Partner Ranjangku Pria Casanova

Partner Ranjangku Pria Casanova
Steve Galau


__ADS_3

Sementara itu, Santos kembali menemani Nando. Sang pria heran karena Santos tak membawa Julia bersamanya.


"Dimana dia?" tanya Nando.


"Ada di sana, sedang merenung," jawab Santos asal-asalan.


"Merenung masalah apa? astaga, jangan bilang dia marah lagi kepadaku?" Nando sudah berpikiran terlalu jauh dan membuatnya menjadi orang yang over thinking.


Santos sok cool, dia merasa harus membuat sang pria casanova menderita dan cemas.


"Entahlah Tuan, aku tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Aku hanya ingin Tuan Muda berhati-hati."


Santos sepertinya ikut nge-prank sang majikan.


Sang pelayan setia memberi banyak bumbu agar


Dag dig dug jantungnya berdebar karena rasa gelisahnya akibat cintanya yang takut akan hilang lagi.


"Aduh Santos, aku harus bagaimana? aku baru saja baikan, mana harus nikah setelah ini! kau ini yang salah Santos!" pungkas Nando dengan rasa hati yang kesal.


Santos masih memiliki jurus yang mantap, yaitu akan menjadi juru bicara Julia.


"Nona Julia marah padaku dan Tuan, tapi Nona Julia berpesan agar menyiapkan segalanya fakta terburuk, jangan menyembunyikan apapun dari Nona Juli, jika Tuan masih ingin bersamanya," tandas Santos memberikan informasi yang dia karang sendiri.


Nando terlihat semakin gelisah, apa yang ada di hidupnya penuh dengan keburukan. Namun, jika tidak mengatakan segalanya, juga merupakan hal yang buruk baginya.


"Oke, aku akan jujur padanya, sampai aku melakukan hal aneh-aneh pun aku jujur, aku hanya ingin menjadi pria yang baik. Bukan menjadi bajingaaaan macam dulu," ungkap Nando.


"Nah, harus benar-benar ya? kalau Tuan masih tergoda gadis lain, sudah dipastikan Nona Julia akan mudik ke rumah neneknya."


Santos ngasal lagi, padahal nenek Julia sudah meninggal sejak 20 tahun lalu.

__ADS_1


(Author ngakak dulu di tengah episode kwwkkwkw 🤣🤣🤣🤣🤣)


...


Rencana Julia dan bumbu dari Santos mampu membuat Nando berpikir. Ini kesempatan yang bagus untuk Nando membuktikan cintanya.


"Kau semakin dekat dengan calon istriku tapi kau juga semakin kejam padaku," ujar sang casanova yang menuju tobat part 2.


"Haha, tidak ada hal kejam Tuan. Aku hanya menyampaikan apa yang Nona katakan, tapi menurutku juga benar sih, Tuan harus serius dengan apa yang terucap. Jangan lupa, Nona itu sudah cantik, seksi dan cerdas. Banyak pebisnis muda macam Tuan Carlos juga mengincarnya. Lalu ada si Jack, dia belum mengetahui jika si seksi adalah mantan istrinya. Selepas Tuan tobat, nanti akan banyak cobaan, harus kuat ya? Nona Julia adalah diamond yang tersembunyi, dia hanya akan bersinar saat bersama orang yang tepat."


Santos berhenti berbicara, dia ingin sekali menyebutkan nama sang Tuan, tetapi malas.


"Steve Heleas adalah pria yang tepat untuk Julia," tegas Nando penuh semangat.


"Jangan percaya diri terlebih dahulu Tuan, katakan dulu rahasia Tuan yang itu, jika Nona memang mencintai Tuan apa adanya, pasti Nona akan tetap bersamamu, jika tidak ...."


Belum sempat Santos meneruskan kata-katanya, Nando langsung menutup mulut Santos.


"Hmppp!" Santos tidak bisa berbicara sama sekali karena ulah Nando.


Setelah itu, Nando melepaskan tangan yang sedari tadi membungkam mulut Santos.


Sang pelayan setia akhirnya bisa bernafas lega.


"Huft! jahat sekali Tuan!" tukas Santos.


"Tidak, aku hanya menyelamatkan diriku dari ucapanmu yang suka benar."


Gelak tawa antara majikan dan pelayan setia terlihat sangat nyata.


Santos tidak pernah mengira bahwa majikannya yang terlihat sangat nakal itu akan segera menikah dengan gadis idamannya.

__ADS_1


"Tuan, kau akan melepaskan predikat casanovamu Tuan, harus ada pesta!" celetuk Santos.


"Haha ... pasti, tapi pak tua seperti mu ingin pesta apa?" cetus Nando.


"Pesta dansa saja, aku akan mengajak istri dan anak-anakku datang, istriku sangat mengidolakan Tuan yang katanya tampan, tapi berengsek! wkwkwkwkkw!" Santos tertawa sangat puas.


"Teruskan saja Santos," ledek sang casanova.


Santos menutup mulutnya, agar Nando tidak terlalu tersiksa karena ucapannya yang memang benar.


Saat sang casanova dan Santos masih terlibat obrolan ringan, Nyonya Jes datang.


"Hm!" Suara deheman Nyonya Jes mengejutkan anak dan sang pelayan setia.


"Oh, Nyonya."


"Ibu, ada apa? ayah sudah bisa diajak bicara?"


Nando dan Santos berkata sok manis, mereka berdua sok manis agar tidak mendapatkan hukuman.


"Hem, ada yang sedang sok manis ini, hukuman tetap berlanjut! Santos, awasi anakku, selama dia belum menikah dengan Julia, stop cipika-cipiki, stop peluk-peluk! oke? laporkan padaku jika Steve melakukan pelanggaran."


Kata-kata Nyonya Jes seperti petir yang menyambar, rasanya sangat tidak nyaman dan membuat pegal linu.


"Ibu, ayolah! jangan terlalu jahat."


Sang casanova memohon, tapi Nyonya Jeslin tidak bergeming.


"Santos, kau juga mendapatkan hukuman, setiap detik kau harus awasi Steve, dia itu suka berbohong! jadi kau tiap detiknya harus lapor padaku!"


Mendengar ucapan sang Nyonya besar, Santos pasrah.

__ADS_1


'Baru saja aku merasa bangga, Tuan Muda sudah menjadi pria dewasa. Kini aku harus lebih ketat mengawasi bayi besar ini, sabar Santos.'


*******


__ADS_2