
Saat ini Azza dan Zyan sudah berada didepan pusara Dewa. Azza dan Zyan menaburkan bunga dan mengirimkan doa, untuk Dewa dan Dara. Setelahnya Azza memperkenalkan Zyan kepada sang ayah,walau hanya ada pusaranya di sana.
" Assalamualaikum ayah hari ini Azza datang, tapi Azza datang nggak sendiri. Ini namanya mas Zyan calon imamnya Azza, lelaki yang bukan ingin mengajak Azza pacaran sebelum meikah,tetapi lelaki yang mengajak Azza pacaran setelah menikah. Doakan Azza dari sana ya yah... semoga rumah tangga kami mejadi rumah tangga yang sakinah mawadah warohmah" pinta Azza
" Assalamualaikum ayah, saya Zyan lelaki yang sangat beruntung bisa mempersunting anak ayah, saya tak akan berjanji apapun pada ayah,tapi saya akan berusaha memberikan yang terbaik untuk Azza" ujar Zyan
Mereka memutuskan untuk pulang, karena hari pun sudah mulai beranjak sore. Setelah sampai di rumah Zyan segera pamit kepada Mila, karena Zyan harus menyelesaikan semua tugasnya, sebelum mengambil cuti.
* * * * * * * * * * * *
Sedangkan Heru begitu lelah, karena harus melaksanakan semua tugas yang diberikan oleh Zyan.
" Huftfff capek banget" ujar Heru melihat jam yang ternyata sudah menunjukkan pukul 10 malam. Namun dia masih harus mampir ke unit apartemen Zyan, sebelum kembali ke unitnya sendiri.
Terdengar bel berbunyi, membuat Zyan yang baru keluar dari ruang kerjanya, segera membuka pintu yang ternyata Heru.
" Bos... ini semua berkas yang harus di tandatangani" jelas Heru memberikan beberapa map kepada Zyan
" Makasih Ru, besok sebelum fitting aku akan mampir kekantor, dan Minta Yuna mempersiapkan ruangan besok pagi" pinta Zyan
" Baik bos, oh ya kerja sama dengan Deamon grup berjalan lancar bos dan besok jam 3 pihak Deamon akan melakukan tanda tangan kontrak" jelas Heru
" Baiklah terimakasih" ucap Zyan
Setelahnya Heru melangkah pergi meninggalkan unit apartemen Zyan. Zyan menghempaskan tubuhnya di sofa. Zyan menerawang kembali kekejadian tadi sore setelah mengantar Azza.
flashback
__ADS_1
Sore itu setelah mengantar Azza, Zyan pergi bertemu pengacara pribadinya. Zyan mengkonsultasikan sesuatu kepada sang pengacara. Dan konsultasi tersebut sangat alot, karena pengacara tersebut tidak setuju dengan niat Zyan.
" Tuan Zyan coba anda fikirkan lagi, karena ini bukan hanya tentang anda, tapi juga tentang mama anda tuan" ujar sang pengacara yang bernama Felix
" Tapi aku harus mengamankan semuanya, agar jika mereka bertindak dan terjadi sesuatu kepadaku, mama dan istriku akan tetap aman dalam perlindungan bang Ibra" tukas Zyan
" Tapi jika saat ini mereka tau, nona Azza akan dalam bahaya tuan"jelas Felix
"Saya minta anda merahasiakan semua dari mama dan Azza dan saya juga akan menitipkan sesuatu untuk bang Ibra" ujar Zyan
Dan dengan terpaksa Felix menuruti keinginan Zyan, karena dia pun tau resiko, jika Zyan tak segera bertindak. Orang-orang licik itu akan melakukan berbagai macam cara, agar apa yang mereka inginkan tercapai.
Sore itu Zyan melaksanakan tujuannya dengan cepat tanpa di ketahui oleh siapa pun termasuk sang mama.
Flashback of
* * * * * * * * * * * * * *
" Papa bagaimana ini, mas Zyan mau nikah sama wanita lain, bagaimana kita bisa menguasai semua" ujar seorang gadis
" Ini semua karena kamu, karena kamu yang nggak berhasil membuat Zyan bertekuk lutut sama kamu" hadik pria yang bernama Toni paman dari Zyan kepada Yura putrinya
" Bukan aku yang nggak bisa pa...tapi memang matanya mas Zyan aja yang buta" ujar gadis itu kesal jika dirinya disalahkan
Flashback on
Sella dan Arya adalah pasangan suami istri,Tetapi Arya hanya ayah sambung Zyan, sedangkan ayah kandung Zyan meninggal akibat kecelakaan tunggal yang terjadi saat Della yang baru saja 2 bulan melahirkan Zyan. Arya sebenarnya adalah Asisten pribadi, sekaligus orang kepercayaan ayah Zyan.
__ADS_1
Saat kecelakaan itu terjadi,Arya sedang di tugaskan Keluar kota untuk menggantikan sang bos yang tidak bisa meninggalkan istrinya pasca melahirkan. Namun siapa sangka percakapan hari itu adalah percakapan terakhirnya bersama Adam Malik pemilik serta pendiri ASM Grup,singkatan nama Adam dan Sella.
Adam memang sudah memiliki firasat tentang ini semua, sehingga dia mengalihkan seluruh asetnya atas nama sang anak dan di walikan oleh Arya. Dan setelah pembacaan surat wasiat. Akhirnya Arya menikahi Sella semua demi Zyan. Arya menjalankan semua usaha milik Adam hingga Zyan bisa melanjutkannya. Saat Zyan berusia 15 tahun Arya sendiri yang mengajarkan semua hal kepada Zyan. Sebab hal itu membuat Arya dan Zyan begitu dekat, karena Arya begitu menyayangi Zyan seperti anaknya sendiri.
Begitu juga dengan Sella dan Arya kini sama-sama saling mencintai, walaupun alasan awal mereka menikah demi Zyan. Dan sekarang cinta itu bersemi hingga mereka menua bersama.
flashback of
Setelah selesai mengurus semuanya Zyan mutuskan untuk pulang. Zyan saat kembali memakai mobil yang memang sudah diberi pelacak. Namun saat tadi Zyan menemui Felix dia menukar mobilnya dengan mobil yang berbeda dan tidak ada yang tau.
Sampai dirumah Zyan membersihkan diri. Setelahnya Zyan memutuskan untuk beristirahat, karena besok dia akan melakukan fitting baju pengantin.
* * * * * * * * * * * * * *
Di tempat yang berbeda tepatnya di kediaman Sella dan Arya. Kini keduanya sedang berbincang.
" Mas....apa tak masalah kalau mereka tau Zyan akan menikah?" tanya Sella khawatir
" Kita juga tak bisa menyembunyikan nya sayang, pasti pihak nyonya Mila ingin pernikahan ini di ketahui banyak pihak, karena status Azza adalah anak dari Sadewa Nugraha, adik dari Ibra Bahari Nugraha. Mereka pasti akan melaksanakan pesta pernikahan sangat besar " jelas Arya panjang lebar.
Sella menghela nafas, karena dirinya hanya takut terjadi apa-apa kepada anak dan calon menantunya. Karena Sella begitu tau bagaimana sifat saudaranya itu.
Arya menggosok punggung sang istri yang saat ini berada di pelukannya. Arya paham ke khawatiran sang istri. Tepat saat mereka selesai berbagi cerita Zyan yang memang sedari tadi belum keluar kamar. Saat ini Zyan menghampiri ke dua orang tuanya. Zyan memeluk sang mama, Dan setelahnya Zyan memeluk sang papa.
Zyan tak tau apa yang akan terjadi, jika dia tak bertemu dengan Sang ayah entah apa yang terjadi pada dirinya dan sang mama. Arya lelaki hebat, yang mau menerima Sella apa adanya. Arya yang rela menghabiskan sisa hidup.
Jam menunjukkan pukul 20.00, sedari tadi tak ada yang memanggil suci. Zyan yang merasa lapar pun akhirnya memutuskan untuk memasak. Tak berselang lama ponselnya berbunyi. Setelah di lihat siapa yang menelpon Bian. Setelahnya Zyan fokus pada ponselnya.
__ADS_1
Bersambung,..,
Terima kasih semua yang masih setia pantengi novel aku jangan lupa vote. Tambah seru ceritanya ayo buruan ikut.