Putri Yang Hilang

Putri Yang Hilang
#39


__ADS_3

" hi hi hi , ada ide "


" gak apa apa kok " Sampit tersenyum dengan jail nya Nara mulai beraksi


" Ardi boleh minta tolong gak "


" minta tolong apa kak,"


" tolong ambilkan minum buat kakak, haus" sambil memegang tenggorokan berpura-pura kehausan,


" baik lah ka " Ardi pun menurut saja, lalu pergi keluar dari ruangan itu,


" di belakang Nara ada air "


" he he he , Nara cuma ngerjain Ardi ajj bi " menggaruk kepala yang tidak gatal,


" kamu ini , kasihan Ardi "


" maaf bi "


Nara merasa bersalah sudah mengerjai ardi yang ganggu pembicaraan Nara dengan mantan pengasuhnya


waktu menunjukkan tengah malam pergi ke kamar untuk tidur sedangkan wanita tua itu pergi menuju ruang kesehatan di mana yang telah ditepati oleh Queenira


cklek


ckit


suara dorongan pintu yang telah dibuka oleh wanita tua tersebut telah membangunkan Nira yang sudah hampir terlelap karena mengantuk


"Bi ,, "


" iya non , ada apa'


" bibi dari mana dengan gadis itu "


" bibi hanya berbincang sebentar dengannya "


" Ardi ke mana Bi "


" Ardi ada di dapur sedang mengambil air minum "


" oohh "


" gadis itu sebenarnya siapa, Kenapa bibi begitu dekat dengannya, "


"apakah non Nira tidak mengenalinya " nira hanya menggelengkan kepala tidak mengetahui siapa gadis tersebut yang telah menolongnya ,


Nira pun hampir tidak menyukai gadis yang telah menolongnya karena begitu dekat dengan bibinya yang sudah lama bersamanya dan telah menolongi dari penculikan tersebut


" nara adalah saudara non, saudara yang udah lama terpisah apa nondira mau kita kembali ke rumah utama yang berada di kota M "


nira memang tidak memiliki kenangan apapun hampir tidak mengenali siapa saudara-saudaranya dan siapa orang tuanya bahkan rumahnya pun ia hampir lupa


" apa tidak apa-apa bi, kalo kita ke kota itu , Nira tidak tahu siapa saudara nira karena Nira tidak mempunyai kenangan apapun dengan Mereka"

__ADS_1


memang hampir semua, Nira tidak memiliki kenangan apapun bersama saudara-saudaranya begitupun dengan Nara saudara kembarnya bersama Jonathan


" sudah jangan di pikirkan lagi, lebih baik non tidur, "


" Hem " dengan wajah yang pucat nira pun menuruti perkataan wanita tua yang telah bersamanya


Matahari pun terbit dari arah timur dan membangunkan tiga pria yang tertidur pulas dengan wajah lelahnya memaksakan untuk bangun dari tempat ternyaman nya yaitu kasur empuk yang bikin orang betah untuk seharian penuh dengan hanya tidur


" eemmmh , cepat sekali paginya hoaaaah " turun dari kasur dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan kembali untuk pencarian


suara air gemericik terdengar dari dalam kamar mandi membuat dua pemuda yang masih terlelap pun ikut terbangun hingga ia melihat jam yang berada di lengannya yang tidak dilepas, karena sangkin lelahnya hingga tertidur tidak mengganti pakaian atau pun mandi terlebih dulu


" Bim , "


tok


tok


tok


" tunggu sebentar " teriak orang dalam kamar mandi


" buru Bim, udah gk tahan " ucap Rayan masih betah menunggu pintunya terbuka,


cklek


" tidak sabar amat kamu Ray, "


" awas "


" kenapa tuh anak " mengedikan bahunya, dan berjalan menuju koper yang tergeletak di pojokan dan mengambil pakaian ,


" tuan " Bima sudah rapih dengan baju casual nya yang terbilang sangat sederhana, biasanya Bima hanya memakai pakaian kantor setiap harinya, ini sudah beberapa hari di kota orang ia sengaja membawa pakaian biasa, agar gampang untuk menyamar atau memudahkan untuk berkelahi


" ya "


" tuan ingin coffe "


" coffe latte ya "


" baik " Bima pun keluar dari kamar penginapan, ketika tidak sengaja Bima menabrak seorang gadis yang yang sedang berjalan seperti terburu-buru entah ingin kemana


" maaf tuan saya minta maaf, " membungkukkan tidak melihat orang yang telah di tabrak gadis tersebut


" dasar gadis aneh , di penginapan seperti ini masih saja berlari "


Bima pun melanjutkan perjalanan menuju restoran yang berada di bawah tempat penginapan ini, untuk memesan makanan serta coffe


gadis yang berlari pun berlari menuju kamar yang tidak jauh di tempati oleh wilLie,


cklek


" loh kamu udah balik lagi aja lus "


" kita harus kembali ke kota M lexa "

__ADS_1


" ada apa, " bertanya dengan bingung


" butik princess, "


" kenapa dengan butik "


" kebakaran Lex , ayo kita kembali terlebih dulu "


" apa !! "


" berisik, jangan kenceng kenceng, ayo " tidak menggubris kan kekagetan Alexa, lussy malah menyeret Alexa untuk kembali ke kota M


Alexa yang telah di seret oleh lussy pun dengan sigap langsung mengambil kunci mobil dan tas nya,


" tunggu lussy " teriak Alexa, lussy sudah berlari keluar menuju parkiran dimana mobil yang mereka pakai terparkir dengan manisnya


dua pemuda yang sudah rapih sedang menikmati ponsel masing di kagetkan dengan teriakan orang yang berada di luar


" siapa " tanya wilLie pada Rayan


" tidak tahu tuan , mungkin pengunjung untuk menginap disini"


" oohh " Willie pun melanjutkan dengan ponselnya yang banyak email yang di kirim oleh Bimo serta adiknya Liam


" hah , sepertinya ada masalah Ray , "


" masalah apa tuan "


" tidak tahu, sebentar saya menelepon dulu "


" silahkan " seperti orang lain saja Willie berpamitan untuk menelpon seseorang, Willie pun pergi ke balkon yang ada di penginapan tersebut,


tempat penginapan tersebut memang tidak lah tinggi seperti di tempat nya, hanya berlantai lima tempat ini di bikin penginapan,


Tut


Tut


Tut


deringan ponsel tersambung dengan orang yang di sebrang, yang sedang pusing memikirkan kapan kakak nya akan kembali


ponselnya pin di angkat, " hallo bang " dengan suara lelah nya di menjawab panggilan kakaknya


" Liam, ada apa "


" Abang kapan pulang, investor yang berminat untuk bekerja sama, tapi harus pemegang perusahaan ini yang dia temui bang "


" kalo kamu tidak sanggup, jangan paksakan "


" tapi ini menyangkut keuntungan untuk kita bang, jika kita tida bisa bekerja sama dengan nya, kita akan mengalami penurunan kembali "


perusahaan yang dipegang oleh Willie sedang mengalami penurunan saat ini dan membutuhkan investor untuk menyuntikan dana pada perusahaan nya agar tetap berdiri kokoh


bersambung

__ADS_1


__ADS_2