Masih Adakah Cinta

Masih Adakah Cinta
Masih Adakah Cinta


__ADS_3

Hari sudah menunjukkan pukul 4 sore, Ibra bergegas merapikan berkas- berkas dimejanya.Setelah selesai, Ibra keluar dari ruangan dan mendatangi meja Gisel.


"Gisel saya pulang dulu, nanti kalau Romi mencari saya, bilang saya sudah pulang karena ada urusan" pesan Ibra kepada Gisel


"Baik pak nanti saya sampaikan"


Setelah berbicara pada Gisel, Ibra segera berjalan menuju lift, dan berhenti dilantai satu.Ibra berjalan menuju loby, karena mobilnya sudah terparkir disana.Semua pegawai membungkuk hormat.


Ibra masuk kedalam mobil, dan melajukan mobil menuju kafe tempat Azizah bekerja.Tak sampai 5 menit, mobil yang Ibra kendarai terparkir rapi diparkiran kafe.Ibra segera keluar dari mobil,dengan langkah pasti Ibra memasuki kafe, dan melihat Azizah duduk dimeja kasir sedang melayani pelanggan, Ibra duduk meja paling depan yang terletak dihadapan kasir.


Azizah yang melihat kedatangan Ibra menghembuskan nafas gusar.Sebentar lagi pasti teman- teman akan menggodanya.Ternyata benar, tak lama Tantri datang dan berdiri disamping Azizah.


"Cie... yang didatengi gebetan, pasti mau ajak malam mingguan" goda Tantri


"Apaan sih kamu Tan, mungkin dia hanya ingin minum kopi" jawab Azizah


"Iya... dia ingin minum kopi pahit sambil lihatin kamu, biar kopinya jadi manis" tambah Dinda yang juga melihat kedatangan Ibra.


Azizah tidak menanggapi godaan teman- temannya. Azizah bersiap- siap akan pulang, tapi dia melihat Ibra melambaikan tangan kepadanya.Dengan terpaksa Azizah mendekat dan duduk dikursi seberang Ibra.


"Ada apa mas panggi aku" tanya Azizah to the poin


"Bunda dan tante Fatma minta kamu makan dirumah" ujar Ibra


"Aduh... gimana ya mas" jawab Azizah gugup


"Kalau kamu nggak datang, bunda dan tante Fatma pasti kecewa,mereka sudah masak makanan spesial buat kamu" tambah Ibra


"Tapi aku ..."


belum sempat Azizah melanjutkan ucapannya,Ibra segera memotong ucapannya.


"Apa kamu nggak kasihan, mereka sudah masak banyak loh, apa kamu tega?" tanya Ibra mendramatisir dengan muka sedih.


"Baiklah mas, nanti aku akan kerumahmu, kamu kirim saja alamatnya"


"Eh..eh.... eh kamu nggak perlu pulang dulu, saya kesini disuruh bunda jemput kamu"

__ADS_1


"Tapi aku belum mandi mas, baju aku kotor" tolak Azizah


"Enggak.... pokoknya kamu harus ikut dengan aku" lanjut Ibra tidak ingin dibantah


Akhirnya dengan terpaksa Azizah ikut dengan Ibra.Sedangkan Ibra bersorak dalam hati,karena bisa berjalan bersama Azizah.Setelah pergantian sif, Azizah mengambil tasnya dan segera menyusul Ibra dipakiran.Sedangkan disudut meja,ada sepasang mata yang sedari tadi mengamati interaksi antara Ibra dan Azizah.Dia adalah Liona, mantan pacar Ibra.


Liona mengepalkan tangannya, menahan rasa kesalnya. Karena dia melihat bagaimana cara Ibra menatap Azizah, dan bagaimana cara Ibra memperlakukan Azizah.Berbeda dengan saat Ibra dulu bersamanya.


"Aku harus membuat Ibra kembali kepelukanku" ujar Lona dengan seringai diwajahnya.


Ya...Liona berniat kembali bersama Ibra.Liona melihat sekarang Ibra bertambah sukses,dan yang liona tau perusahan yang dulu hanya diurus Ibra, sekarang sudah menjadi miliknya.Liona akan berusaha membuat Ibra kembali kepadanya.


Sedangkan disebuah ruangan,seorang pria sedang marah,karena anak buah yang diutusnya belum juga menemukan apa yang dia inginkan.Dia adalah Bagas, dia ingin informasi lengkap mengenai Azizah, tapi anak buahnya tidak bisa mendapatkannya.


"Kalian semua tidak becus, mencari informasi seorang gadis saja tidak bisa"


"Maaf bos ...kami sudah mengerahkan tenaga ahli, tapi sepertinya ada yang melindungi data wanita itu bos" Jawab anak buah Bagas yang satunya


Bagas berfikir keras,sebenarnya siapa gadis itu?.Dari tampilannya sederhana, dan kalau benar dia dilindungi siapa yang melindunginya?.


Ya... benar informasi mengenai Azizah ditutup rapat oleh anak buah Ibra.Ibra tidak ingin ada seorang pun yang menyakiti, atau memanfaatkan wanitanya.Ya... Ibra sudah mengklim bahwa Azizah adalah miliknya.


Azizah yang merasa heran,karena mereka mampir ketempat itu pun akhirnya bersuara.


"Mmm.... maaf mas,katanya kita mau kerumah mas Ibra kok kita kesini?" tanya Azizah gugup


"Kata kamu baju kamu kotor, jadi sekarang kita cari baju ganti buat kamu" jawab Ibra santai


"Enggak perlu mas, aku pakai ini saja" jawab Azizah cepat


Ibra yang tidak menerima penolakan pun, segera turun tanpa menjawab permintaan Azizah.Dan pada akhirnya Azizah hanya bisa menurut saja.Ibra dan Azizah masuk kedalam butik,dan langsung disambut pegawai butik.


"Selamat sore mas, mbak ada yang bisa kami bantu?" tanya pelayan ramah sambil sesekali mengagumi ketampanan Ibra dan kecantikan Azizah


"Tolong carikan calon Istri saya pakaian yang cocok untuk makan malam keluarga" jawab Ibra


Azizah terkejut saat Ibra berkata bahwa dia calon istrinya.Namun tak ayal membuat Azizah tersipu malu.Mungkin kini wajah Azizah sudah seperti kepiting rebus.

__ADS_1


Pegawai butik itu pun membawa Azizah, untuk memilih pakaian yang Azizah suka.Pilihan Azizah jatuh pada gamis simpel,dan sebuah pasmina dengan warna soft.Ibra yang melihat Azizah terpanah akan kecantikan Azizah yang alami.


Setelah selesai,mereka segera pergi dari butik menuju rumah Mila.Sedangkan Mila dan Fatma sudah selesai memasak makan malam.Tadi dia menerima pesan dari Ibra bahwa Azizah mau ikut makan malam dirumahnya.


Ibra sengaja memperlambat laju mobilnya, Ibra ingin lebih lama bersama Azizah.Sedangkan Azizah hanya bisa menatap luar.Azizah sebenarnya tau sedari tadi Ibra mencuri pandang padanya.Namun dia terlalu malu untuk menatap Ibra.


Akhirnya mereka sampai dirumah Mila.Rumah besar dan mewah adalah penilaian pertama Azizah.Ibra membukakan pintu mobil agar Azizah keluar, Azizah masih tampak gugup, karena dia bingung apa yang harus dia katakan.


Mila dan Fatma yang mendengar suara mobil Ibra segera menyambut mereka


"Assalamualaikum bunda tante" ucap Ibra sambil mencium tangan Mila dan Fatma begitu juga Azizah


" Waalaikum salam, Ayo masuk sayang Mila merangkul Azizah sedangkan Fatma berjalan disamping Ibra sambil membisikan sesuatu


"Ibra kayaknya bunda kamu nggak akan melepas Azizah deh, tapi kalau kamu nggak mau ya buat jadi menantu tante aja" canda Fatma


"Tante suruh Galen cari yang lain saja, jangan ganggu calon istri Ibra" jawab Ibra kesal


Fatma tertawa melihat Ibra, sambil merangkul Ibra masuk Fatma berkata


"Aduh jangan galak dong, tante kan cuma bercanda"


Mereka semua berkumpul diruang tamu sambil mengobrol, tak lama bi Asih membawa Minuman beserama cemilan yang tadi dibuat Mila dan Fatma.


Nai dan Azza ikut bergabung diruang keluarga, begitu juga dengan Izar dan Galen.


"Eh...ada kakak cantik, kakak kesini sama siapa" tanya Azza sambil memeluk Azizah.


"Ini siapa ma" tanya Galen penasaran


"Ini calon Istri abang" jawab Ibra ketus


"Wih.... ada kemajuan nih bang Ibra, mana sekali dapet kayak bidadari"canda Galen


"Kapan kamu mau memberi mama menantu, lihat abang kamu dapat cewek cantik" sindir Fatma


Galen mendekat dan memeluk Fatma" Mama sayang jangan nyuruh Galen mencari jodoh, karena sekarang jodohnya Galen lagi dijaga orang" jawab Galen santai

__ADS_1


Azizah sedih, akhirnya dia bisa merasakan memiliki keluarga.Air mata yang turun segera dihapus, karena Azizah tidak mau semua orang melihat kesedihannya.Tapi Ibra dapat menangkap apa yang Azizah rasakan.Mereka asik bercerita, sampai tak terasa jam sudah menunjukkan pukul8 malam.


__ADS_2