Masih Adakah Cinta

Masih Adakah Cinta
Masih Adakah Cinta


__ADS_3

Sedangkan ditempat yang berbeda, hidup Anto kini sengsara, karena ulah Anita dia selalu dipecat dimana pun dia bekerja karena selalu korupsi, untuk mencukupi kehidupan mewah Anita.


Anita selalu mengancam akan menjual anaknya kalau, Anto nggak bisa memberi apa yang dia mau dan terpaksa dengan jalan korupsi.


Saat ini Anto menyesal telah menyakiti hati wanita yang dulu mau menerima dia apa adanya, wanita yang sudah memberi dia anak- anak yang pintar, dan dia juga sudah menyia-nyiakan anaknya.


Dan dia berjanji tidak akan lagi mengulang kesalahan yang sama pada Wulan anaknya bersama Anita.


Ditempat yang berbeda, Mila sedang mengecek toko yang ada dipusat, dan juga butik yang baru dia rintis.Alhamdulillah hasilnya memuaskan, banyak pelanggan dari kalangan elit yang mampir dan memesan baju dibutiknya dan banyak juga pelanggan dari luar kota yang memesan barang dari grosirnya.


Kehamilan Mila yang sudah besar membuatnya tidak bisa berlama- lama dibutik dan toko dan rencananya dia juga akan mampir diswalayan membeli kebutuhan dapur dan cemilan.


Pak Ujang selalu setia mengantar kemana pun Mila pergi dan juga tak lupa dia mengabari Dewa, ya walaupun sebelum pergi Mila selalu Izin kepada Dewa.


Setelah selesai berbelaja Mila memutuskan pulang, karena dia sangat lelah seharian diluar tak lupa dia juga mampir ketoko kue membeli donat aneka rasa dan es krim pesanan Izar dan Nai.


Setelah sampai rumah Mila memutuskan mandi dan istirahat, sedangkan barang belanjaan sudah diantar Pak ujang kedapur, dan ditata Bi Asih, sedangkan bi Mina menyetrika pakaian dan suster Siti membantu bi Mina.


Ya suster siti mas bekerja dengan Dewa dan Mila, karena nanti dia yang akan membantu Mila mengurus baby, Mila tak mau mencari orang lain karena pertama kasihan dengan Siti, yang kedua mereka sudah tau bagaimana sifat Siti yang baik dalam bertutur kata, dan sangat menyayangi anak-anak, takut jika berganti orang nanti tak sesuai dengan mereka.


Hari berlalu begitu cepat sekarang karena ujian Ibra sudah selesai, dia mulai membantu Dewa dikantor, kinerja yang diperlihatkan Ibra beberapa hari ini membuat Dewa bangga dan beberapa investor sampai kagum dengan kecermatan Ibra.


Seperti hari ini dia mengikuti rapat bersama investor dari Jepang, dan dia menjelaskan secara terperinci, tentang keunggulan mereka dan keuntungan yang akan didapat, dan membuat mereka tanpa ragu menanam modal dan menandatangani kontrak untuk 5 tahun kedepan.


Setelah selesai rapat para investor mengajak Dewa dan Ibra bicara santai sambil makan siang.


"Hebat Mr.Dewa mendapatkan pegawai yang kompeten seperti Mr.Ibra ini pasti lulusan Universitas terbaik"


Dewa tertawa mendengar perkataan Mr.Arasi, Yang mengira Ibra lulusan Univeraitas dan sebagai pegawainya, sedang Ibra hanya diam karena belum ditanya.


"Mr.Arasi maaf yang pertama Ibra bukan pegawai saya, dia anak sulung saya, dan yang kedua dia bukan lulusan Universitas terbaik tapi dia baru selesai ujian Sekolah Menengah Atas"


"Wah ... Hebat kamu son saya tidak menyangka kamu seorang pelajar, tapi kemampuan kamu patut diacungi jempol"


Ibra hanya menampilkan senyum sekilas menghargai mereka


"Mr.Dewa Sepertinya penerus kamu sudah siap menggantikan kamu dan kedepan perusahaan kamu akan lebih maju ditangannya"


"Iya saya sangat beruntung Mr.Arasi karena mempunyai anak- anak yang membanggakan" ujar Dewa bangga


Ya... Dewa bersyukur kepada Allah karena bertemu Mila, yang membawa kebahagiaan berupa anak-anak yang baik dari segala hal, dan berharap Ibra mau menggantikannya kelak, dan dapat bisa membimbing Izar dan Galen untuk memajukan perusahaannya.

__ADS_1


Setelah selesai makan siang bersama Mr.Arasi ,Dewa dan Ibar bergegas pulang kekantor karena masih banyak pekerjaan yang harus mereka kerjakan.


Diperjalanan perjalanan menuju kantor Dewa berbicara bersama Ibra di mobil


"Ayah bangga sama abang, karena abang susah membuat kita mendapatkan kontrak dari perusahaan terkenal di Jepang"


"Terima kasih ayah berkat bantuan ayah Ibra bisa tanpa ayah Ibra nggak ada apa-apanya"


Dewa segera memeluk Ibra, karena anaknya selalu rendah diri, dan bisa membawa sikap pada tempatnya.


Sampai dikantor Ibra dan Dewa disibukan dengan banyak pekerjaan, hingga tak terasa hari sudah sore.


Ting


Ting


Terdengar bunyi ponsel Dewa yang ada disampingnya ternyata pesan dari my wife


"Mas dan Ibra kok belum pulang" dengan raut khawati Mila bertanya


"Maaf ya sayang mas dan Ibra menyelesaikan pekerjaan yang ada"


"Iya sayang tapi mas dan Ibra sudah siap-suap mau pulang, kamu mau pesan sesuatu"


"Mmm..Aku mau pesan martabak telur yang ada disimpang yang arah masuk keperumahan mas"


"Baiklah sayang nanti akan mas belikan, sekarang mas dan Ibra siap- siap pulang dulu ya,Assalamualaikum"


"waalaikum salam, hati - hati dijalan ya ayah"


Setelah mendengar jawaban sang istri Dewa segera bersiap, begitu juga Ibra.Sampai diloby sopir sekaligus orang kepercayaan Dewa sudah menunggu.


Karena jalanan yang macet mereka baru sampai rumah pukul setengah 7 malam, setelah mengucap salam, Dewa dan Ibra pergi kekamar masing- masing untuk membersihkan diri sebelum makan malam.


Dewa menuju kamarnya yang ada dilantai bawah, karena untuk sementara sampai Mila melahirkan,


Ceklek


Pintu kamar terbuka menampilkan Mila yang sedang membaca buku ibu hamil, Dewa segera masuk disambut istri tercinta, Dewa memberi kecupan dikening Mila.


"Mas sudah pulang" sambil membuka jas Dewa Mila bertanya

__ADS_1


"Iya sayang, mas mau mandi dulu, oh ya martabak pesanan kamu sudah disiapkan didapur"


Mila pergi menyiapkan pakaian Dewa, saat Dewa masuk kekamar mandi, setelah selesai Mila duduk ditepi ranjang menunggu Dewa selesai.


Ceklek


Pintu kamar mandi terbuka dan Dewa keluar hanya dengan handuk sebatas pinggang.Setelah memakai pakaian Dewa mengajak Mila keluar untuk makan malam.


Dimeja makan Ibra,Izar dan Nai sudah menunggu.Mila melayani suami dan anaknya,setelahnya mereka makan dengan diam.Selesai makan seperti biasa mereka akan family time diruang keluarga.


Izar dan Nai asik dengan tontonannya sedang Dewa,Mila dan Ibra sedang berbincang


"Sayang kamu tau anak kita sudah membuat aku bangga" kata Dewa kepada Mila


"Kenapa mas? Apa proyeknya berhasil?"


tanya Mila


"Bukan cuma berhasil sayang mereka tanda tangan kontrak hingga 5 tahun, karena puas dengan persentase yang Ibra sampaikan"


"Wah....Anak bunda hebat"


"Ah bunda biasa aja"seru Ibra


"Bukan hanya itu bun Mr.Arasi mengira Ibra pegawai ayah dan lulusan Universitas terbaik"


Dewa menceritakan semua kepada Mila dan mereka begitu bangga dengan pencapaian Ibra


"Bang kapan pembukaan pendaftaran di Universitas" tanya Dewa


"Bulan depan yah tapi itu juga online"


"Sudah pasti bang Universitas mana nanti" tanya Mila


"Sudah bun, karena abang dan beberapa teman sudah tour kebeberapa Universitas"


" Ya sudah bunda dan ayah serahkan semua pada abang karena abang yang akan menjalani"


"Makasih ya ayah bunda"


Karena hari sudah larut mereka semua sudah masuk kekamar masing- masing untuk beristirahat.

__ADS_1


__ADS_2