Putri Yang Hilang

Putri Yang Hilang
bab 163


__ADS_3

Satu Minggu telah berlalu, di mana setelah Dito menanyakan di mana Kiara dan Kenan tinggal,


Kini Dito melihat Kiara dan Kenan begitu sinis, di tambah lagi, raut wajah Dita yang tak enak di pandang,


Membuat Kiara bertambah musuh saja, ia tak tau salah diri nya ada di mana, ketika di tanya kan, Dito selalu menjawab cukup tau saja tentang diri nya, namun enggan memberi tau kebenaran nya


Sedang kan Hani dan Aldo, sudah pulang tiga hari yang lalu, menyisakan Kiara dan Kenan dalam kebencian Dito


" Apa salah kita ya.. sampai Dito sebegitu benci nya melihat kita berdua.." ujar Kiara ketika mereka berdua ada di ruang tamu


Menemani Hanum yang belum bisa tertidur hingga larut malam


Kini kandungan Kiara sudah lebih baik seperti sebelum nya, kandungan Kiara kali ini sangat kuat, sehingga benturan yang terjadi, tidak membuat kandungan Kiara jatuh


" Aku juga tidak tau Kiara, mungkin mereka merasa tidak bisa melihat kita terlalu lama di sana.." saut Kenan mengedik kan kedua bahu nya


" Tapi? Itu kan, rumah opa kamu, dan dia hanya cucu angkat saja.. sama seperti diri ku.." Ujar Kiara


Menyandar kan kepala nya ke arah bahu Kenan, Kiara merasa lelah dengan semua ini


Yang pertama, Kiara harus menerima diri nya berada di rumah sakit selama tiga hari, dan mendapat kan kabar, tentang bangunan mereka yang tak kunjung usai


Karena mandor nya telah menipu Kenan, dan membawa semua gaji para karyawan selama tiga bulan lama nya


Dan di tambah lagi, Dito dan Dita menatap mereka tidak bersahabat, kalau Dita, memang sudah biasa, karena ia mengingin kan Kenan


Sedang kan Dito, ia tak tau, apa salah di diri nya, sehingga Dito membenci nya sampai saat ini


Entah di mana kesalahan Kiara, sehingga Dito bersikap terlalu dingin, tidak seperti biasa nya


" Biar kan saja lah Kiara, mungkin dengan begitu hati nya terasa senang, dan rezeki nya selalu mengalir deras.." ujar kenan santai sambil mengelus pucuk kepala Kiara


" Kamu ini, udah tau aku kesal dengan Dito, malah di doain segala lagi.." sungut Kiara pada Kenan


" Kita tidak boleh, mendoa kan orang yang buruk-buruk, karena akan membuat kita, menjadi sama seperti orang yang membenci kita.." ujar Kenan menasehati Kiara


" Tapi? Kamu nggak lihat, bagai mana mereka berdua tersenyum sinis kepada ku.." ujar Kiara lagi


" Tidak usah di pikir kan, lebih baik kamu doa kan mereka yang baik-baik, agar mereka itu menjadi yang lebih baik lagi.." ucap kenan


" Terserah kamu aja lah, aku pening kalau sudah membahas mereka.." ujar Kiara beranjak dari sisi Kenan

__ADS_1


" Kamu mau kemana.." tanya Kenan ketika melihat Kiara beranjak pergi


" Aku mau ke kamar, mau tidur.." ucap Kiara lagi


" Lah.. ini Hanum nya bagai mana.." tanya Kenan menunjuk ke arah Hanum yang masih bermain di depan televisi


" Kamu kan ada,, kamu yang tungguin, sampai dia nya mau tidur ." Ucap Kiara enteng


Membuat Kenan menghela nafas dalam, ketika melihat Kiara sudah masuk ke dalam kamar


" Yang.. Yang,, aku mau kelon loh sama kamu.." ujar Kenan mendengus kesal


" Kelon sama Hanum aja.." teriak Kiara dari dalam kamar


" Is.. nyebelin banget, mana enak kelonan sama Hanum, terlalu kecil untuk di peluk..," ucap Kenan menggerutu hebat


Sedang kan Kiara sudah merebah kan diri nya di atas ranjang milik mereka, tak memikir kan gerutuan hebat Kenan, yang penting sekarang, Kiara terlelap dengan nyaman


" Aku malah di tinggal tidur,, nggak jelas banget punya istri, masak mau di suruh puasa terus-menerus.." Kenan bertopang dagu memandangi Hanum yang masih melotot tanpa mau tertidur


" Bidadari cantik papa gak mau tidur nih.. cerita nya..?" Tanya Kenan ketika Hanum menatap ke arah nya


'' duh.. kami itu anak perempuan loh, kenapa mainan nya mobil balap sih..'' ujar Kenan


'' cantik pa, Hanum mau lagi..'' ujar Hanum mengangkat mobil nya ke arah Kenan


'' besok lagi ya.. papa udah ngantuk loh..'' ujar Kenan lagi, mencoba membujuk Hanum


'' nggak mau papa, Hanum mau main tayo..'' ujar Hanum pada Kenan


'' Hem.. papa nya udah ngantuk banget, Hanum..'' ujar Kenan turun dari sofa. dan duduk ke bawah bersama Hanum


Kenan memilih untuk tiduran di karpet di dekat Hanum bermain, dari pada ia ke kamar, sedang kan Hanum masih bermain di ruang tamu


sedang kan Kiara, sudah pulas di atas ranjang, ia tidak sadar lagi, apa tingkah laku anak nya, yang ia pikir kan, Hanum akan aman jika bersama dengan Kenan


***


pagi yang cerah, bukan di sambut dengan keceriaan, Kiara malah di sambut dengan ruang tamu yang berserakan


'' aduh...Kenaaann... kenapa rumah nya berserakan begini..'' teriak Kiara melihat rumah nya berserakan kemana-mana

__ADS_1


'' haa.. apa.. ada apa .'' Kenan terjingkat kaget mendengar teriakan Kiara


'' kenapa rumah nya berserakan begini..'' ucap Kiara menunjuk ke arah rumah nya yang berserakan


'' ha.. berserakan bagai mana..'' ucap Kenan celingukan


Kenan tidak tidur di kamar, ia tidur di ruang tamu, bersama dengan Hanum,


namun, begitu melihat sekeliling ruang tamu, Kenan langsung tepuk jidat,


'' kenapa berantakan begini, beras berserakan di mana-mana..'' ucap Kenan menatap tempat yang di tidurinya


'' kamu bagai mana sih,, jaga anak, malah tidur.. sih..'' ucap Kiara menggaruk kepala nya seperti orang strees


'' eh.. Yang... duh.. jangan kayak gitu,, maaf ya Yang,, ini salah ku..'' ujar kena mengaku salah.


Kenan pun menghampiri Kiara yang garuk kepala, melihat Kiara yang sudah mau mengamuk, Kenan dengan cepat mengambil sapu dan kain pel


'' biar aku bersih kan Yang,, jangan marah, anak nya gak salah,, aku yang salah..'' ujar kenan, dengan cepat menyapu lantai dengan bersih


'' pusing aku ini, pagi-pagi lihat rumah yang berserakan.. seperti ini..'' ucap Kiara menghempas kan tubuh nya ke sofa


'' aku ketiduran tadi malam Yang, gak sadar Hanum berbuat apa, apa lagi tadi malam, Hanum ku tinggal tidur..'' ujar kenan lagi


'' eh.. Hanum di mana..'' ujar kena tersadar ketika mengatakan hanum


'' itu Hanum.. di belakang kamu..'' ucap Kiara, menunjuk ke arah belakang Kenan


'' oh... Alhamdulillah.. aku pikir entah kemana..'' ucap Kenan mengelus dada nya lega


kenan melanjut kan pekerjaan nya kembali, sedang kan Kiara, ia beranjak ke arah dapur,


untuk membuat kan sarapan pagi untuk keluarga kecil nya,


'' usah siap Yang,, udah bersih semua nya..'' ucap Kenan menaruh semua alat pembersih ke dalam kamar mandi yang ada di dapur


'' masak apa Yang..'' tanya Kenan melongok kan wajah nya ke arah Kiara


'' mau masak sayur SOP ayam, sama nyambel tempe aja..'' ujar Kiara


...****************...

__ADS_1


__ADS_2