Masih Adakah Cinta

Masih Adakah Cinta
Masih Adakah Cinta


__ADS_3

Sedangkan ditempat yang berberda seorang gadis, berdiri dihalte menunggu angkutan. Gadis itu bernama Nurul Azizah, seorang anak yatim piatu,yang sejak kecil tinggal dipanti asuhan setelah orang tuanya meninggal karena kecelakaan.


Sudah satu tahun ini Azizah panggilannya, tinggal di kosan dan bekerja disebuah coffeshop,yang berada didekat perkantoran.


Azizah adalah gadis cantik, dan ceria.Azizah memilih meninggalkan panti karena tidak mau merepotkan ibu panti


Saat sedang asik menunggu angkutan, tak sengaja sebuah mobil lewat sedikit mengebut, dan membuat genangan air yang ada di halte, menyiprat ke arah Azizah.


Azizah yang terkejut reflek berteriak kepada pengendara mobil.


"Hei... kurang ajar banget nih orang, punya mata nggak sih, air genangan kok nggak lihat"


Sedangkan sang pengendara segera menghentikan mobil yang dia kendarai, dan berjalan kearah Azizah, segera meminta maaf.


"Maaf mba maaf, saya sedang buru- buru dan baju mba yang basah saya ganti saja ya?" ujar


Orang itu yang tak lain adalah Ibra, sambil mengeluarkan dompet dan memberikan beberapa lembar uang kepada Azizah.


Ibra yang sedang terburu- buru karena ada rapat penting pagi ini. Harus mengebut, karena tadi pagi ada drama dari Azza, yang minta diantar sekolah dengan Ibra.Sedangkan Ibra tak bisa menolak, walau dia harus rapat pagi ini.Alhasil Ibra harus mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi.


"Eh.... enak saja emang saya apaan, kamu kira kamu saja yang kerja,saya juga harus kerja dan karena kamu sekarang bagaimana saya harus kerja" kesal Azizah


"Lah.... mba ini saya sudah mau ganti rugi loh, bukan lari dari tanggung jawab, sudah ya mba saya sudah terlambat" jawab Ibra sambil menyerahkan uang ketangan Azizah.


"Hai...mas emang situ aja yang terlambat saya juga, harusnya saya sudah naik angkot yang tadi lewat, gara- gara mas angkotnya malah pergi"


Ibra yang sudah kehabisan akal, segera menarik tangan Azizah, dan membawanya masuk kedalam mobil.Sedangkan Azizah yang panik,mencoba melepaskan pegangan tangan Ibra.


"Mas..... mas saya mau dibawa kemana, kalau mas memang nggak mau tanggu jawab ya sudah jangan tarik- tarik saya dong" ujar Azizah masih mencoba melepaskan tangannya dari Ibra


Sedangkan Ibra tidak peduli, setelah dia membuka pintu mobil, dan mendorong Azizah masuk, Ibra segera menutupnya kembali.Ibra segera berputar kepintu pengemudi, segera masuk dan melajukan mobilnya kesebuah butik yang tak lain adalah milik sang bunda.


Azizah yang bingung diam saja.Ibra segera keluar dari mobil dan membuka pintu penumpang.Setelah mereka sampai diparkiran butik.


Ibra menarik Azizah kedalam butik,dan segera berbicara kepada karyawan untuk mencari pakaian yang cocok dengan Azizah.Satu setel pakaian dengan pasminanya, diserahkan karyawan kepada Azizah.


Azizah yang bingung, tidak menerima pakaian yang diberikan sang karyawan.Ibra yang kesal dengan tingkah Azizah, segera mengambil pakaian ditangan karyawan butik, dan menyerahkannya kepada Azizah.

__ADS_1


"Mba, cepat ganti pakaian mba yang basah dengan yang ini, cepat mba saya nggak punya waktu" ujar Ibra kesal


Azizah segera berjalan ke ruang ganti, dan menganti pakaian yang basah, dengan pakaian yang diberika Ibra.Setelah selesai Azizah segera keluar dan berjalan kearah Ibra.


"Terima kasih mas , tapibsaya nggak punya uang buat bayar baju ini"


Ibra tidak mendengar perkataan Azizah, segera menarik Azizah keluar dari butik,dan menyuruh Azizah masuk, setelah nya Ibra juga masuk dan segera menjalankan mobilnya.Sedangkan Azizah yang masih bingung hanya diam duduk dikursi penumpang.


"Kamu kerja dimana?" tanya Ibra, yang membuar Azizah terkejut


"Ah... Apa mas maaf?" ujar Azizah bingung


"Kamu kerja dimana?" tanya Ibra sekali lagi, sambil sesekali melihat jam


"Saya kerja di Coffeshop didekat perkantoran itu mas" jawab Azizah "Tapi kalau mas sudah terlambat, saya turun dipersimpangan saja nanti biar saya jalan kaki " tambah Azizah


Ibra tidak menghiraukan perkataan Azizah ,tetap melajuka mobilnya menuju tempat kerja Azizah yang tidak jauh dari kantornya.Memakan waktu 5 menit mobil Ibra sudah sampai didepan coffeshop.


"Terima kasih mas,...?" ujar Azizah ingin tau nama Ibra


"Panggil saya Ibra saja"


Azizah segera keluar dari mobil Ibra, dan Ibra segera melajukan. mobilnya menuju kantor, karena sedari tadi Romi tak henti menelpon dan mengirim pesan bertanya dia dimana.


Lima menit kemudian Ibra sampai diloby, memberilan kuncinya kepada security,untuk memarkirkan mobilnya.Sedang Ibra segera masuk dalam lift menuju ruangan rapat.


Setelah sampai diruang rapat Ibra segera memulai rapatnya dan menberikan persentasi kepada peserta rapat.


Sedangka dilain tempat, Azizah sedang menerima omelan dari sang bos karena datang terlambat hari ini.Azizah yang memang salah, hanya bisa diam menerima omelan dari sang bos


"Kamu dengar saya kan Azizah?", tanya bos Azizah


"Iya pak saya dengar pak" jawab Azizah


"Lain kali kalau kamu terlambat lagi saya potong gaji kamu" ujar pak bos kepada Azizah


"Baik pak saya tidak akan terlambat lagi" janji Azizah

__ADS_1


"Ya sudah sana kamu balik kerja"


Azizah segera meninggalkan ruangan sang bos dengan hati kesal, karena si Ibra itu jadi dia kena marah sama bosnya.


"Awas aja kamu mas Ibra nanti kalau kita ketemu lagi gantian kamu saya omeli" sungut Azizah, sambil berjalan kemeja kasir


Ya Azizah menjadi kasir di Coffeshop itu, oleh karena itu dia tidak boleh terlambat. Azizah, hanya tamatan Sekolah Menengah Atas.Jadi dia hanya bisa bekerja di kafe.Walau terkadang gaji yang dia dapat tidak cukup untuk kebutuhannya sehari- hari, karena dia juga menyisihkan uangnya untuk adik- adik dipanti.


Tapi bagi Azizah itu tidak masalah, karena dengan cara itu dia bisa membalas kebaikan ibu panti.Waktu menunjukan pukul 5 sore dan Azizah segera bersiap- siap untuk pulang.


Setelah selesai bersiap- siap pulang Azizah berpamitan kepada teman- temannya yang menggantikan shifnya.Dinda yang satu shif denga Azizah, memperhatikan Azizah yang hari ini berpenampilan berbeda, karena baju yang dipakai Azizah harganya lumayan mahal.


"Zah, kamu lagi menang arisan ya" tanya Dinda yang penasaran


"Arisan apa Din, uang dari mana bayar arisan"


"Tapi kamu bisa beli baju baru, mahal lagi"


"Ah nggak lah... ini tadi baju dibelikan seseorang karena sudah buat baju aku basah, kesiram air genangan dihalte" jelas Azizah


"Baik banget orang itu Zah belikan kamu baju mahal buat ganti baju basah kamu"


"Ngacok kamu masak baju begini kamu bilang mahal" ujar Azizah yang tidak tau berapa harga baju itu


Kamu ini zah,baju kamu ini merk terkenal, harga pasmina kamu saja 3 hari gaji kamu kerja, atasan kamu harganya 1 bulan gaji kamu kerja dan celana kamu harganya 2 bulan gaji kamu.jelas Dinda yang memang tau barang branded.


"Masak baju gini aja semahal itu Din, aduh aku jadi nggak enak dengan mas ...mas yang tadi, baju sama celana aku harganya aja nggak sampai 200 ribu Din" ujar Azizah yang merasa tak enak hati dengan Ibra


"Ya sudah Zah terima aja kan dia yang kasih"


Saat akan menjawab perkataan Dinda, angkot yang ditunggu sudah datang,setelah berpamitan dengan Dinda Azizah segera masuk kedalam angkot.Didal Angkot Azizah masih memikirkan tentang baju yang dia pakai.


Azizah merasa ridak enak dengan Ibra tapi mau kbalikan nggak tau harus keman.Sangking asiknya melamun Azizah nggak sadar kalau dia sudah sampai digang kosannya.


"Mba, sudah sampai" ujar sang sopir


Azizah yang terkejut segera menoleh kearah luar yang ternyata sudah sampai,"Eh... iya pak makasih ini uangnya".Setelah membayar uangnya Azizah segera turun dan berjalan menuju kosannya.

__ADS_1


**********************************************


Bagus ngga cerita Ibra dan Azizah, apa Ibra jodohnya Azizah atau kembali kepada Lona, ikuti terus ya cerita bunda l Love You


__ADS_2