
Pagi ini para pria dirumah ini begitu kesal, terutama Izar. Dia tidak berhenti mengomel dihadapan sang istri, yang sejak tadi mengulum senyum.
"Sayang apa kamu nggak bisa bilang dengan kakak ipar kesayangan kamu itu, agar aku nggak harus memakai pakaian ini" ujar Izar kesal
" By bukanya mba Azizah juga kakak ipar kesayangan kamu, jadi ya terima aja lagian kasihan nanti kalo anaknya mba Azizah ngeces apa hubby mau tanggung jawab" papar Renata
" Ya... enggak mau lah sayang, masak keponakan aku ngences. Keponakan akukan harus ganteng atau cantik seperti baby Lea, iya nggak sayang" Ujar Izar sambil mencubil kecil hidung anaknya"
"Makanya turutin aja by toh cuma hari ini"ujar Renata
" Tapikan yang suaminya bang Ibra, jadi harusnya bang Ibra aja lah yang pakek begini" kesal Izar
" Jadi hubby nggak mau gimana nanti kalau aku yang hamil dan minta sesuatu dengan abang,tapi abang nggak mau"
Dan dengan terpaksa Izar harus menggunakan kemeja bermotif bunga dengan size kebesaran yang diberikan oleh Azizah kemarin .
" Sayang aku serasa jadi bonge" ujar izar dan hal itu membuat Renata tak berhenti tertawa
Tak jauh beda dikamar Azizah, kini Ibra malah tidak mau pergi kekantor, karena kemeja yang diberikan Azizah sungguh merusak mata.
" Abang ayo kerja, ini sudah jam berapa ayo siap-siap" ujar Azizah menarik tangan Ibra
" Enggak sayang abang nggak mau kerja, masak abang kerja harus pakai baju itu, nanti karyawan abang pada sakit mata sayang" ujar Ibra
" Ini bagus abang sekarang lagi tren, kalau abang pekek abang tambah ganteng" bujuk Azizah
"Sayang nanti abang bakalan ada metting, bisa pusing klien abang lihat kemeja yang abang pakek" Ibra masih tetap merayu
"Ya sudah kalau abang nggak mau pakek" ujar Azizah
Azizah berjalan ke wolkincloset mengabil kemeja baru buat Ibra dan memberikannya kepada suami. Namun setelahnya Azizah segera meninggalkan Ibra dengan wajah sendu.
__ADS_1
Ibra yang melihat sang istri hampir menangis akhirnya memutuskan untuk menggunakan kemeja yang Azizah berikan.
" Ya sudah... ini demi anak papa, papa nggak mau mama bersedih, mungkin nanti metting aku minta wakilkan dengan Romi" gumam Ibra
Setelah selesai bersiap, Ibra dan Izar berjalan menuju ruang makan. Dan tepat dipintu masuk ruang makan Ibra dan Izar tertawa terbahak-bahak begitu juga Romi yang melihat majikannya. Bagaimana tidak mereka bertiga memakai pakaian yang membuat mereka merasa seperti bonge yang lagi viral itu.
Setelah bisa menguasai diri mereka pergi keruang makan disana ada Mila, Azizah, Renata, Nai, Azza dan juga Gisel yang kebetulan pergi bersama Romi.
Mereka semua tertawa melihat ketiga pria memakai pakaian yang sama. Namun hal itu bertambah menjadi ketika Galen datang dengan wajah kesal, karena pagi-pagi Fatma memaksanya memakai pakaian yang dikirim Azizah.
" Zar ternyata kita nggak hanya berdua tapi mereka juga" ujar Ibra sambil tertawa
Selesai sarapan yang diisi gelak tawa oleh Nai dan Azza. Akhirnya mereka bisa pergi kekantor Rencananya mereka disana akan mengganti pakaiannya. Namun semua itu pupus karena pesan ancaman dari Azizah,yang mengatakan akan melakukan panggilan Vidiocall bersama nanti.
" Bang bisa sakit mata pasien ku bang" pesan dari Izar
"Bang... istri Lo ngidam sadis amat bang"pesan dari Galen
"Jangankan kalian aku saja bingung, bisa-bisa klienku sakit mata"pesan dari Ibra
Saat mereka asik berkirim pesan, tiba-tiba Azizah melakukan panggilan vidio dan hal itu sukses membuat keempat pria itu terkejut. Namun tak ayal mereka semua mengangkat panggilan dari Azizah.
Hari yang begitu melelahkan lahir batin akhirnya terlewati. Namun tidak bagi Galen yang masih harus mendengar nyanyian dari sang mama.
Sampai dirumah baik Ibra maupun Izar segera membersihkan diri.Setelah selesai Ibra segera keluar dari kamar mencari sang istri. Yang ternyata Azizah sedang membantu sang bunda memasak makan malam. Sedangkan sang anak sedang bersama Renata dan Siti diruang tengah yang telah dibentang karpet.
Azizah memang lebih suka menemani Mila memasak. Karena dia bisa sambil mengemil makanan yang Mila masak.
" Masak apa sayang " tanya Ibra sambil memeluk sang istri
"Ih... abang jangan ganggu, apa nggak malu dilihat bunda? " tanya Azizah namun tidak menolak untuk dipeluk
__ADS_1
Mila yang melihat kelakuan anak dan menantunya hanya bisa geleng kepala. Sedangkan Izar kini bersama Renata yang bermain dengan AL dan Lea. Tak lama Nai dan Azza pun sudah berkumpul diruang keluarga. Nai dan Azza senang sekarang kali mengganggu kedua keponakannya itu.
Tak lama Mila meminta mereka semua untuk makan malam bersama. Sedangkan ditempat yang berbeda Malam ini Rayyan pulang kerumah dimana sang mommy tinggal. Namun hal mengejutkan yang Rayyan dapat yaitu Jelita ditemukan pingsan dikamar.
Akhirnya malam itu Rayyan membawa sang mommy krrumah sakit.Jelita terpaksa dirawat karena ingindilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Rayyan malam ini menemani sang mommy. Rayyan bingung kenapa dengan sang mommy, apa yang terjadi hingga sang mommy sampai pingsan.
Sedangkan disuatu tempat, satu keluarga tersenyum bahagia, rencana mereka telah berhasil. Ternyata mudah mengalihkan Rayyan.
"Setelah ini apa yang kita lakukan pa" tanya Clara
"Kita harus tekan Jelita supaya dia mau menikahkan kamu dan Rayyan"jelas ayah Clara.
Rayyah segera menghubungi Teo. Panggilan pertama segera di angkat oleh Teo.Setelah selesai menelpon.Rayyan mendekati kearah tempat tidur Jelita.
"Mom... apa yang membuat mommy pingsan. Ray khawatir mom" tanya Rayyan
Teo yang mendapat tugas segera melaksanakan. Sedangkan anak buah Teo terus mencari bukti agar ,Mereka bisa menjebloskan keluarga Clara kepenjara.
Ya... Rayyan memang sedang mencari bukti tentang keterlibatan keluarga Clara dengan seseorang yang menjadi penghianat diperusahaan Rayyan,penghianat itu telah bekerja lama, sejak kepemimpinan Marco.
Namun karena mereka bekerja terlalu rapi,Marco tidak pernah tau.Maka dari itu saat Rayyan yang menggantikan Marco,membuat mereka memutar otak agar tetap dapat menfambil keuntungan dari perusahaan itu.
Ibra sebenarnya sudah tau semua dan Ibra pun sudah punya berbagai bukti. Itulah kehebatan Romi. Namun mereka masih membiarkan Teo bekerja sendiri. Karena Romi puntau bagaimana kemampuan Teo.
Kembali keruang perawatan Jelita. Karena hari sudah menunjukkan dini hari. Akbirnya Rayyan memutuskan untuk segera tidur disofa dikamar rawat Jelita yang menyediakan fasilitas VVIP.
Saat menjelang tidur, wajah cantik Nai yang selalu lalu dia ingat. Tak lama terdengar dengkuran halus dari mulut Rayyan. Tepat pukul 5 Pagi Jelita bangun dari tidurnya. Jelita melihat sekeliling yang didominasi warna putih. Dan Jelita baru sadar ternyata dia berada di Rumah sakit.
Jelita mengingat kejadian apa yang membuat dia harus dirawat dirumah sakit.
Masih lanjut ya... tapi bunda nggak semangat nih up nya karena sedikit yang like. Jadi biar semangat berikan banyak Like ya.
__ADS_1