Partner Ranjangku Pria Casanova

Partner Ranjangku Pria Casanova
Ingin mengakhiri Prank


__ADS_3

Santos menahan tawanya saat mengingat sang Tuan Muda lemas. Apalagi ekspresi wajahnya sangat tidak terkondisikan.


"Nona, kau tidak ingin mengakhiri semua ini?" tanya Santos saat berada di dalam mobil bersama Julia.


"Ingin, tapi harus bilang sama Nyonya Jes, aku cemas jika rencana kami berdua akan hancur hanya karena kecerobohan ku, aku juga belum memahami apa yang akan Nyonya lakukan, tapi pada intinya semuanya akan baik, itu kata Nyonya," ungkap Julia.


Apa yang disampaikan oleh Julia, membuat Santos berpikir bahwa Nyonya Jes memiliki banyak rencana.


'Aku harus bicara dengan Nyonya, aku harusnya terlibat, bukan menjadi orang yang tidak tahu apa-apa,' batin Santos yang selama ini memang selalu mendapatkan tugas penting dari Nyonya Jes.


Julia terlihat murung, Santos kemudian menegurnya.


"Ada apa Nona?"


"Jack dan Xia, aku belum puas membalas keduanya. Pencahar hanya peringatan."


"Nona bersabarlah, setelah ini pasti akan ada hal yang lebih luar biasa lagi. Percaya kepada Nyonya dan Tuan Muda, meski keduanya sering salah paham, tetapi akan membuat semuanya lebih lancar," jelas Santos.


"Oke, semoga saja ya."


Lagi-lagi masih murung, Santos kembali bertanya.


"Nona?"


"Hm? ada apa?"

__ADS_1


"Masih memikirkan sesuatu?"


"Tidak, hanya saja aku ingin ke makam ibu dan ayah bersama Steve, tapi kali ini dia sedang menyebalkan jadi aku malas."


"Akhiri prank, Tuan Muda akan menyampaikan hal yang ingin Nona dengar, sebuah kejujuran."


"Apa dia akan benar-benar jujur?"


"Tentu, dengarkan saja dia. Tuan Muda sudah banyak berubah. Kau tidak perlu khawatir lagi."


Sang pelayan setia menepati janjinya terhadap Nando.


Raut wajah si wanita cantik mulai terlihat rona senyum yang menggoda.


"Oke, aku akan mengakhiri prank, aku tagih kejujuran itu," ungkap sang gadis.


Bumbu Santos mampu membuat segalanya menjadi lebih baik dari sebelumnya.


Mendapatkan hukuman menjaga sang casanova seperti waktu kecil dulu, sangatlah menyebalkan, namun di tengah segala hal yang tidak ia sukai, ada hikmahnya.


Beberapa menit kemudian ...


Santos dan Julia terlihat masih berbincang hangat, tiba-tiba terdengar suara pintu kaca yang diketuk.


"Santos! keluar!" ucap sang pria casanova.

__ADS_1


Santos terkejut, kemudian dia membuka pintu mobilnya.


"Bagaimana?" bisik Nando.


"Oke Tuan, masuklah. Jangan lakukan hal yang aneh-aneh, aku ada di sini mengawasi," jelas Santos.


"Iya, aku paham. Jaga terus, aku mau menikah jadi harus benar-benar sesuai dengan apa yang disampaikan oleh ibuku," ungkap sang casanova sok bijak hari ini.


"Wuih! majikan ku bisa mengatakan hal yang keren juga ya, Hm ... oke, silahkan bicara ya dengan calon istrimu Tuan," bisik Santos.


"Haha oke, jaga terus."


"Siap! aku pantau!"


Sang pria kemudian masuk ke dalam mobil dan langsung mendekat ke arah Julia.


"Baby, maaf ya. Aku hanya bisa lima senti dekat denganmu, ibuku memberikan peraturan aneh namun harus aku lakukan."


Nando langsung curhat.


Rasanya sangat sulit, tapi demi berbakti kepada ibu yang memang sudah menderita karena casanova, dia harus melakukan pengorbanan.


"Juli, aku ingin mengatakan bahwa aku pernah melakukan hal memalukan dengan mantan simpananku, kau mau aku memperjelas? atau kau mau menanyakan apa? nanti aku jawab," ujar Nando sambil menatap wajah Julia.


Dia takut jika Julia akan berpaling.

__ADS_1


"Kau sudah gentle mengakui kesalahan dan jujur sudah cukup bagiku, aku mencintaimu Steve."


Alangkah bahagianya Nando saat sang kekasih tidak marah padanya.


__ADS_2