
Langit tampak mendung, matahari diselimuti awan hitam yang tebal.
Li hao, seorang gadis berumur 16 tahun datang ke klinik obat nomor satu di kota A. Dengan wajah cantik dan baju sederhana, gadis itu nampak sedih dan penuh belas kasihan meminta bantuan pada manager klinik obat.
Li hao :" Tolong!! Berikan saya obat! "
Manager su :" Maaf nona adakah yang bisa saya bantu?"
Li hao :" Saya tidak punya uang, apakah nona mau memberi saya obat demam? Saya janji akan mengembalikannya saat saya mempunyai uang."
Mimi :"Apa kau pikir ini klinik kakek mu!
jika tidak punya uang lebih baik kau pergi. Ini adalah klinik nomer satu di kota A."
Li hao :" Tapi saya sangat butuh obat itu, ibu saya demam parah."
__ADS_1
Manager su :"benar apa yang dikatakan mimi,
meskipun ibumu mati, bila kau tak punya uang, memang siapa yang akan menolongmu.
SECURITY! Usur gadis miskin ini!"
Security :" Baik, nona lebih baik anda meninggalkan klinik ini."
Lu hao :" Tolong!! Jangan usir saya, saya sangat butuh obat itu!"
xiao li :" Ada apa ini?"
mimi :" Siapa kau? apa kau mau membela gadis miskin ini? Asal kau tahu ya, obat obat an di sini sangat mahal. Kau tak kan mampu membelinya.
Dan boss kami sangat kejam dia akan menghukum siapa pun yang menghalanginya, dia adalah orang yang terpandang di kota A ini.
__ADS_1
Xiao li :" Pau lu, apakah aku seburuk itu?
Pau lu :" Tentu tidak nona."
Mimi :" Tentu saja kau lebih rendah dari boss kami!"
Xiao li :" Manager su, siapakah gadis lancang ini?"
manager su :" Ma... maaf boss, dia adalah pegawai baru di klinik obat ini." Dengan nada takut.
mimi :" Boss??? Manager su, apa yang kau maksud boss adalah wanita ini?" Ragu ragu
Manager su :" Menurutmu!" Tegas.
mimi :"(Apakah aku tadi terlalu kasar? Matilah aku)" Dalam hati.
__ADS_1