Partner Ranjangku Pria Casanova

Partner Ranjangku Pria Casanova
Promo Novel Baru 2


__ADS_3

Judul : Blind Date Couple


Genre : Romansa


Cuplikan Bab :


"Apa kau tidak ingin menikah lagi Sam?' tanya Tedy pada sang sahabat yang sudah dua tahun ini menduda.


Tedy merasa khawatir dengan sang sahabat yang terlihat baik-baik saja tanpa pasangan.


"Apa kau lupa? Amara telah berkhianat dan mengirimkan video perselingkuhannya, itu sudah cukup bagiku untuk mengakhiri pernikahan dan tidak akan memulai hubungan baru. Malas rasanya jika kembali ke dalam situasi yang sama."


Sam melakukan hal ini bukan tanpa asalan karena sang mantan istri yang tidak tahu diri itu, telah memberikan luka yang sangat menganga di dalam hatinya dan menambah lagi dengan mengirimkan undangan pernikahan langsung tepat setelah satu minggu perceraian keduanya.


Memang tidak waras mantan istrinya itu.


"Aku paham apa yang kau rasakan, tetapi setidaknya berikan waktu untukmu memikirkan lagi. Kita butuh seorang wanita di dalam kehidupan yang sangat mengenaskan ini. Kau lihatlah aku yang tidak kapok menikah sampai puluhan kali dan baru mendapatkan istri yang sangat mencintaiku, bahkan membiarkan aku menikah lagi jika aku ingin. Suatu hal yang sangat langka di dunia, meskipun setelah itu istriku akan memasang bom molotov tepat di jidatku ... Hahaha ...." Sang sahabat bukannya memberikan nasihat, tetapi justru mengatakan hal yang kocak, hal ini membuat Sam tersenyum.


"Aku tidak tahu kau memiliki bakat lawak, tapi aku sedang mode sok keren, senyum saja ya?" ungkap Sam dengan entengnya.


Sam terlihat mengambil kopi yang ada di atas meja dan meminumnya dengan perlahan.


Tiba-tiba saja Tedy memberikan ide cemerlang untuk sang sahabat.


"Sam, apa kau mau kencan buta dengan salah satu temanku? Dia baik dan juga memiliki masalah hidup yang mirip denganmu," cetus Tedy.


"Maksudmu memiliki masalah hidup yang sama denganku?"


"Dia menjadi janda karena di khianati oleh suaminya, mungkin saja kalian cocok," ucap sang sahabat.


"Malas Ted, aku sedang ingin sendiri."


"Coba saja, siapa cocok."


"Tidak, terima kasih."


Sang sahabat menelpon seseorang yang dia sebut sebagai madam Violina.


"Madam, aku Tedy. Dimana keponakanmu? apa masih di kota ini?" tanya sang sahabat.

__ADS_1


"Dia akan pergi ke luar negeri karena ingin menghapus kenangan buruk, kau tahu kan, dia sedang dalam masa pemulihan pasca kecelakaan dan di tinggalkan oleh suami liciknya itu."


Sam tak sengaja mendengar cerita mengenai orang yang ada di panggilan telepon, dia memasang telinga karena ingin sekali mengetahui kelanjutan cerita itu.


Tedy memergoki sang sahabat yang kepo.


"Oh temanku mau bertemu dengan Chaca, suruh dia datang ke Cafe xxx, kami sedang ada di sini."


Tedy kadang lebih nekat dari tetangga Sam yang terus saja menyatakan cinta dengan para gadis meski wajah pas-pasan dan kere. Penolakan selalu di dapatkan, tetapi tetangga Sam pantang menyerah.


Sama saja dengan Tedy, dia yang ingin sang sahabat mendapatkan jodoh, mengusahakan segalanya.


"Hus! Apa yang kau katakan Ted?"


"Diam kau, Haha ... terima beres saja," ungkap Tedy sambil menutupi ponselnya.


Dia meminta sang sahabat diam karena dirinya sedang negosiasi dengan sang madam.


"Madam, minta dia datang ya? Aku tunggu sekarang."


"Oke, mungkin butuh beberapa menit saja, aku akan memaksanya datang."


"Oke madam!"


"Ted, kau memang tidak waras, bagaimana bisa kau melakukan ini padaku, dasar!"


"Diam Sam. Aku tahu yang terbaik untukmu. Kau tunggu di sini, kita akan bertemu dengan Chaca, gadis manis yang terlihat sangat lumayan untuk di jadikan istri."


"Terlalu cepat Ted!"


"Lebih cepat lebih baik."


Beberapa menit kemudian ...


Seorang gadis terlihat turun dari mobil bersama sang tante yang heboh dandannya, dia adalah madam Violina dan Chaca Anggia, seorang wanita yang akan menjadi pasangan kencan buta sang duda tampan anti menikah itu.


"Tante, pulang saja ya? Chacha mau kerja lagi." Sang gadis terlihat ogah-ogahan bertemu dengan Sam.


"Hm, dia tampan lho, Tedy ada mirip Justin Bieber, pasti temannya seperti Shawn Mendez, kau percaya padaku!"

__ADS_1


"Mau seperti JB atau SM, aku tidak peduli, bagiku semua pria sama saja. Harvin juga sama, dia sangat setia di awal, tampan tidak ketulungan, Justin Bieber lewat. Nyatanya dia selingkuh kan? Dia bahkan menikah setelah satu bulan kami bercerai, di saat aku masih terluka karena sikapnya."


"Sudah ya curcolnya, tante ingin kau bahagia. Ikut tante, tante tahu mana yang baik untukmu. Orang tuamu saja tidak paham, mereka lebih memilih bercerai dan meninggalkan bayinya kepadaku, sangat tidak berperasaan."


"Tapi tante ...?"


"Jika masih sayang padaku dan menganggap aku sebagai pengganti kedua orang tuamu, ikuti apa pun yang aku inginkan."


Chaca terpaksa patuh, dia berjalan dengan langkah lunglai.


Sesampainya di dalam Cafe ....


"Dimana pria itu," ucap sang madam.


Sang tante melihat ke segala arah dan mendapati seorang pria yang melambaikan tangan dan berteriak.


"Aku di sini!"


Sang tante menarik dengan lembut lengan sang keponakan dan berjalan menuju meja Tedy dan Sam.


..


Meja Tedy dan Sam ....


"Tedy!"


"Tante Violina." Dua orang itu terlihat berpelukan dan sangat akrab.


"Duduk Cha, kalian mengobrol dulu ya? kami bisnis dulu."


Tedy dan madam Violina meninggalkan dua orang yang tidak saling kenal duduk berhadapan.


Canggung sekali rasanya dan Sam, berinisiatif mengajak berkenalan.


"Halo, nama Samuel, panggil saja Sam," ucap sang pria sambil mengulurkan tangan.


"Hay, namaku Chaca Anggia, panggil saja Chaca." Chaca menerima uluran tangan itu dan mereka berjabat tangan diiringi dengan senyuman.


*****

__ADS_1


Ramaikan!!!



__ADS_2