
Pria genit masih menempel di kaki Julia, pria itu terlihat sangat mengagumi Julia. Sampai-sampai harus membuat keributan dengan kegilaannya.
"Nona, tolong ikut bersamaku, kita menghabiskan malam bersama," pinta sang pria dengan harapan yang penuh.
"Maaf Tuan, aku bukan wanita seperti itu,ada calon suami yang aku hormati."
Julia sudah kehilangan akal saat menghadapi pria genit macam Theo. Hingga Carlos datang dengan membawa satu ember air, dengan cepat dia mengguyur genit.
Byurrr!!!
Air itu terasa sangat segar untuk tubuh Theo, tapi tidak untuk perasaannya. Theo menangis jadinya karena terpisah dari Julia.
Santos dan Carlos menyelamatkan Julia dari pria gila macam Theo.
Di dalam ruangan rapat terdengar suara tangis yang sangat menggema dari sang pria genit.
"Huaaa ... mengapa kau meninggalkanku Manda?" teriak Tuan Theo dengan suara yang sangat keras, dia sama sekali tidak memiliki rasa malu.
Nyonya Jeslin yang sedang berada di tempat itu langsung melakukan panggilan telepon kepada salah satu satpam di perusahaannya.
Beberapa kemudian satpam itu masuk kedalam ruang rapat.
Semua peserta rapat mencoba membantu pak satpam yang kewalahan saat ingin mengevakuasi Tuan Theo.
"Masih banyak wanita yang lebih cantik dari Manda, kau tidak perlu khawatir," ujar Nyonya Jeslin.
"Tapi aku hanya ingin Manda, dia lebih dari segalanya!! apa kau tidak mengerti?" jawab Tuan Theo yang sangat mengagumi pesona Manda.
Dia bahkan telah dibutuhkan oleh kecantikan gadis yang selama ini dicampakkan oleh sang suami sampai ia mendapatkan kebahagiaannya sendiri.
Seorang wanita lemah yang akan menjadi tangguh setelah bertemu dengan orang yang tepat.
Meski dia harus dipertemukan oleh seorang casanova, pada akhirnya sifatnya yang baik dan penyayang mampu merubah segalanya.
__ADS_1
Casanova dan kakek moyang casanova juga mampu bertekuk lutut dihadapan sang wanita idaman.
Apalagi, Nyonya Jeslin, sang calon mertua yang selalu berdiri tepat di depannya untuk membela dan membantu Julia sang calon mantu mendapatkan kesulitan.
Pada akhirnya, si Theo harus dipukul dulu tengkuknya, agar tidak sadarkan diri kemudian bisa diangkut ke dalam mobilnya. Setelah itu, baru dibawa pulang oleh sang sopir.
Masalah Theo telah usai, kini giliran 3 orang kamvret yang sudah kena azab perut sampai keram karena kejahatan yang mereka lakukan kepada Julia.
"Huft! akhirnya," cetus Julia.
"Anda terlalu cantik, sampai Tuan Theo menggila," pungkas salah satu peserta rapat.
"Tidak Tuan, aku hanya wanita biasa. Oh iya, maaf atas segala kekacauan yang ada di rapat ini. Saya sebagai pemimpin rapat menyampaikan bahwa rapat hari ini telah selesai, terima kasih atas partisipasi kalian semua," tukas Julia sambil keluar dari ruang rapat itu bersama Nyonya Jeslin dan Santos.
Sedangkan peserta rapat mengekor dibelakangnya.
...
Di tempat parkir ...
"Iya Santos, aku ingin melihat kondisi ayah mertua," ujar Julia.
Namun, ada hal yang membuatnya aneh saat seorang pria berlari menuju padanya.
"Manda, huh! akhirnya! aku ingin bicara denganmu sebentar," pinta sang pria.
Pria itu menggenggam pergelangan tangan Julia, tapi Santos langsung menghadang pria itu.
"Tuan Carlos, maaf ya? Nona Manda akan pergi bersama saya untuk menemui Tuan Heleas, ada banyak hal yang harus disampaikan kepada bos. Jadi, anda jangan menghalangi kami," cetus Santos sambil melepaskan genggaman erat Carlos di pergelangan tangan Julia.
Carlos yang tidak bisa memaksa seorang wanita, membiarkan semuanya terjadi begitu saja.
Santos meminta Nona Julia untuk duduk di samping kursi kemudi, karena Nyonya Jeslin ingin istirahat di jok belakang, dia mengatakan sangat lelah hingga tidak mempedulikan apapun yang ada di sekitarnya.
__ADS_1
Carlos yang tidak ingin kehilangan jejak Manda, memilih untuk mengekor mobil sang wanita pujaan.
...
Santos sudah menyalakan mesin mobil, dia perlahan keluar dari area parkir perusahaan Tuan Heleas, tapi ada hal yang aneh terlihat dari kaca spion sebelah kanan mobilnya.
Dia melihat ada mobil lain mengikuti mobil sang tuan muda.
"Nona, sepertinya Carlos masih penasaran denganmu," ujar Santos.
"Dia itu mantannya si Xia sepertinya, astaga! mengapa adikku menjadi sangat liar karena harta dan tahta? aku tidak pernah memahami apa yang ada di otaknya, banyak orang baik yang ingin menikahinya. Akan tetapi selalu kena mental dengan sikapnya yang buruk, Jack juga terkena rayuannya yang juga memabukkan," pungkas Julia membeberkan fakta mengenai Xia dan Carlos.
"Bagaimana kau tahu Nona?" tanya Santos penasaran.
"Dia sempat baku hantam dengan Jack karena Jack telah merebut Xia darinya," jawab Julia.
Keduanya masih mengobrol mengenai Carlos sambil terus mengawasi pergerakan Carlos yang terus mengikuti mobil tuan muda.
"Nona, saya akan mengecoh Carlos," ujar Santos.
"Baik."
Santos menunjukkan kapasitasnya sebagai seorang pelayan setia, dia melakukan beberapa manuver di jalanan kemudian lenyap begitu saja melewati jalan pintas menuju rumah sakit terdekat.
Nyonya Jeslin terjatuh dari jok belakang,dia terlihat sangat kacau.
"Astaga Santos! apa yang kau lakukan! ilmu gila Steve, ternyata sudah mendarah daging juga padamu? astaga! semua pria memang sangat sulit diberitahu! maunya diberi anu-anu saja!"
Seketika gelak tawa itu terdengar, Santos dan Julia tidak bisa tertawa bebas karena ada Nyonya Jeslin yang sedang marah.
"Maaf Nyonya, aku tidak sengaja, ini karena ada Carlos yang membuntuti mobil kita," jelas Santos.
"Huh! tapi setidaknya kalian hati-hati, bagaimana bisa membiarkan ku jatuh! dasar!"
__ADS_1
Nyonya Jeslin masih saja marah, tapi dia tidak melanjutkan sisi mengomelnya karena rasa kantuk itu kembali melanda.
*****