Putri Yang Hilang

Putri Yang Hilang
#32


__ADS_3

" kerja bagus, perketat penjagaan," Nara menepuk sekali pundak orang berseragam, sedangkan orang tersebut sudah merasa takut jika di keluarkan atau di pindah tugaskan


" siap, terimakasih kepala pemimpin" dengan suara lantang nya


pemuda berseragam merasa lega saat sang pemimpin mengucapkan kata yang bisa membuat nya bersemangat menjalani pekerjaannya


" buka gerbang" suara teriakan sang ketua pimpinan, dengan lantangnya


memang jarak dari perbatasan kota Z dan juga penduduk di luar perbatasan kota Z sangatlah jauh, hanya rimbunan pepohonan yang berada di sekeliling perbatasan tersebut


Rai pemuda tampan yang setia berada di samping tuannya berjalan menuju mobil yang di kemudi oleh bawahannya


tok


tok


tok


pintu kaca pun di buka oleh pengemudi mobil yang di bawa oleh anak buah queenara, bawahannya itu pun hanya membuka pintu kaca ketika di ketuk oleh pengawal sang majikan


" jalankan mobilnya, kalian harus waspada pada sekitar, lindungi orang yang berada dalam mobil yang kalian bawa" ucapnya dengan dingin tanpa ekspresi. sedangkan anak buahnya hanya mematuhi perintah


" baik tuan" menutup kembali kaca mobil yang tidak bisa dilihat dari luar,


mobil pun berjalan terlebih dulu hingga masuk di perbatasan kota Z berhenti , menunggu sang majikan datang lagi

__ADS_1


seorang wanita paruh baya bertanya pada orang yang menjaga mereka


" maaf tuan, kami mau di bawa kemana," bertanya dengan kebingungan


" maaf nyonya, kami hanya menjalankan tugas dan perintah dari pemimpin kami" ucap orang yang duduk di jok belakang,


wanita paruh baya itu melihat sekeliling, dan memandangi wajah para pria yang berada dalam satu mobil,


" apa kah kami akan di jual tuan" tanya Ardi yang sudah merasa takut, Ardi pun di peluk oleh Queenira


" jangan takut Ardi, kakak sama bibi ada disini" nira tersenyum dan mengelus kepala Ardi


" mereka baik kok, buktinya kakak di bebaskan sama mereka" memberi pengertian pada anak berumur sepuluh tahun itu, Ardi merasa takut jika ada yang membawanya ,


Ardi kecil sudah pernah mengalami di bawa orang yang tidak di kenalnya, dan di jual di tempat perbudakan, sedangkan Ardi baru berusia tiga tahun saat penculikan tersebut


" tenang ya"


" tapi kita mau di bawa kemana non" dengan suara lirihnya


" bibi tenang saja, aku percaya pada mereka " dengan senyum yang manis meski wajahnya terlihat tirus, dan menepuk pelan punggung tangan sang wanita paruh baya


" bibi percaya padamu non" mereka pun saling membalas senyuman


mobil pun kembali jalan, sedangkan Nara hanya mengiring di belakang yang jaraknya lumayan jauh

__ADS_1


dua jam telah terlewati, perjalanan yang lumayan sulit dan curam mereka telah mereka lalui, hingga sampai dimana tempat untuk mengistirahatkan badannya


" nyonya, nona , tuan sudah sampai" orang yang duduk di samping pengemudi membangunkan tiga orang yang masih terlelap


" ehmm" tiga orang tersebut pun menggeliat dan mengumpulkan nyawanya


" kita berada di mana paman" tanya Ardi


" mansion bawah tanah, milik tuan sland "


" apa!!?" sang bibi terkejut, pasalnya tuan sland adalah orang yang selama ini ia cari untuk meminta perlindung, agar majikan kecilnya bisa selamat dari para incaran, meski tak seorangpun yang mengenalinya selama ia bersembunyi


" benarkah, kita berada di kediaman tuan sland"


" benar nyonya, mari saya antar"


mereka pun turun dari mobil dan melihat sekeliling area tersebut, karena tempat itu hanya ada tembok yang mengelilingi dan para penjaga yang berdiri dengan patuh seperti patung


mereka pun di giring untuk menuju ruangan lain , guna untuk membersihkan badan dan mengganti pakaiannya


tiba di ruang yang khusus untuk mengganti pakaian dan membersikan badannya, tiga orang pelayan berjejer di depan pintu masuk dan masing masing memegang pakaian bersih yang sudah di sediakan oleh Queenara


" selamat datang nyonya,nona, tuan muda" tiga orang pelayan membungkuk memberi hormat


wanita paruh baya itu pun terkejut, kenapa ia di perlakukan dengan sangat sangat baik oleh orang yang sudah menolongnya keluar dari tempat kumuh yang penuh dengan siksaan

__ADS_1


bersambung


__ADS_2