Partner Ranjangku Pria Casanova

Partner Ranjangku Pria Casanova
Aku mencintaimu apa adanya


__ADS_3

"Tentu saja aku masih mau mengadopsi mu, karena Steve itu pria kurang ajar yang sampai saat ini masih sering membuatku marah, tapi karena dia menikah dengan Julia, rasanya aku ingin segera punya cucu dan melupakan sifat anakku yang buruk." Nyonya Jes menunduk sejenak, entah apa yang ada dipikirannya.


"Nyonya baik-baik saja kan?"


"Jangan panggil Nyonya, ibu saja. Kau menjadi anakku sekarang."


Ferdinand tersenyum dan memeluk tubuh wanita paruh baya di sampingnya yang masih terlihat awet muda itu.


"Terima kasih Nyonya, eh ... ibu, atas semua kebaikannya." Ferdinand sangat terharu kebaikan Nyonya Jes, hanya saja dia masih khawatir bahwa Nando tidak menerima kehadirannya.

__ADS_1


"Iya, kau hanya perlu memanggilku ibu! selebihnya mengenai Steve, biar Juli yang menanganinya. Aku tahu kalian memang memiliki pendapat yang berbeda, tapi Julia akan menyatukan kalian berdua juga." Sang ibu yang baru saja mendapatkan adopsi yang sangat tampan, seketika bergembira. Dia mengajak anak adopsinya untuk berjalan-jalan keluar.


Ferdinand yang sangat ramah dan baik hati mengikuti apa yang dikatakan oleh Nyonya Jes.


..


"Ferdin, dulu aku adalah orang yang sangat bahagia karena bisa menikah dengan Heleas, aku kira dia akan berhenti menjadi seorang casanova setelah pernikahan ini karena mertuaku mengatakan bahwa Heleas tidak akan bermain wanita lagi setelah menikah. Namun, semua itu hanyalah mimpi karena semakin hari tidak pernah usai. Saat aku mengandung Steve, dia bahkan membawa kakakmu masuk ke dalam rumah ini ketika kedua orang tuanya pergi berdinas, hanya Santos yang mengetahui fakta ini dan dia menyimpan rapat segalanya agar ayah dan ibu mertuaku tidak menghukum Heleas. Hukuman ini tidak main-main Fer, Heleas akan di kebiri di tempat! kasihan juga melihat dia akan menderita selamanya, makanya sampai saat ini aku malas membahas tentang masa lalunya yang sangat membuatku terluka," ucap Nyonya Jeslin membuka luka masa lalu dan menceritakan kepada anak adopsinya.


"Sebagai anak adopsi yang belum resmi, aku mau minta maaf atas kelakuan Kak Chris, dia hanya kesepian saja ibu. Selama ini, tidak ada orang yang bisa mengerti dirinya selain suamimu. Dia tidak ingin pria lain dan ini adalah kesalahan terbesarnya. Aku sudah memberitahu kepadanya agar berhenti mencintai suamimu, tapi nyatanya dia semakin gencar untuk merebut Tuan Heleas. Aku hanya membantu apa yang dia lakukan karena, dia sudah mempertaruhkan profesinya sebagai seorang hakim wanita yang adil. Jika dia salah langkah pasti harga dirinya akan dipertaruhkan di sini," jawab Ferdinand dengan segala kerendahan hatinya, dia minta maaf untuk sang kakak.

__ADS_1


"Aku tidak menyalahkanmu karena menjadi bagian dari keluarga Howard, justru aku ingin menyelamatkanmu dari kebencian dua kakakmu itu. Heleas pernah bercerita kepadaku meskipun aku acuh saat mendengarkan apa yang dia katakan. Waktu itu, Steve baru saja berumur 1 tahun, suamiku baru pulang setelah 2 hari pergi. Dia bercerita bahwa Christin melakukan tindakan bunuh diri dengan menghunus pergelangan tangannya menggunakan pisau yang tajam, dia mengatakan ini padaku karena ingin mendapatkan pembelaan dariku. Jika sesama wanita pasti tidak akan pernah bisa melihat wanita lain terluka, waktu itu aku hanya menjawab terserah kau saja, pada akhirnya kau harus pulang ke rumah dan mengakui aku dan anakku sebagai bagian dari hidupmu, itu saja yang bisa aku katakan kepadanya. Seketika Heleas menangis dan memelukku!" Nyonya Jes meneteskan air matanya saat mengingat kejadian itu, dia tidak habis pikir dengan kelakuan sang suami yang begitu vulgar memberitahukan apa yang terjadi kepada seseorang wanita yang menjadi rival abadinya.


'Nyonya Jes, sama persis dengan Kak Julia, dia sangat kuat dan tegar. Semoga setelah pernikahan ini, semua orang yang tersakiti akan mendapatkan kebahagiaan masing-masing,' batin Ferdinand.


Dia tersenyum ke arah Nyonya Jeslin kemudian memeluk tubuh ibu barunya.


Seketika, air mata sang ibu baru mengalir deras dan suara terisak terdengar jelas saat Nyonya Jeslin berada dalam dekapan tubuh kekar Ferdinand.


*****

__ADS_1


__ADS_2