Putri Yang Hilang

Putri Yang Hilang
bab 95


__ADS_3

'' aku ikut dengan ayah dan om..melihat kafe dan bisnis yang lain nya..'' saut Daren


" berapa ekor ikan nya yang mau di ambil.." tanya Kenan menatap Kiara yang ada di samping nya


" terserah, lagian itu ikan nya masih banyak..," ujar Kiara menunjuk ke arah ikan yang ada di kolam


" kiano, kau jangan melihat ikan itu terus, cepat bantu aku..," bentak kenan kepada kiano yang sibuk dengan ikan koi milik Kiara


" apa sih Kenan, marah melulu.." kiano berdecak kesal menatap Kenan


" kau bantu aku kiano, jangan malah diam melulu di situ.." Kenan melambai kan tangan kepada kiano yang malah asik dengan kolam ikan


" iya .iya.. jangan ngomel kau.." kiano melangkah ke arah Kenan yang berada di kolam ikan mas,


sedang kan bunga. malah cekikikan sendiri, melihat Kenan dan kiano malah berdebat, sedang kan Daren, hanya menggeleng kan kepala nya,


" kau juga sama, jangan geleng kepala seperti itu..,'" panggil Kenan pada Daren


membuat bunga tak bisa menahan tawa nya, ia jalan mendekat ke arah kerumunan yang hendak menangkap ikan,


" untung kolam nya bersih, kalau tidak, aku tak mau masuk seperti ini..," ucap kiano menyikap sebagian celana nya sampai ke dengkul


" aku juga sama nih.. bang.." Daren menatap ke arah Kenan yang mengangguk kan kepala nya


" duh... gak bawa ganti nih bang.." ucap Daren berdecak kesal


" baju Abang banyak, kau tinggal pilih, yang mana kau mau pakai..," ucap Kenan menatap kesal sang adik ipar


" woi... malah bertengkar pula,, ini cepetan di ambil, bukan malah bertengkar seperti itu..," ucap kiano yang memegang satu ekor ikan yang cukup besar


" mau di taruh di mana ini bang..," Daren menoleh ke arah Kenan,


." mana tadi ember nya Yang.." tanya Kenan mencari ember yang ia bawa tadi


" ini.. " Daren menaruh ikan di ember yang Kiara berikan pada nya


" aku sendiri nih.. yang menyelam.." tanya kiano ke arah empat orang yang ada di atas nya

__ADS_1


'' tak apa, selagi kau sanggup..'' ucap Kenan menertawakan kiano..


'' tak bisa di biar kan memang kalian..'' kesal kiano mengambil ancang-ancang untuk menarik kenan dan Daren yang tak jauh dari jangkauan nya


Byyuurrrrr


dengan cepat kiano menarik dua orang masuk ke dalam kolam ikan milik Kiara,


'' sialan kau kiano... kenapa kau menarik ku..'' umpat Kenan merasa kesal ketika ia sudah basah kuyup, begitu juga dengan daren


'' lah.. kenapa kalian pada masuk semua nya gitu..'' Kiara memandang bingung ke arah Kenan dan yang lain nya masuk ke dalam kolam


'' nih.. ulah... kiano.. jadi basah semua kan..'' jelas Kenan menunjuk ke arah kiano yang tertawa lepas


sedang kan Daren yang merasa kesal, ia maju selangkah demi selangkah, mendekati kiano yang sibuk tertawa terbahak bahak telah berhasil menjatuh kan diri nya ikut masuk serta ke dala. kolam ikan


'' mana ikan mana orang nih..'' celetuk bunga ikut menertawakan para Abang nya yang masuk ke dalam kolam


'' hee.. bocil... jangan ketawa kamu,,'' kesal Kenan memarahi bunga


bunga bukan nya takut, ia malah semakin tertawa lepas melihat wajah marah Kenan seperti hendak menelan seseorang


Kiara yang awal nya panik, kini ia tertawa lepas, ketika semua para pemuda yang asik menenggelam kan satu sama lain


Kenan yang melihat Kiara dan bunga malah menertawa kan mereka bertiga pun tidak senang, ia mendekat ketepetian, menjangkau Kiara dan Bungan bersamaan


lalu dengan sekuat tenaga, Kenan menarik ke dua nya, yang mula pertama tadi tertawa lepas, kini malah menjadi panik, karena ulah Kenan


...'' kenan,, jangan.. nanti aku basah..''' pinta Kiara mencoba melepas kan diri dari kenan...


'' bang tolong lepasin bunga,, bunga gak bawa ganti.. semua tinggal di rumah Oma Ella..'' pinta bunga pula


'' itu bukan urusan ku, siapa suruh kalian malah menertawa kan kami, bukan nya membantu..'' ucap Kenan menarik ke dua nya masuk ke dalam kola ikan


sedang kan kiano yang pada dasar nya jahil, melihat Kenan yang ke susahan menarik dua orang sekaligus, ia pun datang membantu kenan


...'' kau jangan mendekat kiano, aku tau apa yang kau ingin kan..'' ucap Kiara cepat, ketika ia melihat kiano mendekat ke arah nya...

__ADS_1


' aku hanya membantu saja, kau jangan panik begitu kak, tidak ada benda tajam di sini..'' ucap kiano terkekeh jahil menatap Kiara horor


'' sialan kalian memang,..'' umpat Kiara, kesal namun, kiano Sudan membawa bunga dan kiano ke dalam kolam ikan


mereka sibuk dengan permainan yang semula hanya ke jahilan kiano, dan kini mereka sibuk berena seperti ikan yang ada di dalam kolam, sesekali mereka menangkap ikan untuk nanti malam


'' ya.. ampun... kenapa kalian masuk ke dalam kolam semua..'' teriak Hani begitu prustasi ketika melihat ke tiga anak nya sudah berada di dalam kolam ikan


membuat semua orang yang berada di dalam kolam terkejut melihat ke arah Hani yang kesal menatap mereka berlima


'' ma.. mama kenapa kemari..'' Kiara begitu gugup melihat Hani mendekat ke arah mereka


'' sudah besar kalian ini loh,, bukan anak-anak lagi, kenapa harus bermain di dalam kolam ikan seperti ini..'' omel Hani geleng kepala


'' maaf ma.. ini salah kiano..'' celetuk Kenan melempar kan kesalahan kepada kiano


'' enak saja,, kenapa hanya aku saja yang salah..'' protes kiano tak terima dengan tuduhan Kenan pada diri nya


'' iya bang, kau yang mulai..'' celetuk bunga yang menepi ke pinggiran kolam


'' kau lagi, ya..ampun Kiara, kau ini sebagai kakak nya loh... kenapa malah ikutan..'' tunjuk Hani ke arah Kiara yang hanya tersenyum menanggapi amarah Hani


'' jangan tersenyum kamu..'' sambung Hani yang melihat Kiara hanya tersenyum manis pada nya


'' gak ma.. ini salah kenan, kalau saja Kenan membuat kami berdua, tidak masuk kembali kemungkin sudah keluar dari tadi..'' ucap Kiara garuk kepala, dia bingung harus berbuat apa


'' yang membuat kami begini memang bang kiano Tan..'' saut Bungan mencoba ikut menjelas kan pada Hani


'' sudah.. sudah, malah berdebat pula, cepat keluar dari sana dan kalian lebih baik mandi sana..'' usir Hani menyuruh semua untuk mandi


'' iya ma..Tante..'' ucap mereka secara bersamaan


Hani mengangkat ikan yang sudah mendara. di atas timba besar, membawa nya masuk ke dalam rumah, meninggal kan para anak muda yang sibuk naik dari dalam kolam


'' gara-gara kamu ini, aku jadi kenak marahi mama..'' omel Kiara memukul lengan kiano ketika mereka sudah naik ke permukaan


'' aku pula yang di salah kan, siapa suruh menertawa kan kami..'' ujar kiano ngeloyor pergi begitu saja setelah mengucap kan hal itu

__ADS_1


...****************...


__ADS_2