
Warning!!!
Jika ada yang belum puas tentang cerita othor yang sat set, nanti di kasih flashback nya ya? othor mempertimbangkan saran teman-teman, jadi othor tidak egois yang pasti tetap dalam alur cerita othor.
Maaf juga othor hanya bisa up satu bab, karena real life sangat menguras tenaga.
Dukung othor terus ya teman-teman agar tetap semangat!!!
Cinta kalian semua ❤️❤️❤️❤️
...****************...
Sang casanova semangat membawa sang istri pergi dari ruangan itu. Saking tidak sabarnya, sang suami bahkan mengendong tubuh sang istri agar segera masuk ke dalam mobil yang ada di depan rumah sang dokter.
"Astaga! apa kau tidak punya malu? turunkan aku cepat!" pinta sang suami.
"Tidak akan, aku akan menggendongmu sampai ke rumah!" Sang suami bahkan bercanda di saat seperti ini.
__ADS_1
"Baby! mengapa kau mengatakan hal yang sembarangan, apa tidak ada hal yang membuatmu berhenti memikirkan hal yang harusnya kita lakukan di rumah?" tanya sang istri.
Julia memancing suami agar lebih semangat dalam menggendong istrinya, kini sang suami mengecup bibir istrinya, sang istri untuk mulutnya karena tidak enak dilihat orang lewat karena berada di dalam lingkungan perumahan yang pasti ada orang berlalu lalang.
"Kau ini!" tegur sang istri.
"Iya, maaf. Kau sudah mengerti apa seleraku? salah dokter memberikanku pengobatan, selama berbulan-bulan aku sakit tanpa merasakan kenikmatan surga, akhirnya aku bisa melakukannya dengan baik, meskipun hanya membaca atau nonton film yang lebih menjurus kepada iya iya." Sang suami tetap membela diri.
"Astaga, sepertinya aku tidak bisa bangun setelah mendapatkan gempuran darimu." Julia jika dirinya akan mendapatkan hal yang buruk setelah pulang dari pemeriksaan terakhir yang dilakukan oleh dokter kepada sang suami.
"Tidak perlu terlalu mengkhawatirkan hal itu karena kau hanya akan tertidur sampai beberapa hari saja, alasan krusial penyebab kau tidur juga oleh sebab kekalahan. Haha ...." Sang suami tersenyum puas kalau melihat sang istri pucat membayangkan bagaimana nasibnya setelah sampai di rumah dan terjadi penggempuran di atas ranjang tanpa henti.
Sang suami yang mencium aroma tidak setuju dari sang istri langsung menutup mulut istrinya dengan ciuman. Sang casanova memang gila, dia melakukan segalanya tanpa memikirkan situasi dan kondisi.
"Bagaimana? sangat manis bukan?" tanya sang suami.
Dia sangat bahagia ketika mampu menggoda sang istri, tidak seperti beberapa minggu yang lalu.
__ADS_1
Flashback 1 :
Pagi yang indah untuk Nando dan Julia, ini adalah kenyataan pahit yang harus diterima oleh sang casanova bahwa dirinya mengidap penyakit kelamin yang sangat berbahaya, sang dokter menyarankan agar sang suami mendapatkan perawatan yang intensif. Dia sangat dilarang melakukan hubungan menggunakan anunya meskipun rasanya sudah tidak sakit lagi.
"Bagaimana bisa? bagaimana aku bisa mengidap penyakit itu? padahal aku selalu mengecek kesehatanku?" tanya sang casanova.
"Setelah kau kena gigit piranha, kau sebelumnya juga melakukan hubungan kan? kemungkinan besar salah satu pasanganmu yang menularkan kepadamu, sabarlah jangan menyerah. Aku sebagai orang yang bertanggung jawab atas kondisi kesehatanmu pasti akan membantu dengan semaksimal mungkin." Sang dokter mengatakan fakta yang sebenarnya terjadi tanpa menutupi sedikitpun.
Karma yang diterima oleh Nando bukanlah dari dalam dirinya sendiri tetapi tertular penyakit oleh salah satu gadis simpanannya, berarti 5 gadis simpanannya itu tidak benar-benar setia kepadanya karena saat merasa kecewa pasti memilih berhubungan dengan pria lain, setelah itu melakukannya dengan Nando.
Apalagi kondisi alat vitalnya beberapa waktu lalu sempat lecet, ini akan memperparah kondisinya.
Meskipun lukanya telah kering penyakit tersebut tidak mudah disembuhkan.
Sang casanova harus melewati banyak fase penyembuhan sesuai dengan kondisi yang dialaminya.
...
__ADS_1
Bersambung ....