Partner Ranjangku Pria Casanova

Partner Ranjangku Pria Casanova
Ingin Lagi


__ADS_3

Nando mempermainkan dua bongkahan candu, membuyarkan rasa sadar yang kini perlahan mulai pudar.


Rasa kasih antara Nando dan partner ranjangnya, menyajikan harmoni luar biasa yang tak mampu diungkapkan dengan kata-kata.


"Sayang, bisa kau jamah tubuhku yang lain? tapi di kamar yang biasa kita gunakan, bukan di sini. Ada gadis lain di kamar utama. Aku tidak suka, dia merusak fantasi ku." Cantika mendekat ke arah Nando, dan gairah itu semakin nyata adanya.


"Oke baby!" ucap Nando, masih dengan memeluk tubuh itu, mengecup leher sang gadis kuat. Dia curahkan kasih sayangnya kepada para gadis, dia sangat menyukai suara indah yang keluar dari mulut para gadis yang selalu menemani hari-harinya.


Langkah keduanya kini tepat berada di depan kamar kelima, kamar untuk menikmati milik Cantika yang selalu memijat milik Nando, mengigit hingga sang pemilik merasa sesak dan tak ingin keluar dari sarangnya.


KLEK!


Pintu kamar kelima terbuka, keduanya masih bergumul dalam kenikmatan surgawi.


Seperti biasa, lenguhan demi lenguhan terdengar begitu nyata. Dia mampu membuat gadisnya melayang dan mengeluarkan suara indah yang menggetarkan jiwa tanpa henti.


Dia tidak pernah egois, Nando selalu memenuhi segala keinginan gadis-gadisnya.


Benda tak bertulang nya, tak akan lelah memberikan sensasi terbang ke nirwana.

__ADS_1


"Sayang! no!!!"


"Bagaimana baby?"


"Hmmpp, sangat nikmat baby! aku ketagihan padamu."


Nando mengusap lahar panas milik sang gadis yang memabukkan itu saat menempel di bibir bawahnya.


Sang gadis meracau tanpa menghiraukan dirinya yang kini sudah mencapai puncak berkali-kali.


"Baby, aku tidak bisa lama-lama, aku ada urusan!" ucap Nando sembari mempermainkan inti tubuhnya, selanjutnya dia memompa gadis di bawahnya dengan brutal.


Mereka berlima menyukai Nando yang bengis dan brutal di atas ranjang.


Si gadis memejamkan matanya menikmati setiap hentakan pinggul Nando. Tubuhnya menggeliat tak beraturan merasakan sensasi lahar panas yang Nando hadirkan.


Nando mencabut miliknya dan meminta si gadis membuka mulutnya.


Pelepasan itu datang akan segera datang, namun Nando merasa gelisah, seperti ada yang dia pikirkan. Entah dia ingin pelepasan itu dengan segera atau menundanya, pada intinya, Nando merasa aneh hari ini.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian, kepala Nando tak henti memikirkan Juli. Penuh sekali kepadanya, seperti akan ada yang meledak.


Tiba-tiba moodnya buruk, dia segera menyudahi permainannya.


"Sayang? mengapa berhenti?" tanya si gadis saat Nando mencabut miliknya.


"Sorry baby, aku ada urusan." Si casanova beranjak dari tempat duduknya, kemudian masuk ke dalam kamar mandi.


Si gadis menggerutu.


"Sial! padahal sebentar lagi dia akan meledakkan gairah itu, mengapa Nando memikirkan banyak hal?" Untuk pertama kalinya si gadis merasakan hal aneh pada si casanova.


Setelah sekian tahun bersama, hari ini adalah pelepasan tidak sempurna yang pernah Nando lakukan, biasanya pria itu akan menumpahkan pelepasan tanpa banyak berpikir.


"Apa dia memiliki gadis lain lagi?" batin Cantika bergejolak, dia merasa curiga, tetapi apalah dayanya. Faktanya memang pria yang selalu menidurinya adalah pria yang memiliki banyak wanita, tidak heran jika Nando memikirkan hal itu.


Sedangkan Nando sendiri merasa bingung, dia seharusnya menuntaskan apa yang dia mulai, tapi Nando tidak melakukannya karena Julia memenuhi isi otaknya.


******

__ADS_1


__ADS_2