Masih Adakah Cinta

Masih Adakah Cinta
Masih Adakah Cinta


__ADS_3

Pagi ini dikediaman Mila sudah ramai,karena hari ini mereka mengadakan acara Aqiqah untuk baby Alisa.Mereka mengundang 200 anak yatim, juga tetangga sekitar rumah. Tak lupa jaga ga mereka menyiapkan bingkisan untuk tamu yang hadir.


" Bagaimana Rom, apa semua sudah selesai?" Tanya Ibra memastikan


" Sudah bos, semua sudah saya siapkan" jawab Rafa


" Ya sudah sekarang Kamu pulang, jemput anak istri kamu, bawa mereka kemari" ujar Ibra


Sedangkan Izar pagi ini disibukan dengan membantu rasa mual pada sang Istri. Renata selalu memuntahkan isi perunya.


" *Sayang. .. apa perlu kamu di infus lagi? " tanya Izar


" Enggak usah mas sebentar lagi pasti enakan kok" jelas Renata*


Namun setelah setengah jam Izar memutuakan untuk memberikan infus kepada sang istri, yang kini hanya terbaring lemah. Mila begitu khawatir melihat keadaan menantunya, begitu juga Renata.


2 jam berlalu infus yang terpasang sudah gampir habis. Wajah Renata juga tak sepucat tadi pagi. Fatma yang kebetulan ada disana membantu menjaga baby Lea. Untungnya baik baby AL atau pun baby Lea tidak ada yang rewel. Mungkin mereka mengeri dengan keadaan mama mereka.


Mila sangat bahagia, bisa merasakan ini semua. Bisa melihat anak-anaknya bahagia. Hanya tinggal Azz yang belum menemukan belahan jiwanya.Mila berdoa semoga dia masih bisa melihat saat Azza menemukan kebahagiaaannya.


Acara Aqiqah baby alisa begitu ramai. Para tetangga juga hadir.Mereka begitu senang dapat diundang keacara aqiqah cucu Mila. Karena dimata tetangga Mila merupakan tetangga yang baik, dan sering menolong. Begitu juga dengan anak dan menantunya.

__ADS_1


Acara berakhir pukul 9 malam semua, seegera beristirahat dikamar mereka masing -masing. Begitu juga dengan Fatma dan Gio yangbmemilih menginap, karena besok hari minggu.


* * * * * * * * *


Pagi hari menyapa semua berkumpul dimeja makan. Begitu juga dengan Fatma dan Gio. Galen tidak bisa hadir, karena dia harus berangkat keluar kota memantau proyek yang sedang berlangsung.


" Fat bagaimana perkembangan hubungan Rury dan Galen? " tanya Mila


" Aku serahkan semua sama mereka Mil, aku sudah lelah memaksa" ujar Fatma


" Itu lebih baik Fat, biarkan mereka memutuskan jalan mereka" ujar Mila


"Eh cucu oma sudah pada bangun " sapa Mila pada kedua cucunya


Akhirnya mereka berdua memutuskan bermain bersama kedua cucunya Sedangkan Nai ada bersama baby Alisa.


* * * * * * * *


Kehidupan tidak ada yang tau, dulu saat aku tersakiti,aku kira tak akan ada lagi orang yang bisa menjadi tempatku bersandar, tak akan ada lagi tempatku mencurahkan perasaanku. Hingga aku memutuskan untuk menepi sejenak bersama ke3 buah hatiku.


Tapi siapa sangka allah begitu baik padaku.Allah mengirimkan aku dan ketiga anakku malaikat, yang mengisi hari-hari kami penuh dengan kebahagian. Cinta yang begitu besar dia siapkan bukan hanya untukku, tapi juga untuk ketiga buah hatiku.

__ADS_1


Cinta yang begitu tulus, aku dan anak-anakku terima. Tanpa syarat tanpa pamrih. Dinta yang kini masih ada dan masih tersimpan ditempat terindah dihatiku.


Dulu aku kira tak akan bisa tegak berdiri, setelah semua yang terjadi. Namun aku coba tegakkan kepalaku busungkan dadaku, dan Aku buktikan pada orang yang menyakitiku. Tanpa dia, walau tak bersamanya, aku dan ke 3 anakku bisa bangkit. Menegakkan kepala memandang dunia.


Tangisan 12 tahun kini terbayar sudah. Kepedihan selama 12 terkikis sudah, dan sesak yang selama 12 tahun tertahan lepas sudah, bersama lepasnya ikatan pernikahan antara kamu dan aku.


Semua itu dibayar dengan lunas ,oleh seorang laki-laki yang mampu meruntuhkan tembok dihatiku dan dihati anak-anakku. Pertahanan Kami runtuh dengan cinta yang dia berikan.


Kini aku tinggal menunggu waktu, kapan dia akan menjemputku. Membawaku ketempat terindah yang saat ini dia tempati.


Mas Dewa terimakasih atas kebahagiaan ini. Terimakasih untuk senyum yang kamu hadirkan diwajah mereka. Terimakasih karena kamu yang mengisi hatiku. Terimakasih telah mau untuk menjadi tempat aku berbagi. Walau hanya sesaat diduni, aku berharap akan bersama selamanya diakhirat.


Mila kembali melihat sekeliling, Mila merasakan kehadiran cintanya, walaupun hanya hati yang bisa berkata.


Mila kembali bergabung ditengah perbincangan,mengenai masa depan anak-anak. Mereka ingin kelak jika sudah dewasa AL bisa menjadi pemimpin yang hebat.Bagi Mila semua akan dia serahkan kepada sang cucunya.


Malam kembali menyapa. Semua beranjak keperaduan masing-masing. Nai dan Fatma sudah pulang sejak sore. Baru akan tetidur pintu kamar diketuk dari luar, yang siapa lagi pelakunya kalau bukan Azza.


" Ada apa sayang? " tanya Mila


" Malam ini Azza mau bobo sama bunda, sudah lama sekali Azza nggak manja-manja pada Mila.

__ADS_1


" Ya sudah, sekarang cepat pkai pakaian tim kita" ujar Mila


Akhirnya semua terlelap. Dan berharap alam berbaik hati melihat dan memberikan sediki kebahagian,duduk di hadapan meja rias dari sana dia tidak perlu lagi melihat betapa anggunnya dirinya.


__ADS_2