
Nando menghidupkan ponselnya, kemudian ia mendapati banyak panggilan masuk, terutama dari para gadisnya yang masih kurang belaian, mereka ingin Nando segera kembali dan menuntaskan hasrat yang tertunda.
"Resiko memiliki stamina berlebih, astaga! aku ini bukan manusia ya? jika harus menyalahkan, aku harus menyalahkan ayah, saat menyemburkan lahar panasnya ke rahim ibuku, pasti dia menggunakan obat super. Hahaha, kenapa aku berpikiran hal aneh macam ini?" ungkap Nando justru heran dengan dirinya sendiri.
Nando sampai pusing menghadapi para penikmat servisnya. Bukannya tidak bersyukur, tetapi ada kala dia merasa kasihan dengan dirinya ataupun para partner ranjangnya.
Akan tetapi kalau sudah masuk permainan, tidak ada kata nanti. Langsung gas pol! apalagi dia memiliki 5 gadis yang siap mengantri, gadisnya bukan dari kalangan sembarangan.
Tiga di antaranya adalah putri konglomerat, dan dua sisanya anak seorang penguasa sukses.
Sungguh dunia ini tidak bisa ditebak, saat semua orang ingin berumah tangga, dia justru membangun rumah untuk menjadi tangga agar dia mencapai nirwana bersama para gadisnya.
Dia membangun rumah mewah itu, sebagai tempat persembunyiannya, dia ingin melampiaskan hasrat yang berlebih itu dengan cara yang baik, tidak ingin sembarangan dalam menuntaskan hasrat membara yang ada di dalam dadanya.
Saat dia meminta izin untuk menikah, sang ayah tidak setuju dengan wanita pilihan sang putra.
Padahal, dari informasi yang ia dapatkan selama beberapa tahun ini, sang gadis kecil adalah seorang wanita karier. Sayangnya, dia sudah bersuami.
Flashback : on
"Steve? apa kau sudah gila? kau akan menikahi wanita yang sudah bersuami? ayah sudah menyekolahkan dirimu di universitas paling top. Tetapi kau hanya jadi pebinor? dasar anak tidak tahu diri!" ucap sang ayah yang sangat marah akibat anaknya yang tidak punya aturan itu meminta izin menikah dengan wanita yang sudah bersuami.
"Tapi dia tidak bahagia dengan suaminya, aku ingin menyelamatkan hidupnya dari belenggu sang suami," ungkap Nando tetap kuat dengan pendiriannya.
"*Sekali tidak, tetap tidak! aku tidak setuju kau bersama wanita bersuami!" pekik Tuan Heleas.
Sang ayah sudah mengetahui fakta itu, karena dia ingin menjodohkan Steve dengan anak bos besar*.
Dia adalah Jefrin, seorang gadis dari kelas atas, memiliki karier yang cemerlang dan uang yang melimpah.
__ADS_1
Ayahnya mengatakan jika dia juga gadis dengan awalan huruf J, tetapi Steve tidak bodoh.
"Baiklah! jika ayah tidak setuju dengan rencanaku, aku akan mencarinya sendiri."
Sejak saat itu, Steve memutuskan untuk kabur dari rumahnya. Menyembunyikan jati dirinya, hanya karena ingin bertemu dengan gadis pemilik pita aksen kupu-kupu.
Dia sangat menyayangi gadis kecil itu, meskipun dia tidak mengetahui dimana sang gadis berada. Nama dan tempat tinggal, semua sudah tidak berguna, sang gadis sudah mengubah jati dirinya.
Dia frustasi, hasrat yang berlebih itu, ia lampiaskan kepada para gadis yang dahulu lebih dari 10 orang dengan kriteria top, dia selalu mendapatkan apa yang ia inginkan.
Wajah tampan, kaya, mapan.
Tapi ada satu yang masih kurang, dia belum bertemu gadis kecilnya yang mungkin saja bisa membuatnya berubah.
Flashback : off
"Sial! mengapa aku jadi melow? lebih baik aku pulang, bermain dengan tubuh mulus Kiara atau Cantika," ucap Nando.
Dia segera masuk ke dalam mobil dan mengendarainya dengan kecepatan sedang menuju rumah mewahnya untuk bertemu dengan kenikmatan duniawi yang nyata.
*
*
*
Sesampainya di rumah...
Mobil Nando telah terparkir di depan rumah megahnya, dia segera keluar dari mobil dan berjalan perlahan masuk ke dalam rumahnya.
__ADS_1
Dia membuka pintu utama, di sana sudah berdiri dengan tegap satu pelayan paling ia percaya bernama, Santos.
Pria itu sebenarnya adalah pelayannya di rumah kedua orang tuanya, karena dia tidak ingin mencari pelayan lain, Santos ia paksa kabur bersamanya.
Sebagai imbalannya, dia akan menghidupi Santos sampai anak cucunya.
Nando tidak keberatan karena pria bernama Santos adalah pelayan yang setia dan multi fungsi, dia bisa menjadi apapun.
"Tuan, nona Cantika sudah menunggu anda, dia ingin sekali bertemu anda. Dia sudah minum 3 botol minuman beralkohol hanya karena stress memikirkan anda," ucap Santos sambil mendekat ke arah sang Tuan Muda.
Dia menciumm bau tidak sedap dari raga kokoh di depannya.
"Tuan masam sekali," imbuhnya.
"Ini gara-gara gadis di dalam lift. Aku tadi bertemu gadis dengan dada yang menyembul, pucuk ranumnya sangat menggoda hingga milikku juga menengang, tetapi aku tidak bisa bermain-main dengannya, jadi aku lari," pungkas Thomas.
"Haha, memangnya Tuan dari mana?" sahut Thomas dengan tatapan mengejek.
"Aku baru saja dari rumah sakit. Tapi kau jangan mengatakan ini kepada para gadisku. Mereka pasti akan marah, jika aku memilih satu wanita lagi," ucap sang casanova sembari berbisik.
"Satu lagi Tuan? bukannya Tuan sudah berjanji hanya akan bermain dengan lima gadis saja? kau tidak takut alat kelaminmu nanti bermasalah?" tandas Santos mencoba mengingatkan sang Tuan Muda agar tidak kebablasan.
Sang pelayan menyayangkan keputusan Nando yang mengingkari komitmennya, dia sebagai pengganti kedua orang tua Nando, ingin Nando bersikap tegas, namun Santos tidak bisa mengatakan apapun.
Nando adalah casanova, tidak mudah untuknya setia dengan satu wanita saja.
"Jangan keras-keras Santos! nanti mereka berdua mendengarnya, aku tidak ingin kenikmatan duniawiku hilang dalam sekejap," tukas Nando sembari membungkam mulut sang pelayan dengan kedua tangannya.
***********
__ADS_1