Partner Ranjangku Pria Casanova

Partner Ranjangku Pria Casanova
New Episode ll Cinta yang unik


__ADS_3

Selamat pagi 🤭


Maaf teman-teman, episode baru kang Nando gak jadi tanggal 24-04-2022 karena riview bab lama banget, aku up dari jam 19.00 sampai pagi belum juga berhasil.


Jadi author putuskan untuk update di jam 07.30, semoga gak di tahan lagi, padahal bab nya aman gak ada yang panas-panas 😂😂😂


Maaf sekali lagi untuk teman-teman yang sudah menunggu.


.


.


Happy reading!


.....


Di saat kedua orang yang saling mencintai berada dalam satu kamar, Tuan Heleas sedang berbicara empat mata dengan sang istri.


"Aku tidak suka wanita itu, wanita bersuami yang gila harta," ucap Tuan Heleas dengan angkuhnya.


"Sayang, kekasih Steve tidak seperti itu, dia wanita berpendidikan tinggi," rayu Nyonya Jeslin.


Dia sudah klik dengan Julia, jadi apapun itu, Nyonya Jeslin pasti akan membelanya.


"Oke Jes, kau memang selalu memilih hal yang tepat, tapi kau salah pilih untuk yang satu ini."


Tuan Heleas benar-benar anti dengan Julia. Dia sudah memiliki satu calon menantu yang ia banggakan selama ini, calon itu tidak bisa di ganggu gugat lagi.


"Gadis itu tidak cocok dengan Steve, anak kita adalah bocah badung, tidak ada gadis yang mampu menaklukkannya selain Juli. Meskipun dia gadis dengan penampilan aneh, Juli mampu menghandle benih casanovamu," tandas sang istri sambil melirik ke arah Nyonya Jeslin yang terlihat ngambek.


Tuan Heleas tidak bisa lagi lari dari pesona Nyonya Jeslin, dia langsung memeluk tubuh wanita paruh baya yang masih cantik itu.


"Sayang, kau marah?" tanya sang kakek moyang casanova. Dia menciumi leher sang istri, kakek moyang casanova juga meninggalkan bekas merah di sana, tapi Nyonya Heleas tidak bergeming.

__ADS_1


Si Nyonya tidak terpengaruh oleh rayuan maut Tuan Heleas, dia terlalu lelah untuk percaya, hanya saja dia harus waspada.


"Kau sangat berbeda dengan wanitaku yang lain, kau terlalu menggemaskan Jes," bisik Tuan Heleas.


"Cukup suamiku, kita sudah tua, tidak pantas melakukan ini lagi," jelas Nyonya Jeslin.


"Steve membutuhkan adik kecil, dia tidak bisa selamanya sendiri di rumah ini," bisik Tuan Heleas lagi.


"Dia sudah bisa membuat adik sendiri, diamlah! jangan terlalu banyak membual, hari ini kau ada pertemuan dengan Tuan Yohanes, dia akan taken kontrak kerjasama senilai 200 triliun, kau itu mata duitan dan mata keranjang, harusnya remember untuk hal semacam ini," pungkas Nyonya Jeslin mengingatkan.


"Ya ... ya ... kau memang istimewa Jeslin, aku berjanji tidak akan mata keranjang lagi, bisa kau cek lah, di bawah sana bersih sekali, tanpa ada bau lipstik," ujar Tuan Heleas terang-terangan.


"Dasar gila! tutup mulutmu Heleas, kau pergilah berkerja! aku sudah menyiapkan segalanya untukmu."


Nyonya Heleas bangkit dari sofa ruang tamu sambil mengandeng tangan Tuan Heleas.


"Hey? tumben gandeng tangan?" tanya Tuan Heleas.


Biasanya Nyonya Jeslin malas menyentuh anggota tubuh suaminya.


"Jika tidak digandeng, kau akan terus menatap foto model seksi di majalah itu, memangnya aku tidak tahu? dasar kakek reptil!" pungkas Nyonya Jeslin.


Dia tidak habis pikir dengan suaminya ini, mata dan dompet sama-sama tebal kalau lihat yang bening-bening. Tuan Heleas akan mendadak sok kaya raya meski dia memang kaya raya saat bertemu para gadis yang lebih muda dan cantik.


Nyonya Jeslin sudah memahami suaminya yang juga sama sablengnya dengan sang putra. Akan tetapi, demi keutuhan rumah tangga, dia tetap bertahan dengan Tuan Heleas, karena Steve adalah kekuatannya untuk tetap semangat dalam menjalani kehidupan.


Saat pria itu kecil, Nyonya Jeslin sangat membanggakannya, sampai dia harus cakar-cakaran dengan tetangga karena sang tetangga mengatakan jika Steve modal tampang untuk menjadi juara kelas.


....


Tuan Heleas menatap wajah sang istri yang merah padam, seperti biasa, tiada hari tanpa menggoda sang istri.


"Haha ... aku bukan reptil," ujar pria paruh baya yang masih saja tampan dan berbadan tegak itu.

__ADS_1


"Lalu?" sahur sang istri.


Wanita tangguh yang juga tak kalah mempesonanya di mata Tuan Heleas.


Biarpun sang istri terkesan cuek dan tidak terlalu memperdulikan apa yang dirinya lakukan, tapi si kakek moyang casanova meyakini jika sang istri sangat mencintainya.


"Pria yang selalu mencintaimu," goda sang reptil.


Dia mendekat ke arah sang istri yang semakin menjauh, Nyonya Jeslin sudah paham jika suaminya mengetahui kelemahannya.


"Preettttt! cepatlah! mana ada mencintai tidak menurut!" pungkas Nyonya Jes ingin mengakhiri segalanya, dia malas untuk meladeni pria yang masih doyan daun muda itu


"Oke sayang, kau yang terbaik!"


Pada akhirnya, sang pria tua beranjak dari tempat duduknya, meskipun masih mode malas, dia sebenarnya masih ingin bermesraan dengan sang istri, sudah lama sekali dia tidak menyempatkan diri menggoda istrinya yang terkenal suka mengomel itu.


*******


.


.


.


.


Just info :


Hay teman-teman pecinta kang Nando, othor ucapkan beribu terimakasih atas kesabarannya menunggu episode baru cerita ini.


Up tiap hari, jam 07.30, sama 14.30.


Pantengin terus !

__ADS_1


Terimakasih love u all ❤️❄️😘


__ADS_2