
Bagas yang diminta oleh ayahnya untuk meminta maaf pada keluarga Renata, masih belum mendatanginya.Karena dia berencana mengajak Liona untuk membantunya menjelaskan kepada keluarga Renata.
Bagas sudah membuat janji dengan Liona.Mereka akan bertemu diapartemen Liona, karena meraka masih takut kalau ada wartawan yang membuat berita.Bagas juga masih penasaran dengan apa yang terjadi.
Sedangkan Dirumah sakit yang dipimpin oleh Izar.Renata yang sedang berada dirumah sakit yang sama,sedang bingung mencari kamar temannya yang kebetulan dirawat dirumah sakit ini.Saat sedang berjalan tidak sengaja Renata menabra seseorang yang tak lain adalah Izar.Izar yang ditabrak hanya memperhatikan Renata.
"Maaf....maaf Dokter saya nggak sengaja" ujar Renata pada Izar
"Makanya kalau jalan itu pakai mata" ujar Izar dingin
Renata yang mendengar jawaban Izar menjadi marah
" Eh.... Dokter mana ada orang jalan pakai mata,orang itu jalan pakai kaki,lagi pula sayakan sudah minta maaf" jawab Renata kesal
"Saya tau jalan pakai kaki, tapi mata kamu kan nggak buta, kenapa masih nabrak saya" jawab Izar
"Saya itu lagi nyari kamar rawat teman saya Dokter kulkas"Jawab Renata
"Kamu manggil saya apa barusan" tanya Izar dengan gig gemeletuk
Renata yang takut melihat wajah Izar memilih melarikan diri.
"Dasar cewek aneh" gumam Izar
Sedangkan Renata masih merasa kesal dengan Izar.
"Dasar Dokter kulkas, orang sudah minta maaf masih saja nggak terima.Aku doa in jatuh cinta sama aku baru tau rasa.Eh... nggak jadi deh apa- apaan nanti kalau dia sama Rena, Rena jadi beku dong" monolog Rena sambil tertawa sendiri.
Luvi sahabat Renata yang melihat Renata tertawa sendiri heran, takut temannya itu kesambet setan Rumah Sakit.
"Hai Rena... Kamu kenapa tertawa sendiri?" panggil Luvi yang menunggu Rena didepan ruang rawat Yuna
Rena yang melihat Luvi segera menghampiri Luvi,bukannya menjawab pertanyaan Luvi Renata malah memarahi Luvi
"Ih... Luvi kenapa aku ditinggal sih, gara- gara kamu tadi aku jadi ketemu Dokter kulkas" ujar Rena kesal
__ADS_1
Luvi yang mendengar perkataan Rena menjadi heran,siapa Dokter kulkas.
"Eh....Ren siapa yang kamu maksud Dokter kulkas"tanya Luvi penasaran
"Aku juga nggak tau, tadi itu aku nggak sengaja nabrak dia, dan aku sudah minta maaf eh... dia malah ngatain aku buta, mana wajahnya dingin pula kayak kulkas dua pintu"jelas Renata pada Luvi
Luvi yang mendengarkan cerita Renata ,akhirnya nggak bisa menahan tawanya.
"Ren jangan- jangan nanti Dokter kulkas jadu jodoh kamu, buat gantiin si Bagas me**m itu" ujar Luvi
"Enggak ah... Aku nggak mau sama Dokter kulkas itu, nanti aku beku lagi" jawab Renata membuat mereka tertawa bersama.
Ya...Sebenarnya Renata tidak mau dijodohkan dengan Bagas, karena Renata ingin lebih dulu menyelesaikan kuliahnya.Namun karena orang tua Renata dan ayah Bagas bersahabat,akhirnya ayah Bagas mencetuskan perjodohan itu, agar papa Renata mau menanam saham direstoran keluarga Bagas.
Selama Bagas dan Renata bertunangan.Renata tidak pernah mau, kalau Bagas mengajaknya untuk sekedar makan malam ataupun menjemputnya pulang kuliah.Karena Renata, pernah mendengar kalau Bagas adalah seorang pemain wanita.Luvi yang memberi tahu tentang Bagas pada Renata, Sepupu Luvi sampai depresi,karena Bagas tidak mau bertanggung jawab atas kehamilannya.
Renata pernah menjelaskan kepada orang tuanya, tapi mereka tidak mempercayai Renata.Entah bagaimana ayah Bagas bisa membuat orang tuanya percaya, bahwa Bagas adalah laki- laki yang baik.
Dan berita yang beredar tentang Bagas dan Liona, membuat orang tua Renata menjadi sangat marah, dan memutuskan menarik semua sahamnya juga memutuskan pertunangan mereka.Karena setelah berita itu beredar,Papa renata segera mengutus anak buahnya mencari kebenaran tentang berita itu tanpa sepengetahuan siapa pun.Tanpa sepengetahuan mereka anak buah Romi yang memudahkan mereka mendaparkan informasi yang vailid.
Sedangkan Izar yang tidak sengaja mendengar perkataan Renata pada Luvi menjadi kesal.Sambil berjalan keruangannya Tak berhenti Izar menekuk wajahnya.Dan tampa diduga diruangannya Galen sudah menunggu kedatangannya.Galenbyang melihat wajah Izar yang ditekuk heran dan bertanya.Izar yang belum menyadari kedatangan Galen menjawab semua pertanyaan Galen.
"Bagaimana aku nggak kesal tadi ada cewek yang nggak punya mata nabrak aku.Eh... ditanya dia malah bilang aku Dokter kulkas" Izar menjelaskan
Galen yang mendengar tak bisa menahan tawanya.Karena apa yang dikatakan Renata adalah benar.Karena Izar akan berubah menjadi bar-bar saat bersama orang yang dianggapnya nyaman.
"Ya....ampun aku kira kenapa muka kamu ditekuk, lagian kan kamu dengar dia sudah minta maaf,eh... kamu malah ngatain dia buta,wajarlah dia marah" jelas Galen
"Eh... bentar jangan -jangan dia calon jodoh kamua,kan kamu bilang kamu baru putus dari Siska" ujar Galen masih menahan tawanya
"Amit....amit mana mungkin aku jodoh cewek bar- bar itu" jawab Izar kesal
"Kenapa kalau kalian jodoh, apa kamu belum bisa move on dari cewek seperti Siska matre itu" tanya Galen kesal
Ya...saat ini Izar baru saja putus dengan kekasihnya Siska,karena Izar mendengar saat Siska bicara dengan Sahabatnya disebuah kafe,Siska yang tidak melihat keberadaan Izar terus saja bercerita pada temannya.
__ADS_1
"Eh...Sis bagaimana hubungan kamu dengan Izar? aku lihat kamu tambah cantik saja" ujar Tiwi sahabat Siska
"Ya... masih la Izarkan cinta banget sama aku, apa pun yang aku mau dia turuti" jelas Siska
"Kamu beruntung banget ya pacaran dengan Izar, mana ganteng,Dokter, kaya lagi,dari pada siJoni,mana pengangguran lagi"
"Ya kapan lagi aku manfaati Izar, kamu kan tau sendiri Joni itu nggak punya uang buat senengin aku, selain di atas ra***ng".
Izar yang mendengar itu semua murka dan langsung mendekati Siska dan memutuskan hubungannya bersama Siska. Sedangkan Siska dan Tiwi yang masih syok dengan kedatangan Izar hanya diam saat Izar memutuskan hubungannya dengan Siska.
Setelah kepergian Izar Siska dan Tiwi baru tersadar.Dan Siska langaung mengejar Izar.
"Sis barusan itu Izarkan ,apa dia sudah dengar semuanya,sampai dia memuruskan kamu" tanya Tiwi
Sedangkan Siska segera mengejar Izar tanpa menjawab pertanyaan Tiwi,Sekarang yang lebih penting adalah menjelaskan kepada Izar,tentang apa yang tadi Izar dengar.
Izar tersadar dari lamunannya setelah Galen menepuk pundaknya.
"Kamu melamun Zar, melamunin siapa mantan?" tanya Galen
"Aku hanya tidak menyangka saja ternyata cinta yang dia ucap semua palsu,dia hanya ingin memanfaatkan aku" jelas Izar
Sedangkan Renata setelah menjenguk temannya dia segera pulang karena sang mama menelpon memintanya untuk segera pulang.
Sedangkan ditempat yang berbeda, Ibra mendapat laporan dari orang suruhan Romi, bahwa Bagas dan Liona bertemu kembali.Di apartemen Liona.
"Apa lagi yang akan kalian rencanakan untuk menghancurkan aku" monolo Ibra
"Bos apa perlu kita membuat mereka Gembel sekalian" tanya Romi
"Untuk sekarang awasi saja, biarkan mereka bersenang- senang terlebih dahulu"jelas Ibra
"Baik bos kalau begitu, saya kembali keruangan saya" ujar Romi
Setelah Romi keluar Ibra melanjutkan kembali pekerjaannya karena dia ingin saat dia cuti menikah nanti semua pekerjaanya selesai dan dia bisa mengajak Azizah untuk berbulan madu.
__ADS_1
**********************************************
Maaf ya jika dalam tulisan bunda masih banyak typo, dan penulisannya belum rapi,dan juga mulai bab ini ceritanya akan terselip cerita tentang Izar dan Renata.Karena Kisah Izar masih dalam kontek MASIH ADAKAH CINTA.Jadi jangan bosan dukung karya bunda ya, jangan lupa juga liken komen karya bunda ya buat penyemangat bunda menulis.