Partner Ranjangku Pria Casanova

Partner Ranjangku Pria Casanova
Seine River : Paris, Perancis ll


__ADS_3

Cantik begitu bahagia dengan kejutan yang Nando berikan untuknya. Ini bukan gaya sang casanova. Nando biasanya malas jika diminta pergi ke luar negeri, meskipun dia akan menuruti semua ucapan para gadisnya saat mendapatkan jatah kenikmatan surgawi.


"Baby, sekali lagi terimakasih. Kau telah memberikan kesan yang luar biasa." Cantik bersandar di lengan kokoh Nando dan membelai tangan itu mesra.


"Tidak masalah baby, aku sudah janji kepadamu akan membawamu berlibur ke Paris, pastinya aku akan menepatinya," jawab sang casanova sembari mengecup bibir Cantik.


Saat Nando dan Cantik bercumbu rayu, pak sopir terlihat kebingungan, pasalnya dia ingin mengajukan pertanyaan tetapi sungkan.


Sang sopir mendengar des a a han manja dari Cantik, dia mengurungkan niatnya untuk bertanya. Sang sopir tidak ingin ditendang keluar oleh Nando karena mengganggu kesenangannya. Tetapi dibalik itu semua, Nando ternyata memahami kesulitan sang sopir.


Nando melepaskan pertautan bibir itu dan berbicara dengannya.


"Pak, kami ingin makan malam di atas kapal pesiar, itu 'kan agenda selanjutnya? aku sudah bilang, ikuti apapun kata Santos, kau tidak perlu banyak bertanya." Seperti seorang peramal, Nando mampu mengetahui isi hati pak sopir.


"Baik Tuan, maaf jika saya mengganggu." Sang sopir tahu diri dan tahu posisinya, menjadi sopir seorang pria mesum macam Nando harus ekstra sabar dan ekstra menahan diri. Ini belum apa-apa, biasanya para partner ranjangnya akan meminta Nando menghujamkan miliknya yang tegak dan berotot itu ke dalam liang yang basah dan sempit milik mereka di jok belakang mobil.


Semua sopir pribadi Nando menyerah, hanya si pria yang bertahan, sampai di Paris pun dia mau mengantar sang Tuan Muda kemanapun ia pergi.


"No problem, jangan terlalu sungkan, kau sudah ikut denganku lebih dari 3 tahun lamanya, tidak ada yang perlu di maafkan. Kau bekerjalah dengan rajin, aku akan memberikan gaji yang lebih tahun ini," ucap Nando, membuat bibir sang sopir tersenyum bahagia.


"Oke Tuan Muda, Ehm ... kita akan makan malam di  kapal pesiar yang mengapung di atas sungai Seine," jelas sang sopir penuh kebahagiaan.


"Oke," sahut Nando.


"Wah ... kapal pesiar? dinner? baby, muah ... muah! ini impianku baby, kau sangat pandai membuatku terkesan. Thank you so much." Perasaan Cantik begitu membuncah, dia tidak mengira Nando sangat serius ingin membuatnya bahagia.


Semua hal luar biasa yang Nando berikan kepada gadis cantik dan seksi itu sangat berkesan di hati Cantik.


Perubahan sikap Nando akhir-akhir ini tidak terlalu ia hiraukan lagi, karena pada intinya, dia dan Nando bisa berlibur di Paris dengan suasana romantis bersama.

__ADS_1


....


Sang sopir memakirkan mobilnya di area parkir di sekitar tempat indah itu, setelahnya mengantar dua orang yang kasmaran menuju dermaga, menanti kapal pesiar yang masih berada di tengah-tengah sungai Seine yang tenang dan mempesona.



(Seine River, Paris, Perancis. Image : google.com)


"Baby ini seperti di dunia khayalanku, kau sudah mewujudkan salah satu mimpiku," ucap Cantik sembari memeluk tubuh kekar Nando.


"Aku akan menemani kalian berdua, tunggu kapalnya berjalan menuju dermaga, agar Tuan dan Nona bisa naik," jelas sang sopir.


Beberapa menit kemudian, kapal itu telah berada di dermaga.


Nando membantu Cantik perlahan menuju kapal pesiar yang indah dan ekslusif dipesan untuk keduanya sebagai momen merajut cinta yang abadi, itu tema yang Santos buat.


Nando belum mengetahui tentang hal ini, sementara waktu, dia akan mengikuti apapun yang Santos rencanakan untuknya.



(Suasana di dalam kapal pesiar. Image : google.com)


"Baby, so cute. Menara Eiffel terlihat dari sini. Romantis sekali."


Sang sopir mempersilakan keduanya untuk duduk di tempat yang strategis, agar lebih intim dalam melihat pemandangan kota Paris melalui kapal pesiar yang di booking hanya untuk dua orang saja.


"Baby? mengapa di sini sepi sekali?" imbuh Cantik heran.


"Karena aku sudah menyewa kapal pesiar ini hanya untuk kita berdua, apa kau senang?" Nando pendusta ulung yang sangat profesional. Si bunglon mesum yang pandai berubah warna sesuai tempatnya berpijak.

__ADS_1


Sungguh pandai seorang casanova macam Nando dalam mengelabui para partner ranjangnya. Dia pantas menyandang gelar bunglon mesum bin pendosa kelas kakap.


Sudah banyak gelar untuknya dan semua itu sesuai dengan tingkahnya yang selalu menebar pesona terhadap gadis simpanannya dengan harta, kekuasaan dan wajah tampannya.


Keduanya duduk manis sembari menunggu hidangan yang sudah sang sopir pesan.


Beberapa menit kemudian, seorang pelayan membawakan hidangan mewah untuk keduanya.



(Hidangan, image : google.com)



(Hidangan 2, image : google.com)


"Bon appétit (nikmatilah makananmu)," ucap Nando yang juga bisa berbahasa Perancis.


"Kau pandai berbahasa Perancis baby?" Cantik makin terpukau dengan kepandaian sang casanova, selain mampu menyenangkannya di ranjang, Nando juga mampu berbahasa Perancis.


"Sedikit baby," jawab Nando merendah.


Paket lengkap untuk sang casanova.


Sang pelayan yang seorang pria terkesan dengan sikap manis Nando, dia berbicara dengan sang sopir dalam bahasa Inggris yang artinya, " Tuan anda sangat romantis terhadap gadis di depannya, dia sangat baik memesan satu kapal ini untuk membuat suasana menjadi lebih romantis. Saya salut, dia pasti sangat bahagia," ucap si pelayan tadi.


"Iya Tuan, dia memang pria yang baik dan romantis." Sang pelayan setia hanya bisa mengatakan itu, dia tidak akan membiarkan mulutnya mengatakan hal yang lebih dari apa yang ia ketahui.


Malam ini menjadi hal terindah bagi Cantik, Nando sangat memanjakannya. Membuat gadis manis itu terlena, bahwa sang casanova memiliki misi lain. Dia ingin menutupi hubungannya dengan Juli yang akan ia jalin setelah ini.

__ADS_1


….


__ADS_2