Partner Ranjangku Pria Casanova

Partner Ranjangku Pria Casanova
Rudal dikejar, bertemu kuburan kemudian


__ADS_3

Di dalam mobil Nando...


Pria casanova penuh pesona sedari tadi hanya senyum-senyum sendiri saat melihat ponselnya, entah apa yang dia lihat.


Santos yang bertugas menjemput Tuan Muda Nando penasaran dengan apa yang majikannya lihat, dia melihat ekspresi bahagia tak terkira dari spion tengah mobil.


Awalnya dia malas bertanya karena pengalaman sebelumnya, dia pasti akan kena mental lagi. Masak iya, si Nando melihat video xxx dirinya sendiri dan dia tertawa sebab dia terjungkal akibat ponsel yang di pakai untuk merekam adegan itu hampir saja jatuh ke bath up, alhasil dia menahan malu. Tapi, jika Santos berani bertanya, dia akan mendapatkan hukuman melihat adegan itu tanpa boleh menegang sama sekali.


Sangatlah menyiksa.


Respon lumrah seorang pria yang tak boleh terjadi, Nando memang gila.


Saat Santos terhanyut dalam pengalaman pribadinya, sang casanova tiba-tiba bertanya.


"Tumben, kau diam saja melihatku senyum-senyum sendiri," ledek Nando. Pria itu sedari tadi juga memperhatikan Santos di spion tengah mobil.


"Karena Tuan akan memberikan hukuman yang aneh-aneh, aku malas," jawab Santos berterus terang.


"Haha ... kau masih ingat saja kejadian itu. Hey Santos? jangan kira aku hanya mau melihat video gadis mulus dengan polosnya pamer dada dan paha, tapi ini lain. Aku sedang melihat foto Julia." Suatu hal yang aneh, Nando mau bercerita panjang lebar tanpa Santos minta.


Kali ini, dia mau bertanya karena suasananya sudah kondusif.


"Foto Nona Juli tak mengenakan sehelai benang pun?" tanya Santos to the point.


"Bukan, aku belum sempat memotret atau membuat video horor aku dan dia," ucap si Nando, pria dengan otak mesum yang tak terbatas.


"Ampun dah!" Santos tepuk jidat mengetahui sang Tuan Muda semakin menggila saja setiap harinya.

__ADS_1


"Tapi ada hal yang lebih membahagiakan dari foto Juli yang aku dapatkan dari mesin pencari di internet, selain wanita karier, dia juga pernah mendapatkan gelar woman of the year tahun kemarin sebagai wanita muda yang mampu membuat perusahaannya maju pesat hanya dalam beberapa bulan saja. Tidak aku sangka dia begitu cerdas dan hebat." Nando mulai memuji Juli bukan lantaran Julia adalah nona kecil J, tetapi dia memang wanita yang luar biasa menurutnya.


"Cie ... Tuan Muda sudah fall in love nih, selamat! awal yang bagus untuk jalan menuju tobat!" celetuk Santos sembari menahan tawanya.


"Kwkwwk sialan kau, untung aku sedang baik. Jadi tidak ada hukuman untukmu hari ini. Oh ya, Santos, aku sudah menemukan gadis kecil J. Kau tahu dia siapa?" Nando sangat antusias membahas tentang cinta masa kecilnya.


"Siapa memang Tuan?" tanya Santos. Dia terlihat penasaran.


"J adalah ... jeng ... jeng ... jeng, Julia Deliano Sivian Margaretha alias Julia, orang yang ada di rumah sakit itu, dia cinta pertamaku!"


Bibir tipis Nando memancarkan senyum tiada henti, seakan senyum itu tak akan pernah luntur untuk waktu yang lama.


Dia sangat bahagia.


"Serius Tuan?" Santos masih rancu, dia belum sepenuhnya percaya.


"Iya, awalnya aku juga tidak mempercayainya, tetapi saat aku di dalam pesawat, ada seorang gadis yang tergoda olehku, dia adalah adik sialan dari Julia. Dia yang merebut suami J dan menghancurkan hidup gadis yang aku cintai itu," ucap Nando memperjelas segalanya.


"Iya Tuan, aku menuruti apapun yang kau katakan daripada aku kena masalah." Santos sudah mengetahui akhir dari pembicaraan ini, jadi dia pasrah saja.


Saat dia dan Tuan Mudanya sedang berbincang, tiba-tiba mata elangnya melihat ada mobil yang mengikutinya, itu terlihat dari kaca spion mobil sebelah kanan, dia segera melapor kepada si Nando.


"Tuan Muda, sepertinya ada mobil yang mengikuti kita," ucap Santos memberikan informasi.


"Cih, pasti itu Xia, adik dari Julia. Dia sudah terperangkap oleh rudal sensasionalku, kita bawa dia ke arah kuburan, biar tahu rasa!" Nando memang sudah menduga, Xia sama saja dengan gadis lain yang hanya ingin kepuasan darinya.


Sampai kapanpun, dia tidak akan memberikan sengatan rudalnya kepada gadis tidak tahu diri itu. Rudalnya hanya untuk para gadis pilihannya.

__ADS_1


"Baik Tuan!" Santos mengiyakan perintah Tuan Muda.


Dia membanting stir ke arah kanan, kemudian melewati jalan persawahan, setelah itu sampailah dia di kuburan yang terkenal angker.


"Selanjutnya, apa Tuan?" ucap Santos.


"Kita sembunyi dulu, nanti setelah dia kabur karena ada kuburan, baru kita putar balik," jawab Nando menahan tawanya.


"Haha ... ini sangat seru Tuan, baiklah!"


Santos mengikuti apa yang diperintahkan oleh Tuan Muda mesumnya.


Beberapa menit kemudian, Santos yang bersembunyi di dalam mobil sang majikan, terus memantau pergerakan Xia.


Tidak sampai satu menit, mobil itu langsung kabur karena mendapati kuburan di depannya.


"Mereka sudah kabur Tuan," ucap Santos dengan senyum bahagia.


"Kwkwkwk, rasakan! rudal di kejar, bertemu kuburan kemudian."


Nando benar-benar tertawa sampai sakit perut dan menetaskan airmatanya saking lucunya si Xia.


Santos yang juga ikut tertawa tapi tak sampai menangis, penasaran dengan rencana aneh bin ajaib si Nando, padahal Xia adalah gadis yang sangat cantik dan seksi tetapi Nando tak berselera.


"Tuan, mengapa kau tidak berselera dengannya? apa kau berhenti mengagumi gadis cantik nan molek?" tanya Santos, dia tidak habis pikir dengan apa yang ada di pikiran Nando, sangat misterius dan tidak bisa ditebak.


"Selain dia adalah adik dari Juli, aku memang hanya ingin bermain-main dengannya, hingga pada saatnya, aku akan membuatnya mengatakan segalanya tentang kelemahan Jack, mantan suami J. Pertarungan baru saja dimulai, tapi satu tikus sudah masuk perangkap! ini menyenangkan, Santos!"

__ADS_1


Nando sangat puas dengan rencana hebatnya, dia akan membantu Juli membalaskan dendam kepada adik dan mantan suaminya yang bejat itu.


….


__ADS_2