disamping Dewa menuju ruang makan, dan melihat anak- anak sudah menunggu


"Malam bunda, ayah" sapa Luna dan Galen


"Malam kapan kalian datang, sudah izin mama belum" tanya Dewa


"Gimana bunda jadi kita ajak anak jalan- jalan" tanya Dewa


"Memang kita mau kemana, kalau terlalu jauh bunda nggak ikut ya bunda capek, kalian aja sama ayah"


"Nggak kok bun, kita ngajak ketaman yang sering kita kunjung kan ada outbon disana" jawab Ibra


" Ok deh besok kita kesana"


Ye...ye sahut Izar,Nai dan Galen senang


Selesai makan malam mereka kumpul diruang keluarga menonton tv sambil bersenda gurau


Pukul 22 semua menuju kamar masing- masing


"Kak Luna malam ini bobo sama Nai aja yuk"


"Ok deh princesnya kak Luna"


Nai dan Luna naij menuju kamar Nai, sedang Galen tidur bersama dengan Izar dan akhirnya Ibra mengalah tidur dikamar tamu


Keesokan paginya anak- anak sudah pada bersiap akan pergi, mereka menunggu Dewa dan Mila turun untuk sarapan

__ADS_1


Tak lama Dewa dan Mila sampai diruang makan dan, mereka mulai sarapan, setelah selesai mereka bergegas kemobil, untuk bekal sudah disiapkan Bi Asih


"Bi kami pergi dulu ya nanti bibi nggak usah masak makan malam untuk kami masak untuk bibi, suster dan bi Minah aja ya kami makan malam diluar" ujar Mila


"Baik bu, hati- hati dijalan ya bu"


Mobil meninggalkan halaman rumah Dewa,diperjalanan anak- anak asik bercerita terutama Luna dan Nai, Luna sangat sayang dengan Nai dia akan marah kalau Izar atau Galen mengganggu Nai


Tiga puluh menit perjalanan akhirnya mereka sampai ditaman, Mila dan anak- anak turun dipintu masuk sedangkan Dewa mencari tempat parkir, karena hari ini Dewa ngetir sendiri


Selesai memarkir mobil Dewa menyusul Mila dan anak-anak, Ibra sudah membeli tiket masuk, mereka segera masuk dan mencari tempat untuk beristirahat


Setelah mendapat tempat Luna, Ibra,Izar, Galen dan Nai menaiki wahana yang merwka inginkan,sedangkan Dewa membantu Mila menata makanan yang dibawa


Setelah selesai menyiapkan makanan Mila duduk bersandar dibahu Dewa sambil melihat anak- anak bermain, sedang Dewa mengelus perut buncit Mila


"Sayang kapan kamu cek kandungan lagi"


"Masih minggu depan mas, kenapa?"


"Apa sudah bisa lihat jenis kelaminnya?"


"Kayaknya bisa deh mas soalnya kan sudah masuk 24 minggu"


"Mas sudah nggak sabar menanti anak kita lahir"


"Aku juga mas"


"Mil, bagaimana menurut kamu kalau Ibra mulai membantu mas diperusahaan"


"Kenapa mas, apa nggak terlalu cepat ya mas?"


"Nggak Mil, mas cuma ingin Ibra bisa cepat membantu mas, karena kevin terkadang kewalahan membantu mas apalagi sekarang dia juga sering keluar negri ngurua perusahaan disana"


"Kalau menurut mas baik ya aku nggak bisa bilang apa- apa mas, tapi coba mas bicara dengan Ibra pelan- pelan"


" Baiklah, mas percaya dengan kemampuan Ibra, makanya walau dia masih sekolah mas percaya dia bisa bantu mas diperusahaan"


"Aku percaya apapun keputusan mas itu yang terbaik buat anak- anak"


Sedang asik berdua Nai dan Luna datang karena sudah lapar dan tak lama disusul Ibra, Izar dan Galen


Mila segera menyiapkan makanan untuk semua, selesai makan mereka beristirahat sebentar dan melanjutkan permainan, sungguh bahagia hati Dewa dan Mila melihat anak- anak bercanda dan tertawa


Liburan kali ini Fatma nggak ikut karena dia harus menghadiri satu acara bersama suaminya yanh sedang ada diindonesia

__ADS_1


__ADS_2