Masih Adakah Cinta

Masih Adakah Cinta
Masih Adakah Cinta


__ADS_3

Mencintai seseorang berharap mendapatkan kebahagiaan hingga maut memisahkan.Tapi dalam kisah hidup semua orang berbeda, memiliki cinta yang beda.Sama seperti kisah Jelita dan Marc,28 tahun hidup bersama, berharapa akan ada cinta,namun semua itu hanya mimpi,mimpi yang Jeleta sendiri yang merasakannya.


Pagi ini selesai sarapan Jelita bersiap-siap untuk berangkat kekota bersama Robert. Ya mereka memutuskan untuk menemu rayyan hari ini untuk membicarakan tentang pernikahan mereka. Robert ingin melamar Jelita langsung kepada Rayyan. Sekalian mereka ingin mengadakan syukuran 7 bulanan untuk kehamilan Nai sang menantu.


Mereka memang memilih menggunakan mobil, karena ingin menikmati jalan berdua.


" *Sudah siap sayang? "tanya Robert


" Sudah mas" jawab Jelita*


Jelita memang sudah membiasakan memanggil Robert dengan panggilan mas. Robert tidak pernah meminta,karena dia tidak ingin Jelita merasa terpaksa. Tapi Robert mendapat kejutan saat mendengar Jelita memanggilnya dengan panggilan mas.


" Kalau begitu ayo kita mulai perjalanan kita" ujar Robert menggandeng tangan Jelita


" Mbok saya dan Jelita pergi dulu ya, mbok yakin nggak mau ikut? " tanya Robert


" Enggak tuan,saya sudah tua kalau harus perjalanan jauh, tuan dan nyonya hati-hati dijalan ya dan nanti jangan lupa kabari mbok ya biar mbok nggak khawatir" pesan mbok Nah


" Mbok sudah berapa kali kami bilang jangan ppanggil tuan dan nyonya kalau mbok menganggap kami anak" ujar Robert


" Iya nak sudah sana kalian hati-hati ya"


Setelah berpamitan mereka berdua masuk kedalam mobil yang dikendarai oleh Robert. Mobil mulai melaju membelah jalanan.


"Mas bawa mobilnya jangan ngebut-ngebut ,biar pelan-pelan asal sampai tujuan" omel Jelita,*karena Robert mengendarai mobil dengan kecepatan sedikit tinggi


" Siap bos" jawab Robert sambil memberi hormat, dan hal itu membuatnya mendapatkan cubitan dari Jelita*.


Tiga jam perjalanan mereka memutuskan untuk mengisi bahan bakar dan istirahat di rest area.


" *Sayang kamu mau makan atau beli sesuatu? " tanya Robert pada Jelita


" Mau air dingin aja mas, sama cemilan ya" pinta Jelita*


Setelahnya Robert segera membeli pesanan Jelita. Setelah membayar Robert segera kembali kemobil. Mereka memilih istirahat sejenak dan memakan cemilan yang tadi di beli Robert.

__ADS_1


Merasa cukup dengan istirahatnya, Robert dan Jelita melajukan kendaraan. Setelah menempuh perjalanan darat selama 7 jam akhirnya mobil yang dikendarai Robert tiba dihalaman rumah yang tak kalah luas dari rumah Marc.


Security yang mengenal Jelita pun membukakan gerbang. Sedangkan Rayyan dan Nai yang saat itu sedang duduk diruang keluarga begitu terkejut saat mendengar salam dari sang mommy.


"*Assalamualaikum " Sapa Jelita dan disusul Robert


" Waalaikum salam, mommy" jawab keduanya dan langsung memeluk Jelita


" Aduh... mantu mommy jalannya jangan cepat-cepat itu perut kamu sudah besar" ujar Jelita


" Habis mommy benar-benar buat kejutan"jawab Nai*


Rayyan melihat wajah sang mommy terlihat begitu bahagia dan juga sedari tadi, mantan asisten pribadi sang daddy melihat sang mommy dengan tatapan penuh cinta, dan hal itu membuat Rayyan benar-benar curiga.


Entah apa yang membuat sang mommy bahagia, tapi Rayyan sangat bersyukur akan hal itu. Karena selama 27 tahun hidupnya Rayyan tak pernah melihat sang mommy tersenyum dan bahagia seperti ini.


Saat ini mereka semua duduk sofa ruang keluarga.Dan Rayyan memicingkan matanya saat melihat Robert duduk disebelah sang mommy. Robert yang mengerti tatapan anak majikannya hanya tersenyum. Jelita masihbasik mengobrol dengan sang menantu.


" Sayang usia kandungan kamu sudah tujuh bulankan? " tanya Jelita


" Kapan kalian mau mengadakan acaranya? " tanya Jelita


"Rencananya minggu depan mom" jawab Rayyan


" Kalau begitu kita disini, sampai minggu depan ya mas" ujar Jelita pada Rayyan dan mendapat anggukan dari Robert


Sontak hal itu membuat Rayyan dan Nai saling memandang, dan senyum terkembang dari bibir keduanya. Dan Rayyan merasa itulah yang membuat sang mommy tersenyum bahagia sedari tadi.


* * * * * * * * *


Makan malam tiba mereka semua makan malam bersama dan kali ini Robert ikut makan malam bersama. Selesai makan malam mereka kembali duduk diruang keluarga.


" Mom kenapa mbok Nah nggak ikut" tanya Nai


" Mbok Nah bilang dia lelah kalau ikut kekota karena keadaannya sudah tua" jawab Jelita

__ADS_1


Setelah puas bercerita akhirnya Robert meminta waktu sebentar untuk berbicara.


" Rayyan kami berdua kekota punya satu tujuan selain ingin mengunjungi kalian kami trrtama saya ingin melamar mommy kamu untuk menjadi istri saya" ujar Robert menjeda ucapannya


"Saya tau saya hanya mantan asisten pribadi daddy kamu tapi izinkan saya membersamai mommy kamu untuk menemani saya hingga akhir hayat saya, saya tidak bisa menjanjikan apapun pada kamu dan mommy kamu, tapi saya akan buktikan kalau saya mencintai mommy kamu dulu sekarang dan selamanya" ujar Robert tegas.


Rayyan begitu terkejut mendengar penuturan terakhir Robert " mencintai mommy kamu dulu" berarti sejak dahulu Robert memendam cintanya kepada sang mommy. Dan Rayyan menjadi teringatsaat masa kecilnya. Ada saja yang menolong sang mommy ,dari kelicikan keluarga sang daddy.Dan Rayyan ingat adalah Robert.


" Jadi bagaimana Rayyan apakah boleh saya menikah dengan mommy kamu? " tanya Robert membuyarkan lamunan Rayyan


" Kalau Ray terserah mommy, andai mommy bahagia bersama om,Rayyan pun akan ikut bahagia, karena om sendiri tau bagaimana mommy selama ini" jelas Rayyan


" Bagaimana Lita, apakah kamu mau menjadi istri saya dan menghabiskan sisa hidup bersama saya? "tanya Robert


Jelita yang sedari tadi mendengarkan menangis haru, dan menganggukkan kepalanya sebagai jawaban atas lamaran Robert. Nai segera memeluk sang mertua. Nai ikut bahagia mendengarnya. Karena Nai tau bagaimana pernikahan sang mommy yang dahulu dari cerita Rayyan.


" Jadi kapan om mau menikahi mommy? " tanya Rayyan


" Lusa Ray dan kami sepakat menikah di KUA saja" ujar Robert


" Kenapa tidak dirumah saja mom, kita bisa mengundang kerabat keluarga dan tetangga saja" ujar Nai


Dan setelah itu akhirnya mereka sepakat menikah dirumah Lama,tepatnya dikediaman Marc,karena disana adalah rumah Jelita. Setelah semua sepakat mereka kembali bercengkrama, Nai bertanya apa saja kepada Jelita dan begitu pula sebaliknya.


Hari beranjak malam, semua masuk kekamar masing-masing termasuk Robert. Malam ini mereka akan menginap dikediaman Rayyan, dan beaok malam mereka akan menginap dirumah Jelita sampai acara pernikahan dan Tujuh bulanan selesai.


Sampai didalam kamar Jelita membersihkan diri dan segera membaringkan tubuh lelahnya diatas kasur king size miliknya. Sedangkan Robert merasa bersyukur, karena Rayyan mau mengizinkannya menikahi Jelita.


Dan saat ini dikamar rayyan dan Nai mereka masih tiddak percaya. Ternyata Segitu dalamnya Cinta Robert pada Jelita.


" Semoga kamu juga bisa mencintai aku sama seperti om Robert mas" ujar Nai


" Insyallah,mas nggak akan banyak berjanji, mas hanya akan mencoba membuktikan sama kamu"jawab Rayyan sambil mengeratkan pelukannya pada sang istri


Bersambung....

__ADS_1


Aduh... maaf banget ya reader semalam nggak bisa update, karena ada acara keluarga.


__ADS_2