Partner Ranjangku Pria Casanova

Partner Ranjangku Pria Casanova
Tercengang


__ADS_3

Di dalam Lift, dua orang itu membahas tentang jenis orang yang akan Julia temui di rapat penting hari ini.


"Nona, nanti kau akan bertemu dengan Tuan Carlos, dia tampan, cool dan pendiam, tidak banyak bicara tapi sekali bicara, sangat pedas dan menyakitkan hati. Ada juga Tuan Jack, kau tahu sendirilah orangnya bagaimana. Lalu, ada Tuan Theo yang genitnya minta ampun, kau harus hati-hati dengannya, dia suka mencubit fantat para gadis yang cantik dan seksi, dia itu cabul, persis seperti Tuan Muda dan Tuan Besar, kalau yang lain biasa saja, tidak perlu ditakutkan, Nona pakai earphone ini, nanti aku akan membantu Nona saat kesulitan. Aku akan berada di depan pintu, menjaga Nona dari godaan para hantu mesyum," jelas si Santos panjang lebar.


"Astaga, kau sangat hebat Santos, detail sekali," puji Julia.


"Tuan Heleas dan Nyonya Jeslin sangat cerewet dan menyukai hal mendetail, aku akan kena marah jika membuat kesalahan tidak penting, aku belajar dari majikanku," tandas Santos.


Ting!


Pintu terbuka, dua orang itu keluar dari lift.


Julia tiba-tiba membahas tentang Jack yang sama sekali tidak mengenali dirinya, bahkan menyapa dengan sok kenal


Dia senang karena bisa membuat sang mantan suami terpesona akan penampilan barunya.


Ini adalah awal yang bagus untuk pembalasan dendamnya karena kelakuan Jack yang semena-mena.


"Santos, apa kau tahu tadi bagaimana reaksi Jack?" tanya Julia sambil menahan tawa.


"Jangan keras-keras Nona, nanti ada yang mendengar jika kau mengenal Tuan Jack, dia adalah kolega bisnis yang lumayan dekat dengan Tuan Heleas, kau lihat di kanan kiri mu banyak orang yang terpana karena kecantikan dan keseksian Nona," jelas Santos memperingatkan.


Julia menoleh ke kanan dan kiri, dia baru menyadari bahwa menjadi pusat perhatian.


"Oh, maaf Santos. Aku terlalu senang jadi tidak memperhatikan sekitar," pungkas Julia.


Tap ... tap ... tap ....


Langkah keduanya kini berada di depan pintu dengan plang nama kecil dengan tulisan ruang rapat.


"Ini ruang rapatnya Nona, kau berdoalah terlebih dahulu sebelum pintunya aku buka, agar segalanya yang menjadi lebih lancar," ucap Santos.


Julia menutup matanya kemudian berdoa agar segalanya menjadi lebih mudah kemudian mampu membalaskan segala dendamnya dengan tuntas.

__ADS_1


"Sudah Santos."


"Oke!"


KLEK!


Santos membuka pintu ruang rapat kemudian mempersilahkan sang wanita masuk ke dalam. Dia meminta Julia untuk memasang earphone yang sudah ia berikan agar dia dan Santos bisa berkomunikasi.


...


Tap ... tap ... tap ....


Langkahnya mantap sekali, Julia melihat masih ada beberapa orang yang belum datang.


Namun, kedatangannya sungguh membuat heboh para peserta rapat.


"Wah ... apa dia simpanannya Heleas? dia sangat cantik dan seksi apalagi dadanya sangat berisi, aku juga mau lah satu malam dengannya," ucap pria genit yang sudah dikatakan oleh Santos.


'Biarkan saja Nona, kau terus berjalan dan duduk di kursi yang ada di depan, tetaplah di sana,jangan melakukan apapun sebelum Tuan Heleas datang,' ucap Santos di sambungan earphone.


Sang wanita merasa risih karena tatapan nakal tertuju kepadanya.


"Stay calm dan anggun Nona, jangan tegang, tegakkan badanmu, semangat!"


Suara Santos sangat membuatnya bertenaga dan penuh semangat, dia kembali mengangguk dan membuat simbol oke.


....


Beberapa menit kemudian, bermunculan para peserta rapat yang belum datang, dari Carlos, Jack hingga yang terakhir adalah Tuan Heleas.


"Tuan Heleas, siapa dia?" tanya Theo yang super genit.


"Dia adalah sekretaris pribadi ku, apa kalian sangat menyukainya? langkahi dulu mayatku dan anakku jika kalian ingin bersamanya," canda Tuan Heleas.

__ADS_1


Semua orang yang menjadi peserta rapat tertawa karena mengetahui sifat sang anak yang sama dengan dirinya, jika sudah memilih para wanita untuk jadikan partner ranjang, Tuan Heleas dan Nando memperjuangkan mati-matian sampai orang yang akan memintanya harus bertaruh nyawa dengan kakek moyang dan serta keturunan casanova itu.


"Lebih baik tidak Tuan, kami cukup menatap saja sudah sangat senang," jawab Theo.


Di saat semua orang menatap Julia karena kecantikan dan bodynya yang aduhai, Carlos heran dengan sang wanita, sepertinya dia pernah melihat wanita itu sebelumnya.


"Dia seperti wanita itu, tapi dia seksi dan menggoda, sangat berbeda dengan wanita yang aku lihat kemarin. Wanita yang ada di hadapanku terlihat lebih bersemangat, sedangkan wanita yang kemarin sangat lugu dan sederhana," ucap Carlos sambil mengerutkan dahinya.


Dia sangat penasaran dengan wanita yang ada di samping Tuan Heleas, Carlos pikir akan menanyakannya setelah rapat hari ini usai.


Sedangkan, Jack yang mata keranjang juga tidak bisa lepas memandang sang mantan istri, dia sama sekali tidak menyadari jika itu Julia.


"Dia wanita yang tadi ya, Hm ... cocok untuk menjadi istriku! dua istri sepertinya menarik!" tandas Jack.


....


Di saat semua orang masih terpana dengan Julia, tiba-tiba datanglah satu orang lagi. Dia gadis yang tak kalah cantik dari Julia.


Dia adalah Xia, adik kandung dari Julia.


"Wow! ini rapat atau ajang pencarian model majalah dewasa? mengapa ada dua wanita cantik datang secara bersamaan di rapat ini? apa ini yang kau katakan sebagai bunga rapat hari ini Tuan Heleas?" tanya Carlos.


Dia memang memancing Xia agar menatapnya.


'Sial, apa yang aku duga benar adanya, dia Carlos, mantan kekasihku yang dulu aku putus secara sepihak, aku lebih memilih Kak Jack, Hm... dia lebih tampan dari sebelumnya, tapi aku tetap tidak mau dengannya! dia itu sebenarnya orang miskin yang sok kaya!" gumam Xia.


Dia tetap berjalan bak model, kemudian berhenti di samping tempat duduk Jack, semua orang tercengang dengan rapat hari ini.


Dua wanita cantik sudah cukup membuat rapat semakin bergairah.


"Sudah, dia tidak cantik sama sekali, yang lebih cantik adalah sekertarisku! ayo Manda, mulai rapatnya!"


"Baik Tuan."

__ADS_1


******


__ADS_2