
" aku istirahat sebentar kak, nanti setelah sampai lokasi bangunkan aku" menutup matanya untuk sekejap, agar bisa tenang setelah sampai di kota Z,
" baik princess" jawab serempak
butuh beberapa jam untuk menuju kota Z selama perjalanan lussy Alexa hanya memandangi wajah queenara yang biasa di panggil Rara
" lus ,,? kasian princess kita" ucapnya sendu karna merasa kasihan pada Rara
" he'eh Al, gw juga kasian Liat dia,? banyak murung nya, gw juga gk tau seberapa besar dia menyembunyikan sesuatu dari dunia dan juga kita"
" sudah lah, yang penting kita berdoa ajj supaya princess selalu dalam lindungannya dan selalu kuat menghadapi ujiannya"Alexa hanya mengangguk saja
butuh waktu lama dalam perjalanan sekitar 15 jam untuk menuju kota Z , helikopter mendarat dengan sempurna di tengah hutan
" princess,,, bangun,kita sudah sampai" lussy membangun kan Rara yang tertidur pulas dari awal penerbangan,
Rara menggeliat setelah mendengar suara lussy
" sudah sampaikan" sambil meregangkan ototnya,lussy hanya mengangguk
"oke?? kau kembalilah" ucapnya pada pilot yang telah mengantarnya,
__ADS_1
sebenernya Rara ingin berangkat memakai pesawat tapi berfikir lagi kalo turun dari pesawat ia harus mengendarai mobil lagi untuk menuju kota Z nya,akan makan waktu seharian lebih
menghirup udara di hutan tersebut, karena hutan itu adalah tempat markas besar, kepolisian tidak berani menjangkau hutan tersebut terlihat terlalu curam padahal hanya buatan saja
" selamat datang" berkata dalam hatinya
" akhirnya aku datang kesini lagi" gumamnya pelan
Rara berjalan setelah keluar dari helikopter menuju pohon yang sangat lumayan besar, ia menelisik di area mana tombol tersebut, setelah menemukan tombol yang kecil langsung ia pencet, terbukalah ruang bawah tanah ia berjalan di ikuti oleh lussy dan juga alexa
lussy dan Alexa terkagum saat mengetahui jika di dalam hutan ada tempat tersembunyi, orang lain tidak akan menyadarinya bahwa tanah tersebut adalah pintu gerbang menuju ruangan
sdua orang pria berdiri tegak saat melihat sang nona langsung memberi hormat
Rara hanya mengangguk saja ia berjalan terus saat pintu yang di jaga di buka oleh mesin otomatis .
disebuah rumah sakit terkenal tiga orang pemuda sedang sedang berbicara masalah Queen
" apa yang terjadi sebenarnya bang" tanya Jonatan pada wilLie dan Liam" kenapa kalian diam saja, apa yang terjadi selama ini hah" teriaknya
" kalian boleh membohongi dunia dan orang lain. tapi kenapa kalian berbohong padaku juga," Jonatan mengacak rambutnya, dia sudah kacau saat tau bahwa ia tidak hanya memiliki satu adik melainkan dua,
__ADS_1
" dulu saat kejadian kami tidak ada di tempat" Willie mengingat dulu ketika adik kembarnya hilang semua,
akhirnya Willie yang menceritakan semua yang terjadi, sedangkan Liam dan Jonatan menjadi pendengarnya mereka merasa sakit saat tahu Adik yang satu nya mereka asing kan,
#####
flashback
disebuah rumah sakit seorang pria mondar mandir berdoa supaya istri dan anak nya selamat semuanya, didalam ruang bersalin seorang wanita melahirkan tiga anak yang pertama laki laki yang di beri nama Jonatan Nugraha dengan mata hitam kecoklatan, yang kedua lahir anak perempuan di beri nama queenira Nugraha dengan mata coklat, dan yang terakhir anak perempuan dengan mata agak ke abu abuan berbeda sendiri dari saudaranya di beri nama queenara Nugraha ,
anak yang pertama dan ketiga sehat sedangkan anak yang kedua mengalami kelainan jantung, sering kali harus dilarikan kerumah sakit saat penyakitnya kambuh.
bulan bertambah yang awalnya bayi mungil berwarna merah kini mereka menjadi anak yang aktif berbeda dengan queenira yang selalu di pantau oleh dokter
saat sang adik lahir Mereka berbahagia berbeda dengan ibunya yang selalu murung dan sedih saat melihat anak kembar yang nomor dua jatuh sakit terus, saat itu lah anak laki laki nya di bawa oleh kakeknya semua hanya queenira dan queenara saja yang tidak di bawa karena Meraka anak perempuan, satu persatu orang yang menyayangi nya pergi untuk belajar ke negri orang
" Daddy,,, mommy,,,"teriak anak kecil keluar dari kamar yang ada di bawah, ia di acuhkan
queenara bagai orang asing saat kedua orang tuanya berada dirumah atau sepulang dari rumah sakit ia di acuh kan di abaikan begitu saja, saat Queenara menginjak usia tiga tahun ia sudah dimasukan sekolah agar ada yang mengurus, tapi bagi Queenara kecil mereka telah membuangnya sehingga ia sudah tidak mau lagi tinggal dirumah bagaikan tempat siksaan, siksaan batin yang tidak bisa dirasa oleh tubuh tapi oleh hati,
" mbok Nara pengen pergi ajj mbok" Rara kecil mengadu pada pembantunya, yang memang di peruntukan untuk mengurus kebutuhan anak anak nya
__ADS_1
keluarga Nugraha hanya mengurusi satu putri yaitu queenira saja
bersambung