Menggoda My Sexy Bodyguard

Menggoda My Sexy Bodyguard
Bab 111- Menghilang


__ADS_3

Hari sudah malam, tetapi Louisa tak kunjung menampakan batang hidung nya. Membuat Nyonya Agatha cemas, apalagi sejak tadi ponsel Louisa tidak aktif.


"Apa anak itu bersenang-senang sampai lupa waktu?" geram nya yang terlihat kesal. Namun, dalam hati ia merasa begitu cemas dan panik. Jika dulu Louisa bisa dalam bahaya karena anak konglomerat, sekarang Louisa akan lebih selalu dalam bahaya karena merupakan istri seorang Don Mafia.


Ia pun segera menghubungi Lindka, dan saat panggilan terjawab ia langsung bertanya, "Apa Princess masih bersama mu, Lindka?"


"Tidak, Aunt," jawab Lindka yang seketika membuat Nyonya Agatha semakin panik. "Princess sudah pulang sejak sore tadi, bersama pria yang kalau tidak salah nama nya Andres."


"Andres?" gumam Nyonya Agatha yang semakin panik. "Baiklah, Lindka. Terima kasih."


Ia segera memutuskan sambungan telpon nya, tetapi sekarang ia bingung bagaimana cara nya menghubungi Andres. Pria itu sama seperti Ethan, datang dan pergi seperti bayangan, tidak meninggalkan jejak apa pun.


Nyonya Agatha menyimpan satu nomor Ethan, ia mencoba menghubungi nya tetapi juga tidak aktif. "Ya Tuhan, aku harus mencari putri ku ke mana?" lirih Nyonya Agatha.


Ia segera mengambil jaket nya setelah itu pergi ke luar, sempat terpikir dalam benak nya untuk melapor pada polisi. Namun, Louisa baru menghilang selama beberapa jam dan ia juga pergi dengan orang yang mereka kenal baik. Tentu saja jika polisi tahu hal itu maka mereka tidak akan mencari Louisa.


Nyonya Agatha berjalan ke sana ke kemari tanpa henti, mendatangi semua tempat yang kemungkinan di datangi oleh Louisa. Namun, tak ada tanda-tanda putri nya ada di sana.


Tanpa terasa, hari sudah semakin larut. Kaki Nyonya Agatha sudah terasa sakit dan pegal, tubuh nya sudah merasa begitu letih, tetapi ia tak bisa berhenti melangkah sampai menemukan putri nya.


Air mata sudah jatuh di pipi wanita paruh baya itu, takut ia kehilangan satu-satu nya keluarga yang ia miliki. Takut ia gagal menjaga putri semata wayang nya.


"Ya Tuhan, di mana anak ku?" jerit nya dengan kesal, ia terduduk lemas di pinggir jalan.


"Nyonya Rae?"


Nyonya Agatha terbelalak saat mendengar suara tak asing itu, ia langsung mendongak. "Ethan?"


...🦋...


Louisa membuka mata nya secara perlahan, keningnya berkerut saat ia merasakan kepala nya sakit seperti di hantam sesuatu.


Samar-samar, ia melihat seseorang di depan nya. Ia pun mengerjap beberapa kali untuk mendapatkan penglihatan nya lebih jelas. Dan seketika ia terbelalak saat menyadari ada di hadapan nya ada gadis kecil yang memakai rompi bom.

__ADS_1


"Hey!" teriak Louisa, ia hendak berdiri tetapi baru menyadari dirinya juga terikat. Bahkan, juga terpasang rompi bom di tubuh nya.


Seketika Louisa berkeringat dingin, seluruh tubuh gemetar dan air mata mengalir begitu saja di pipi nya.


Louisa mengedarkan pandangan nya ke sekeliling tempat itu, ia berada di tempat yang sangat asing. Di sebuah ruangan yang entah dalam bangunan apa dan di mana.


"TOLONG!"


Ia mulai berteriak panik, sembari berusaha melepaskan kedua tangan nya yang terikat.


"Lepaskan aku!" teriak Louisa lagi. Namun, tak ada satu orang pun yang merespon.


Kini, Louisa menatap anak kecil yang mungkin berusia 5-6 tahun. Gadis itu tampak pucat, bisa Louisa tebak seperti nya dia sakit. Dan saat melihat punggung tangan nya, yeah, tebakan Louisa benar. Ada plaster di punggung tangan gadis itu yang mungkin menutupi bekas luka infus.


"Hey, gadis kecil!" teriak Lousia. Namun, gadis itu tak merespon sedikit pun.


"Bangun!"


"Hey!"


Louisa menatap waktu yang di rompi bom gadis itu, 7 jam. Bom nya akan meledak 7 jam lagi, membuat Louisa semakin panik. Ia tidak mau mati konyol seperti ini.


Louisa mencoba mengingat apa yang terjadi sebelum dia pingsan.


Seseorang menyerang nya, Andres mencoba melindungi tetapi tiba-tiba muncul asap tebal dan Louisa tak sadarkan diri.


"Andres?" gumam Louisa.


"ANDRES!" teriak Louisa dengan lantang. Berharap anak buah kepercayaan itu segera muncul untuk menolong nya seperti biasa. Ruangan itu sepi, senyap.


...🦋...


Di sisi lain, Dante tak berhenti menangis mencari keberadaan putri kecilnya yang tiba-tiba menghilang dari rumah sakit. Bahkan, Dokter yang menangani Angel di temukan tewas di ruang rawat Angel.

__ADS_1


Dante segera menghubungi Ethan dan menceritakan hal itu, yakin ada seseorang yang menculik putri nya.


Ethan yang saat ini ada di Madrid begitu terkejut mendengar kabar itu dari Dante.


"Aku mohon bantu aku, aku tidak tahu harus mencari putri ku ke mana." Suara Dante bergetar hebat, bahkan Ethan bisa menebak pria itu menangis.


Sementara Ethan sendiri sedang panik dan murka karena Andres dan anak buah nya gagal melindungi Louisa.


Sudah berjam-jam mereka mencari keberadaan Louisa, tetapi tak menemukan petunjuk sedikit pun. Dari malam, hingga pagi, mereka mencari tanpa henti. Namun, hasil nya masih sama.


"Tenang lah, Dante, aku akan membantu mu," ucap Ethan. "Karena sebenarnya istri ku sekarang juga menghilang, seseorang juga menculik nya."


Ethan menarik rambut nya, ia terlihat frutasi bahkan sampai memukul dinding. Namun, aksinya itu di hentikan oleh seorang Suster.


"Tolong jangan membuat keributan di rumah sakit, Tuan," pinta sang Suster. Namun, Ethan tak peduli.


"Apa mungkin ini ulah salah satu musuh mu?" tanya Dante dari seberang telfon.


"Sudah pasti," jawab Ethan.


Ia melihat Dokter yang keluar dari sebuah ruangan, Ethan pun segera menghampiri Dokter itu, dengan cemas ia bertanya, "Bagaimana keadaan nya, Dok?"


"Pasien mengalami shock berat, sampai saat ini belum sadarkan diri. Kami akan melakukan pemeriksaan lanjutan beberapa jam lagi untuk mengetahui kondisi nya lebih detail."


Ethan semakin frustasi mengetahui kondisi ibu mertua nya itu. Sudah pasti Nyonya Agatha Shock setelah tahu seseorang menculik putri nya, satu-satu nya orang yang dia miliki saat ini.


Yeah, Ethan datang terlambat. Seseorang berhasil melukai anak buah nya, bahkan Andrea pun sedang sekarat sekarang karena di tembaki saat sedang pingsan. Beberapa anak buah Ethan juga tewas dalam kejadian itu.


"Sial!" geram Ethan lagi.


Kini ia ia menghubungi Simon, meminta pria itu menemukan Louisa bagaimana pun caranya.


"Seseorang menculik istri ku, Simon!" desis Ethan. "Aku tidak peduli bagaimana cara nya kau harus segera menemukan Louisa."

__ADS_1


"Aku akan berusaha, Ethan."


Setelah mendengar jawaban itu, kini Ethan menghubungi anak buah nya yang ada di London, meminta mereka juga mencari keberadaan Louisa karena saat ini bisa saja Louisa tidak ada di Madrid. Dia bisa ada di mana saja.


__ADS_2