
Disebuah rumah sakit.
"Dok 20 menit lagi kita akan melaksanakan rapat dengan petinggi rumah sakit"ucap salah satu staf rumah sakit
"Baik 10 menit lagi saya akan kesana" ucap seorang Dokter muda yang merupakan pemilik Rumah sakit tersebut.
Dia adalah Izar Natala Nugraha, putra kedua dari kamila. Izar merupakan Dokter bedah terbaik yang dimiliki Rumah sakit tersebut.Semua itu dia persembahkan untuk sesuatu orang yang sangat berjasa dalam hidupnya, sang bunda dan saudara-saudaranya.
Izar pernah berjanji kepada Dewa saat jasad Dewa ada dihadapannya.Bahwa dia akan membuat Dewa bangga, walau bukan dengan memimpin perusahaan,tapi dia akan membuat Dewa bangga dengan keahliannya sendiri. Sekarang Izar sedang membuktikannya.
Izar segera menuju ruang rapat disana sudah berkumpul para Dokter senion dan petinggi rumah sakit. Rapat kali ini bertujuan untuk mengirim Dokter terpilih untuk dikirim kedaerah yang sedang terkena bencana alam. Dan juga tentang pembelian alat-alat baru untuk mengganti alat-alatyang sudah lama, juga menambah alat yang belum ada. Rapat berjalan dengan lancar. Rumah sakit Izar mengirim 5 orang Dokter dan 7 orang perawat.
Setelah sekian selesai rapat Izar segera keluar dari ruang rapat menuju ruang VIP dan ruang yang mendapatkan jatah Visit darinya.Ya.... walau pun Izar merupakan pimpinan rumah sakit tersebut, tapi dia juga tertap bertugas menjadi dokter dan membantu operasi yang membutuhkan keahliannya.
Saat sedang berjalan netanya tidak sengaja melihat seorang gadis yang beberapa waktu ini selalu hadir di fikirannya. Dia adalah Renata entah apa yang membuatnya panik, berdiri didepan pintu IGD.Izar yang penasaran bertanya pada seorang perawat yang akan menuju kesana.
"Sus.... wanita disana kenapa? " tanya Izar
"Oh... ayahnya kena serangan jantung ringan Dok"ucap perawat tersebut
"Oh... ya sus tolong bilang dengan Dokter yang sedang bertugas di IGD, berikan perawatan terbaik untuk pasien tersebut" perintah Izar pada perawat tersebut
"Baik Dok... saya permisi dulu" pamit sang suster
Setelah kepergian sang perwat, pergi Izar pun melanjutkan perjalanan menuju ruangannya. Sampai diruangannya. Izar duduk menyadarkan tubuhnya di kursi kerjanya, sambil terus mengingat pertemuan pertamanya engan Renata.
Ditempat yang berbeda tepatnya didepan ruangan IGD,Renata dan sang mama masih setia menunggu Dokter yang sedang menangani sang papa. Tadi saat mereka sedang berkumpul diruang keluarga, tiba-tiba pak Baskoro merasakan sakit di dadanya dan tiba-tiba pingsan.Membuat Renata dan sang mama panik, segera membawa pak Baskoro menuju rumah sakit. Tak lama Sang Dokter keluar dari ruangan tersebut, disambut oleh Rwnata dan sang mama.
"Bagaimana keadaan papa saya Dok"tanya Renata
__ADS_1
"Papa anda baik-baik saja, papa anda terkena serangan jantung ringan, mungkin karena kelelahan, namun untuk beberapa hari pak Baskoro harus dirawat dulu" ujar sang Dokter menjelaskan
"Tolong berikan yang terbaik untuk papa saya Dok"pinta Renata
Setelah mengurus administrasi sang ayah. Pak Baskoro segera dibawa ke ruangan VIP. Disana sang mama setia mendamping suaminya yang baru saja sadar.
"Sayang kemarilah"pinta sang papa
Renata mendekat dan langsung memeluk sang ayah.
"Papa jangan sakit seperti ini lagi ya, Rena sama mama khawatir" ujar Renata sambil sesenggukan
"Iya... maafin papa ya sayang, papa hanya kelelahan dengan proyek baru kita"
Ditempat yang berbeda tepatnya dikediaman Lukas. Saat ini Lukas,Thalia dan Liona sedang berada diruang kerja Lukas.Setelah lama terdiam akhirnya Lukas mulai pembicaan
"Liona kamu tau kan, tak lama lagi aku dan Thalia akan menikah? " tanya Lukas dan Liona pun mengganggukan kepala belum mengerti arah pembicaraan Lukas. " Satu tahun ini kamu sudah menjadi istriku, dan kamu tau kan alasanku menikahimu? " tanya Lukas lagi
"Namun Thalia tidak ingin hidup denganku yang masih menyimpan dendam, Thalia ingin memulai hidup baru denganku tanpa bayang-bayang masalalu yang membuat aku menjadi seorang pendendam. Oleh karena itu Liona mulai saat ini kamu bukan lagi istriku, aku talak kamu dan kamu sudah bukan istriku lagi".
Luruh sudah air mata Liona, ternyata Allah masih berbaik hati padanya, Allah mengabulkan doa-doanya. Tiada yang mampu Liona ucapkan selain kata terimakasih.
"Terima kasih Lukas.... terimakasih karena sudah melepaskanku, aku berharap kamu selalu bahagia bersama Thalia"ujar Liona dengan air mata yang masih menetes.
Bukan air mata keseduhan yang saat ini mengalir, tapi air mata kebahagiaan. Akhirnya dia bisa mencari kebahagiaannya sendiri. Setelah ini dia akan meninggalkan kota ini Liona akan kembali kekampung halaman sang ibu.
"Liona ini pemberian terakhir dariku tolong terima, dan maaf atas perlakuanku selama ini padamu. Jadilah wanita yang baik jangan ulangi kesalahanmu yang dulu"tambah Lukas
Lukas memberikan satu buah atm yang sudah berisi uang 100juta, 1 buah rumah minimalis dan juga 1 buah mobil yang semuanya atas nama Liona.
__ADS_1
"Maafkan aku Liona, karena aku tak sanggup untuk berbagi, aku tak mau menyakiti hatimu, karena aku pun seoeang wanita"ujar Thalia
"Aku seharusnya berterima kasih padamu Thalia, aku kira akan terikat pernikahan ini seumur hidupku. Walau sejatinya Lukas tidak pernah menyakitiku secara fisik, tapi aku tau dia memang tidak menyukaiku. Karena aku sudah menghianatinya" ujar Liona
"Baiklah Liona malam ini tinggallah disini, karena hari sudah malam"pinta Thalia
Malam itu Liona habiskan dengan menghadap sang pencipta untuk mengucapkan terima kasih. Ya selama Liona menjadi istri Lukas, dia telah banyak berubah, dia tidak pernah meninggalkan shalatnya. Walau dalam hal berpakaian Liona masih belum terlalu berubah.
Keesokan harinya, Liona pergi tanpa pamit dia hanya meninggalkan sepucuk surat. Surat yang berisi permintaan maafnya kepada Lukas yang pernah dia sakiti.Liona juga meninggalkan Mobil dan juga kunci rumah beserta surat-suratnya. Hanya ATM yang dia bawa, srbagai bekal untuk dirinya membuka usaha ditempatnya yang baru.
Dear Lukas
Lukas terima kasih karena kamu sudah mau melepaskanku. Terima kasih kamu susah membuatku sadar. Dan aku juga berterima kasih atas semua pemberianmu. Namun aku tak bisa menerimanya, karena dulu aku sudah banyak mengambilnya darimu.
Hanya Uang didalam ATM ini yang aku bawa.Agar aku bisa memulai hidupku ditempatku yang baru. Maaf karena dulu aku pernah menyakitimu, maaf karena aku sudah menjadi penghalang antara kau dan Thalia.
Pintakan maafku pada Thalia, dan jika bisa kalau kamu bertemu dengan Ibra tolong sampaikan maafku padanya juga pada istrinya. Karena telah pernah ingin memisahkan mereka.
Jaga dan cintai Thalia sepenuh hati ya. Karena Thalia gadis yang baik. Dan doakan aku, agar aku selalu istiqomah dan tidak kembali terjerumus melakukan dosa.
Terimakasih Lukas
Dari sahabatmu
Liona
Lukas dan Thalian yang membacanya,menghargai keputusan Liona yang tidak mau menerima pemberian Lukas. Dan Lukas jyga akan menyampaikan permintaan maaf Luona kepada Ibra dan istrinya. Lukas berjanji didalam hati tidak akan menyia-nyiakan Thalia.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Semoga malam ini kalian suka ceritanya ya, dan maaf masih banyak kata-kata yang mungkin belum sempurna.