Partner Ranjangku Pria Casanova

Partner Ranjangku Pria Casanova
New Episode ll Fobia Gadis


__ADS_3

"Steve?" panggil Juli lirih.


Ada sesuatu yang ingin ia ceritakan kepada Steve, awalnya dia ragu, namun dengan mengumpulkan keberanian, dia perlahan berbicara dengan Steve.


"Ya baby, ada apa?" jawab Steve mesra. Dia menatap wajah cantik Juli yang duduk di sampingnya.


"Kau, bisa mencari kakakku?" pinta Juli.


Sang wanita to the point, akhirnya dia mampu mengatakannya sambil melakukan tindakan terhadap anu sang casanova.


"Kakak? kau memiliki kakak?" tandas Steve.


Sang casanova heran dengan sang wanita. Dia berpikir tentang kakak yang Juli maksud.


"Iya, namanya Gery, dia kabur saat ayah marah padanya," pungkas Juli memberikan keterangan mengenai sang kakak.


"Sebentar, Ehm ... saat kita berada di rumah sakit itu? kau pernah bilang padaku bahwa kakakmu tidak sengaja membuatmu jatuh? kakak yang itu bukan?" balas Steve.


Dia teringat cerita Nona J di masa lalu mengenai sang kakak.


"Iya, dia. Aku kasihan padanya karena memiliki sebuah fobia yang aneh, dia takut saat dekat dengan seorang gadis," jelas Julia.


Mendengar alasan absurd, sang pria tak henti tertawa. Dia merasa aneh dengan pria modelan kakak Juli. Para pria biasanya mengejar para gadis, para jomblo ngenes yang meronta ingin memilki kekasih, tapi ini ajaib, masih ada pria suci macam Gery.


"Haha ... fobia macam apa itu? bodohnya pria itu tidak mau didekati gadis."


Steve merasa aneh dengan penyakit Gery, di saat dia dikerubuti oleh para gadis yang bohai nan seksi, masih ada pria yang takut saat berada di sisi para gadis.


Bahkan para gadis rela Steve gunakan satu malam dan ditinggalkan dengan segepok uang di atas ranjang.

__ADS_1


Saat gairah itu usai, Steve langsung pergi. Itu kebiasaannya sebelum memilih lima gadis simpanan.


Sifat Gery, sangat bertolak belakang dengannya.


"Haisssh, jangan samakan semua pria denganmu. Kakakku sangat berbeda," ungkap Juli, dia merasa sang kakak tidak seburuk Steve yang pemain wanita itu.


"Wkkwwk sewot ya? oke, nanti aku akan membantu mencarinya, membantu menyembuhkan fobia nya juga bisa. Aku memiliki banyak koneksi gadis cantik," bisik sang casanova.


"Steve!" pekik Julia.


Dia tidak setuju dengan ide gila Nando.


"Haha ... astaga! aku kan hanya bercanda. Mana ada aku membuat kakakmu rusak, hanya mengajarinya agar tak kuno," imbuh Steve makin menjadi.


"Kau ini ya? nakal? jangan katakan apapun padanya jika bertemu. Dia pasti akan marah, apalagi saat ini dia membenciku." Raut wajah Juli menjadi sendu, dia ingin meluruskan salah pahamnya dengan sang kakak.


"Jika benci, mengapa kau mencarinya?" sahur Steve heran.


Sang wanita memikirkan perasaan sang kakak yang pasti kecewa dengan tingkah Xia.


"Hm ... dia baik juga. Akan tetapi, apa dia tidak ada perubahan setelah dewasa, biasanya para pria kalau sudah dewasa, wajah masa kecilnya akan berbeda dengan wajah yang sekarang. Bagaimana kita bisa menemukannya?" ungkap Steve.


Dia mengatakan hal yang masuk akal. Juli telah siap dengan perban di senjata Steve, sang wanita menatap wajah Steve.


"Sudah siap ya Steve. Lain kali hati-hati, menyimpan ponsel di tempat yang terjangkau saja, kalau di saku celana, pasti anu mu kena mental lagi," ucap wanita itu memicu tawa Steve.


"Hahaha ... oke lah, bagaimana?"


"Bagaimana apanya? tentang cara menemukan kakakku, maksudmu?"

__ADS_1


"Iya."


"Dia memiliki tanda lahir di lengan kanannya, sebuah tanda lahir yang sangat jelas," tukas sang wanita memberikan informasi.


"Oke, nanti kita cari bersama-sama."


Sang casanova perlahan bangkit dari posisi berbaring dan duduk bersandar di sandaran ranjangnya. Dia teringat akan balas dendam Julia, musuh sang kekasih akan segera melangsungkan pernikahan, Steve memiliki rencana.


"Baby, adikmu akan menikah dengan mantan suamimu, aku akan menggagalkan pernikahan itu, apa kau mengizinkanku bertemu dengan Xia?" tanya sang casanova meminta izin.


"Apa kau akan tidur dengannya?" pungkas sang wanita yang mengetahui jurus Steve.


"Tidak, caraku bukan itu. Hanya memancing saja, aku harus mencari informasi penting mengenai Jack," pinta sang casanova.


"Kau akan menggunakan tubuhmu untuk mengorek informasi mengenai Jack?! aku tidak mengizinkannya, apa lagi kau sedang tidak sehat. Bagaimana bisa melakukannya?" Juli ragu, dia tidak ingin terjadi sesuatu kepada Steve.


"Anu ku sudah cukup baik untuk menggoda Xia."


"Hahaha, astaga! kau ini memang ya? anu mu kesenggol saja sudah lecet, kau akan menjadi bahan olokan Xia jika melakukannya dengan gegabah."


Sang wanita tidak setuju dengan cara yang akan Steve tempuh, Juli membeberkan rencana jitunya.


"Kau harus meminta bantuan Santos, kita bekerjasama dengannya untuk melakukan semua ini, Santos memiliki koneksi beberapa wedding organizer, semua akan beres."


"Kau tahu darimana dia punya koneksi W.O?"


"Santos yang mengatakannya."


'Selama ini, Santos hanya bekerja denganku, bagaimana bisa memiliki koneksi dengan W.O?' gumam sang casanova.

__ADS_1


Dia harus mengintrogasi Santos mengenai hal ini.


*******


__ADS_2