
Malam ini acara tahlilan buat Dewa digelar 100 anak yatim diundang,dan juga tetangga sekitar dan beberapa keluarga dekat.Malam ini mereka juga menggunakan katering dari rumah makan RAOS ,yang terkenal enak dan mereka juga menyiapkan bingkisan, serta sedikit amplop untuk anak yatim yang mereka undang.
Acara berlangsung dengan khusuk,yang dipimpin oleh Ustad yang mengajar dipesantren sekitar.Acara berlangsung selama 2 jam.Kini acara tersebut telah selesai dan para undangan pun telah meninggalkan rumah Mila.100 anak yatim diantar menggunakan bus yang Ibra donasikan buat adik- adik dipanti.Ya anak panti asuhan tempat dimana Azizah dibesarkanlah, Ibra memberikan donasi,selain panti asuhan tempat sang bunda berdonasi.
"Alhamdulillah...akhirnya acara pengajiannya selesai juga" ujar Galen sambil duduk disofa sebelah Izar.
"Iya ...bang tapi Azza jadi teringat ayah" ucap Azza sendu
Izar ,Nai dan Galen segera merangkul sang adik.
"Iya...Za.... bukan cuma kamu yang rindu tapi kita semua" sahut Nai sambil menyeka air matanya
Mila yang tidak sengaja mendengar,membuat hatinya sedih.Ya Azza yang paling merasakan, karena dia belum terlalu lama merasakan kasih sayang sang ayah.Namun Allah begitu sayang,hingga mengambilnya terlebih dahulu.
"Bang.... Mba..." panggil Azza saat melihat Ibra dan Azizah mendekat.
Ya ...tadi Ibra dan Azizah pun mendengar apa yang Azza katakan.Ibra segera memeluk tubuh kecil Azza.Sedangkan Azizah hanya bisa diam,dia juga tau bagaimana rasanya kehilangan.
"Sayang abangkan pernah bilang, saat Azza rindu pada ayah Azza harus kirim Alfateha buat ayah" ujar Ibra dengan lembut.Azizah semakin kagum dengan sang suami.
"Iya... bang Azza tau,Azza hanya ingin kalian tau Azzah nggak pernah melupakan ayah" ujar gadis kecil itu
Mila, Fatma dan Gio tersenyum, mereka bersyukur Ibra menikah dengan Azizah.Karena Azizah pun menyayangi adik- adiknya walau hanya sekedar Ipar.
"Oh iya... kalau kakak pulang liburan Azza mau mba bawain apa" ujar Azizah mengalihkan pembicaraan
"Azza seketika mengembangkan senyumnya.Apapun yang mba Azizah kasih Azza senang menerimanya" ujar Azza dengan senyum manisnya
"Aduh... adik mba ini manisnya" Azizah gemes dengan Azza
"Alah pencitraan tu mba, Azza modus jangan mau mba" yang membuat Azza cemberut
__ADS_1
Hari sudah beranjak malam.Fatma,dan Gio sudah pulang.Sedangkan Galen memilih menginap,karena ingin main game bersama Izar.Sedangkan Ibra masuk kedalam kamar bersama Azizah, namun malam ini mereka benar- benar beriatirahat.Karena besok mereka akan melakukan perjalanan bulan madu.Dan nanti juga mereka akan mampir ke LA, untuk mengontrol perusahaan yang ada disana.
Mila malam ini tak dapat tidur, pasalnya dia masih terbayang wajah sedih sang putri, yang sangat merindukan ayahnya.Padahal selama ini Mila tak pernah melihat wajah yang sedih Azza.Ya Azza selama ini dapat menyimpan rapat kesedihannya,karena merindukan sosok sang ayah.
Azza anak yang sangat ceria, dan dia tidak pernah ingin melihat sang bunda menangis, karena pernah sekali Azza melihat sang bunda menangis, sambil memeluk foto sang ayah,dan menggumamkan kata rindu kepada sang ayah.
Namun entah kenapa malam ini Azza,ingin meluapkan kerinduannya kepada sang ayah.
" Mas...Aku harus bagaimana? Semua anak membuatku percaya, bahwa mereka baik- baik saja.Namun tanpa aku bisa cegah rupanya Azza bersedih, karena begitu merindukan sosok ayahnya"ujar Mila sambil menatap foto sang suami.
Pagi hari menjelang, anak- anak sudah siap dengan kegiatan masing - masing, sedangkan Izra sarapan dengan terburu-buru, Karena tadi sempat mendapat kabar bahwa Rury temannya Renata sudah sadar dan dipindahkan kedalam ruang khamar VVIP.
Keluarga dari sahabat sang gadis, mereka semua menyucapkan terima kasih kepada Izar, karena Izar memberikan perawatan terbaik bagi Rury.
Renata yang tak sengaja melihat,dibuat kagum.Karena tidak menyangka cowok yang selalu membuatnya kesal,ternyata memiliki jiwa sosial yang tinggi.Renata yang diam- diam melihat Izar pun, tak sengaja bertemu pandang bersama Izar.
Renata segera memalingkan wajahnya,karena ketahuan sedang melihatny.Membuat Renata merasa sangat malu,karena ketahuan mencuri pandang kearah Izar.Ya... Rena semalam menginap dirumah sakit,menggantikan ibu dari Rury.Setelah keluar dari Rumah sakit Rena segera pulang kerumah karena hari ini dia ada mata kuliah.
"Bang nanti hati- hati ya disana jaga menantu bunda" perintah Mila
Ibra sengaja memberi hormat dan mereka semua tertawa dengan bahagia.
"Bang nanti jangan lupa buat cucu yang banyak buat kami" tambah Fatma
Setelah berpamitan Ibra dan Azizah segera menuju bandara.Ibra dan Azizah jalan dengan Ibra yang merangkul mesra sang istri.
"Bang Zizah banyak mengucapkan terima kasih kepada keluarga abang,karena mereka begitu tulus menerima Azizah, yang hanya seorang anak panti" ujar Zizah
"Iya sayang... mereka memang sangat menyayangi kamu, jadi apapun yang terjadi, tetaplah berada disamping abang.Jadilah kekuatan abang" Balaz Ibra sambil tetap merangkul Azizah.
Azizah dan Ibra akan menjalankan bulan madu mereka di paris.Karena semua itu adalah saran dari Fatma.Dan paket bulan madu juga termasuk hadiah pernikahan dari Gio dan Fatma.
__ADS_1
Sampai dibandara sopir menurunkan semua barang bawaan AZizah dan Ibra.Dan tak menunggu waktu lama pesawat yang mereka tumpang segera terbang menuju negara yang mereka inginkan.
Disebuah rumah tepatnya dirumah Fatma.Terjadi perdebatan kecil antara Galen dan kedua orang tuannya.
"Galen kapan kamu akan berangkat ke LA , Kasihan dengan Ibra yang harusnya fokus pada bulan madunya.Eh... malah kamu ganggu dengan kesibukan mengenai perusahaan disana" tanya Gio pada sang anak
"Nanti pa Galen masih sibuk, nanto kalau Galen nggak sibuk Galen sehera berangkat kesana.Lagi pula om Kevin masih bisa kok menghendle semuanya" jawab Galen santai
"Galen kamu juga kapan kamu kenalka pacar kamu kepada kami? Jangan kerjaannya main terus kwnapa sih?" Kesal Fatma.
"Bunda cari istri yang kayak mba Azizah susah, nantikan datang juga calon istri bua Galen Pa, Ma" ujar Galen pergi
Setelah kepergian Galen, Gio mendapatkan telpon dari bu Mina, pelayan dirumah Mila.Mila dilarikan kerumah sakit karena Tadi ditemukan pingsan dekat tangga.
Gio dan Fatma yang mendengar kabar tersrbut, segera meluncur kerumah sakit yang disebutkan Oleh bi Mina.Sedangkan bi aAsih masih menunggu didepan ruang UGD.Karena sampai sekarang Dokter yang menangani Mila belum keluar.
"Bagaimana bi apa yang terjadi sampai Mila pingsan?" tanya Fatma
"Bibi juga nggak tau bu, tadi saat bibi akan membersikan lantai atas,bibi melihat nyonya Mila sudah pingsan" aku bibi jujur
Tak lama Dokter keluar dari ruangan dan menjelaskan bahwa Mila harus banyak Istirahat, Karena Mila mengalami steres juga tensi darah yang renda.Jadi saran dari Dokter Mila harus benar- benar istirahat total dan jangan berfikir yang tisak- tidak.
Setelah mendengarkan penjelasan dari Dokter Fatma dan Gio masuk keruangan Mila.Diatas ranjang Mila sudah sadar.
"Kamu kenapa Mil, kok bisa sampai pingsan" tanya Fatma
"Aku nggak apa- apa Fat hanya kecapean, oh iya kamu nggak bilang keanak- anakkan terutama Ibra" tanya Mila khawatir
"Enggak Mil, sekarang kamu istrirahat dulu ya karena kamu harus dirawat dua hari disini" jelas Gio saati Mila mau protes Gio kembali berujar " Enggak usah membantah ya Mil" tekan Gio
Akhirnya Mila hanya bisa pasrah, harus dirawat dirumah sakit selama Dua hari.Izar yang mendengar sang bunda brrada dirumah sakitnya segera mendatangi sang bunda.Izar baru tau karena tadi Izar sedang melakukan operasi.
__ADS_1
********************************************** mafaf hari ini segini dulu karena kepala author pusing dan demam melanda.Namun jangan lupa dukung karya bunda selalu ya I LOVE YOU