
Sebelum acara pernikahan dimulai dan dua mempelai sampai di rumah, terjadi obrolan yang cukup menegangkan antara Cantika, Fea dan ibunya Nando.
Nyonya Jeslin yang tidak habis pikir dengan dua gadis itu memarahinya hingga berteriak-teriak seperti orang tidak waras.
"Nyonya! saya mengetahui jika dia adalah partner ranjang saja! tapi setidaknya dia belum boleh bahagia dalam beberapa hari ini! mengapa anda melakukan hal ini kepada kami? semua uang dan mobil yang kami dapatkan tidak cukup membayar segalanya! kami berdua akan merusak pernikahan Nando dan gadis brengsek itu!" teriak Cantika yang meski sudah menikah ternyata masih saja kepo tentang Nando yang ingin segera menikah.
Dia mengajak Fea untuk melabrak keluarga Nando.
"Hey! nona? aku minta maaf sebelumnya, tapi kalian sudah melanggar perjanjian! kita sudah tanda tangan hitam di atas putih, mengapa masih saja merongrong? apa kalian tidak punya malu? oh ya ... kalian kan memang wanita paling murah sedunia! bagaimana bisa anakku berhubungan dengan kalian berdua? Cih ... Alvin yang gila wanita saja bisa bertobat dan mengakui kesalahannya, mengapa kalian tidak? apa yang kalian inginkan!" pekik Nyonya Jeslin.
Matanya melotot sampe ingin keluar.
__ADS_1
"Haha ... dasar Ibu tidak tahu malu!Nyonya juga korban dari Tuan Heleas kan? mengapa masih saja bersama dengannya? Nyonya kan tahu, dia itu selingkuhan Nona Christin?" Cantika terlalu berani dalam mengungkapkan fakta tentang Tuan Heleas.
Nyonya Heleas menampar dua gadis itu secara bersamaan
"Aku mengetahui jika suamiku adalah orang yang jahat, tapi setidaknya dia sudah mengakui kesalahannya dan ingin bertobat. Sama seperti anakku yang juga menyadari kesalahannya, aku bisa terima jika kau dan temanmu merasa sakit hati, namun kalian melakukan suka sama suka? dan tanpa ikatan! tolong lepaskan aku!" pinta Nyonya Jeslin memohon.
"Haha, memangnya semudah itu untuk membuat kami dulu? sebelum kami menghajarnya, paling tidak menamparnya! kami berdua belum puas!" ucap Fea mewakili sang rekan.
"Hm, aku sudah memberikan kalian jodoh! semua harta sudah aku berikan, semua itu masih kurang? sungguh kalian berdua adalah gadis serakah!" ungkap Nyonya Jeslin.
"Apa? katakan saja, tapi jangan sampai menyakiti anakku!" cakap Nyonya Jeslin memperingatkan.
__ADS_1
"Oke, aku hanya akan melakukan sedikit hukuman fisik kepadanya!" cetus Fea.
"Astaga! dia saja sudah mendapatkan hukuman fisik, anu nya sakit lho, belum sembuh juga! apa kalian akan memotong dia punya anu baru puas? Ini tidak sesuai kesepakatan, di bagian pulang dan jaga suami masing-masing! untuk apa masih mengurusi keluarga kami, utamanya anakku?" Nyonya Jeslin tersulut emosi.
"Ya nanti, Nyonya bisa melihatnya, jika menurut Nyonya hukuman kami terlalu berat, Nyonya bisa menelpon anggota kepolisian dan kami akan masuk ke dalam penjara atas kekerasan yang kami lakukan! ini cukup adil bukan!" Cantika, pihak yang pernah sakit hati karena tidak dipedulikan oleh Nando sangat bahagia jika bisa menghajar pria cassanova itu.
"Oke, kalian harus tepati janji untuk kali ini! jika tidak bukan hanya hukuman yang akan aku berikan kepada kalian berdua, tapi penyiksaan yang tidak ada akhirnya! aku adalah ibunya, aku tahu bagaimana prosesnya untuk berubah menjadi lebih baik! maaf jika dulu anakku menyakiti kalian, aku sudah bertanggung jawab dan memberikan kalian harta serta jodoh! laki-laki yang aku pilih untuk kalian juga menerima kalian apa adanya, memang kurang apa lagi? kalian hanya kurang bersyukur!" ucap Nyonya Jeslin selaku Ibu dari pria yang akan mendapatkan hukuman dari dua gadis itu.
"Pada intinya biarkan kami melakukan apa yang seharusnya dilakukan! kami akan datang lagi setelah acara pernikahan, jangan halangi kami jika ingin semuanya berakhir dengan baik!" cakap Fea dan Cantika sambil melenggang pergi begitu saja meninggalkan Nyonya Jeslin.
Nyonya Jeslin menatap dua gadis dengan itu pergi dari hadapannya," Astaga!! anakku, huft! untung saja ibu cerdas! semoga kau segera mendapatkan nasib yang lebih baik dan juga tidak mengurangi perbuatan buruk di masa lalu!"
__ADS_1
Nyonya Jes mendoakan putranya agar tetap di jalan yang benar, menjadi seorang suami teladan serta calon ayah yang baik bagi calon anak-anaknya kelak.
*****