
Bagaimana tidak terlambat , sedang Lolita sedang di luar kota jadi untuk datang ke rumah membutuh kan waktu, itupun kembali dengan kecepatan penuh sehingga tidak membutuhkan waktu terlalu banyak
tanpa rasa salah langsung menimbrung di tengah keluarga yang masi duduk santai di ruang keluarga
" dari mana kamu " ucap mommy Lolita , wanita dengan wajah oriental dengan mata berwarna hijau sama dengan Lolita,
" dari rumah teman , " jawabnya dengan sekenanya
" dari rumah temen katamu " raut wajah mommy meta sudah memerah, sehingga terlihat jelas wajah marah di campur kesal,
" he he he " hanya di balas cengiran oleh anak bungsunya
" biasa dong kak lihat nya, kaya mau makan aku ajj , iihh " mata nya tidak sengaja melirik kakak ke dua nya
" dasar bocah, dari mana ajj kamu, di tunggu dari sore malah baru Dateng , udah jam berapa sekarang " kesal Arkana
" he he he maaf kak, abis nyari kakak ipar " cetus nya tanpa menutupi nya
" apa maksud kamu loli " tanya mommy meta
Lolita melirik sang kakak pertama yang hanya memasang wajah biasa tanpa ekspresi atau pun penasaran
" looliiii " seru mommy meta
" tanya ajj sama anak kesayangan mommy itu tuh " menunjuk Alex dengan dagunya
Alex mengangkat alis sebelahnya , lantaran bingung apa yang di maksud adik nya sedang mencari kakak ipar, siapa yang di cari , pikiran Alex sudah tidak karuan,
__ADS_1
" siapa " tanya nya
" ya elah kakak mah, sama bini nya udah di lupain " canda nya, dengan gaya menggoda sang kakak " emank gak mau ya sama kakak, sampe kakak ajj gak bisa bobol data dia " memainkan alisnya
" jangan macam-macam " langsung kembali keraut wajah datar nya, ketika tahu apa yang di maksud kakak ipar oleh Lolita
" gak, hanya satu macam ajj, haha " langsung tertawa
kedua orang tuanya merasa bingung ada apa dengan anak anak nya ini sehingga tidak ada yang membahas nya lebih lanjut lagi
" apa sebenarnya yang kalian sembunyikan " ucap mommy memberi penekanan pada anak nya
" nanti juga mommy tahu, dia sangat sulit buat di Raih mom " ujar nya
" iyakah. , " mengiyakan seakan ingin bertanya kembali , tapi melihat wajah putra pertama nya yang tidak ingin membahas, " oke, mommy tunggu kabar itu "
" hah hah hah , hanya mimpi " queenara bermimpi buruk, sehingga membuat dirinya terbangun ,
sudah dua hari dalam perjalanan laut yang begitu panjang agar tidak di ketahui oleh musuh, jika dirinya sedang bepergian lewat laut, intinya menghindari mata mata yang di buat oleh seseorang yang entah siapa dirinya tidak tahu, karena belum ada yang melapor pada dirinya yang memang selalu menjaga dirinya sendiri jika ada orang yang menurut nya sangat mencurigakan, queenara langsung menyuruh anak buah nya untuk mencari tahu,
tapi ini sudah dua hari dalam perjalanan di laut yang luas tapi belum mendapat kan informasi, di tambah mimpi buruk tadi membuat mood nya sangat tidak baik
melihat jam masih sekitar jam tiga dini hari, sehingga membuat dirinya mau tidak mau tidur kembali, mengambil minum yang ada di atas nakan meminum nya sampai tandas dan langsung kembali tertidur, dirinya tidak ingin memikirkan sesuatu Dulu, sehingga membuat langsung masuk ke alam mimpi nya
penasaran bukan apa yang di dalam mimpi queenara, sehingga membuat air mata nya mengalir seperti air sungai tapa henti, dan keringat mengucur.
mimpi yang ingin di jauhkan oleh queenara, sehingga membuat dirinya seperti Engan untuk kembali pada masa itu, mimpi di mana di Rinya di kucil kan oleh kedua orang tuanya , dan tidak mendapat kasih sayangnya, di jauhkan dari ketiga kakak nya sehingga merasa hidup seorang diri,
__ADS_1
hingga dewasa pun queenara memilih hidup bersama orang lain yang bukan keluarga asli nya yaitu ayah angkat serta ibu angkat nya dan juga teman dan para bawahannya yang lain
" sudah berapa bulan anakku tidak kembali pah , kemana gadis nakal itu " kesalnya dengan deraian air mata,
" mamah yang sabar yah, mungkin sedang bersama keluarganya atau, bersama temannya " ujarnya ,
" tapi ini sudah lama Rara tidak kembali pah, "
" iya papah tau , yang sabar ya " meski dengan rasa sabarnya agar sang istri merasa tenang , dirinya pun sama sedang menghawatirkan keadaan sang putri yang sudah lama tidak kembali kerumah,
" kan ada kami nyonya, tuan " ucap Leon si pria tidak tau tempat , selalu saja bicara nya ngasal
" sstt, apa maksud kamu " ucap lussy yang mencubi pinggang Leon dengan lirih nya merutuki
" ish, kan princess udah nyerahin mamah sama papah nya ke kita , " jawabnya dengan pelan juga, takut terdengar dua insan yang sedang berpelukan sambil menangis
" dasar bodoh bodoh " lussy sangat gemes pada Leon , sehingga mencubit nya berkali kali sampai Leon mengasuh
" aaww aaww, sakit tau " cemberut dengan wajah merahnya menahan kesal, mengelus pinggang yang di cubi lussy
" rasakan " merasa puas telah membuat Leon kesakitan
dua orang yang sengaja di perintahkan oleh queenara untuk menjaga kedua orang tua angkatnya, meski dari jauh ada yang mengawasinya, tapi lebih baik tangan kanannya lah yang di suruh turun
emank queenara gadis yang bikin orang kesal tapi gemes, kadang sedih jika melihat air mata queenara jika tidak sengaja di lihat oleh mereka yang sudah di anggap kakak sekaligus menejer oleh queenara
bersambung
__ADS_1