
Saat Nando benar-benar kesal karena Juli begitu dekat dengan adik ipar, tiba-tiba ponsel miliknya berdering.
Sang casanova, sebenarnya sangat malas untuk menjawab panggilan telepon dari orang yang menyebalkan baginya, tapi nyatanya pria itu tetap saja menjawab panggilan telepon tersebut.
"Hm, ada apa?"
Respon yang sangat tidak sopan sebagai anak untuk ibunya.
"Hm ... Hm ..., ini ibumu! Hm Hm , kau kira aku siapa? cepat pulang!"
"Malas!"
"Mau nikah tidak?"
"Ya maulah!"
"Pulang! mandi, pakai baju! nanti kau akan menikah, cepat!"
"Ha?"
"Astaga, anak ini! memang keturunan Heleas kau ini! sangat lemot masalah penting, tapi gercep kalau anu-anu! mau menikah dengan Juli kan? bawa wanita itu, ibu sudah siapkan segalanya, bukannya ibu sangat baik?"
Nando masih pusing dan belum memahami apa yang terjadi, dia terlihat menatap wajah Julia sambil menutupi ponselnya.
"Julia, ayo kita pulang ke rumah ibu, dia bilang ingin menikahkan kita," bisik Nando.
"Ha?"
"Kau sama saja denganku, ha? ha? ayo kita pulang sayang," ucap Nando sambil menarik tangan Julia, dan dia tiba-tiba melepaskannya.
"Maaf Juli, aku memegang tanganmu."
"Iya, tidak masalah."
Julia dan Nando belum juga makan dan minum, tapi langsung pergi dari gazebo menuju mobil Nando yang sedang terparkir di tempat parkir.
__ADS_1
"Ibu?"
"Ya, ada apa?"
"Kau mengapa tiba-tiba memintaku pulang? memintaku untuk menikah?"
"Beri aku cucu, bosan melihat tingkahmu yang menyebalkan dari bayi sampai setua ini."
"Haha ... aku memang menyebalkan, tapi aku sayang ibu."
"Ya ya, aku memang sangat menggemaskan ibuku cintaku."
"Aku sedang baik padamu, pulang ya my love?"
"Baik ibuku, my love! muah!"
"Muah juga sayang!"
Panggilan telepon anak dan ibu itu akhirnya usai, Julia senyum-senyum sendiri saat melihat tingkah laku Nyonya Jeslin dan Steve.
"Duh, so sweet sekali. Nyonya dan kau sangat akur, aku suka."
"Ini karena aku ada maunya, kalau ibu sedang menyebalkan ... malas!"
"Astaga! tidak boleh seperti itu Steve, kita akan menikah. Namun, kau bersikap seperti itu kepada ibumu yang sangat baik," ujar Julia menyampaikan pendapatnya.
"Ya, kita akan menikah, ibu paling tahu siapa aku. Nyonya Jeslin yang sangat cantik itu, tidak akan pernah melakukan hal buruk terhadapku! dia mengetahui jika aku ini jagonya lawak, jadi ya tidak masalah mengatakan semua itu. Ini sudah biasa sejak 20 tahun lalu," jelas Nando.
Julia tetap meminta Nando untuk bersikap sopan kepada ibunya, bagaimanapun jika seorang ibu harus dihormati dan tidak boleh mendapatkan perlakuan buruk dari anaknya.
Nando mengatakan bahwa dia itu memang sangat mencintai dan menghormati ibunya, memang caranya sedikit aneh, cenderung berbeda dengan cara orang lain memperlakukan ibunya.
Sang casanova meminta Juli agar tidak terlalu memikirkan hal ini, pada intinya pernikahan akan segera dimulai.
Nando sudah tidak sabar untuk menjadi suami seorang Julia yang sangat ia cintai.
__ADS_1
Melihat Julia tak kunjung masuk ke dalam mobil membuatnya gemas.
"Baby, cintaku! ayo masuk ke dalam mobil, kita akan pulang ke rumah ibu. Di sana, kita hanya perlu mandi dan ganti baju, sepertinya Ibu mengatakan itu ya?"
"Haha, iya, Nyonya juga aneh. Bagaimana bisa, menikah semudah itu? apa dia benar-benar ingin menikahkan kita atau mengerjai kita?" canda Julia.
"Weiitts!! jangan pernah meragukan ibuku! dia bisa melakukan apapun selagi masih punya kekuatan yang sangat luar biasa, ibuku serba bisa!"
"Ya, aku percaya deh, Nyonya Jeslin memang nomor 1."
Julia perlahan masuk ke dalam mobil, dia berinisiatif untuk mengemudikan mobil karena jika Nando yang mengemudikan mobil itu pasti akan ugal-ugalan.
...
Sementara itu, di gazebo ...
"Tuan Ferdinand, kau ikut aku ke rumah Nyonya ya?"
"Hm, boleh. Aku akan menjadi pendamping wanita, ini pernikahan yang aneh tapi aku suka. Panggilan pernikahan yang singkat."
"Haha, keluarga Nyonya memang aneh, hanya Nona Julia yang memiliki pemikiran yang normal."
"Wkwkwk, sepertinya kita juga akan menjadi orang yang aneh setelah ini."
"Iya, benar sekali Tuan Ferdi."
Ferdi meminta Santos untuk ikut bersamanya, Santos setuju dengan apa yang dikatakan oleh adik ipar Julia itu.
Santos dan Ferdi, juga otw ke rumah Nyonya Jeslin.
.
.
.
__ADS_1
*****