
'' baik lah, aku akan menuruti kemauan mu hari ini..'' ucap kenan seraya tersenyum lebar,
ia tak tau saja, wajah Kiara sudah di tekuk menjadi seribu wajah, Kenan mencari masalah kembali, namun Kenan dengan cepat menyadari expresi wajah Kiara
'' maksud nya, aku akan menuruti semua keinginan mu kapan pun itu..'' ralat Kenan
membuat Kiara hanya mendengus sebal saja kepada Kenan, yang di balas kengiran saja oleh Kenan karena ia merasa bersalah
kini Kenan memarkir kan mobil nya di salah satu warung Nasih Padang yang ada di kota mereka, Tampa menunggu lama, Kiara dengan cepat turun dari mobil, dan berjalan ke dalam rumah makan yang Kiara ingin kan
'' mau makan apa Yang,, biar di pesan sekalian..''' ujar Kenan mencoba membuat Kiara tidak merajuk lagi pada nya
'' aku mau makan nila bakar, ayam gulai, dan asam ikan..'' ujar Kiara cepat
membuat Kenan melongo mendengar permintaan Kiara, ia tidak menyangka, bahwa Kiara akan meminta sebanyak itu
'' hanya itu saja .'' ujar Kenan,
detik berikuta nya, Kenan langsung terdiam atas ucapan nya, kenapa ia berucap demikian, seharus nya ia tidak mengatakan sedemikian rupa
'' ehmm.. aku mau apela dua..'' ujar Kiara setelah lama berpikir
'' hemm.. baik lah,, biar ku pesan kan..'' ucap Kenan cepat berdiri dari duduk nya
apa ia duga, pasti Kiara meminta lagi, setelah ini, siap-siap saja lah diri nya, semua akan berpindah ke dalam perut nya, bukan kepada Kiara
selesai memesan, Kenan kembali duduk, sedari tadi perasaan nya sudah tak enak saja, namun, demi membahagian kan sang istri, Kenan hanya bisa pasrah saja
'' ini pesanan nya mas,, dan mau minum apa..'' ujar pelayan nya kepada Kenan setelah menaruh semua pesanan Kenan
'' mau jus buah naga dua..'' sambar Kiara cepat membuat Kenan terdiam sejenak
'' hanya itu saja mbak..'' tanya pelayan tersebut,
membuat Kenan menatap Kiara cepat, ia takut Kiara akan memesan lebih lagi, dari dua gelas jus buah naga, membuat Kenan harap-harap cemas
'' satu jus lemon dan satu jus alpukat...'' saut Kiara
membuat Kenan hanya bisa menghela nafas dalam, ketika semua pesanan Kiara teronggok di atas meja makan di depan mata nya,
'' bakal habis ini Yang..'' tanya Kenan sedikit ragu
__ADS_1
'' habis... kamu tenang saja,, kalau pun aku gak habis, kamu kan ada..'' ujar Kiara menatap ke arah Kenan
dan benar saja dugaan Kenan, ia akan menjadi korban dari pesanan Kiara yang ada di depan mata nya
begitu semua pesanan datang, Kiara pun mulai memakan satu persatu yang ia pesan, sedang kan Kenan, hanya menatap ngeri kepada Kiara
'' Alhamdulillah.. aku sudah kenyang..'' ucap Kiara menyisakan banyak lagi lauk di atas meja
'' masih banyak ini. Yang, kenapa gak di habis kan .'' ujar Kenan menunjuk semua makanan yang ada di hadapan Kiara
'' udah gak kuat, lebih baik kamu saja yang makan..' ucap Kiara santai
membuat kenan menjatuh kan rahan nya karena ucapan Kiara barusan pada nya
'' yang benar saja Yang, mana lah habis aku kalau sebanyak ini..'' protes Kenan menatap Kiara sedikit kesal
'' harus abis Yang, gak boleh menyisakan makanan mubazir..'' ujar Kiara
'' lah... perut aku mana kuat memakan semua ini,..'' ucap Kenan
'' ya.. udah.? bungkus aja..'' pinta Kiara
'' mau di bungkus pun, siapa yang mau makan nya Kiara.. di rumah pun, hanya ada kita berdua..'' ujar Kenan
'' eh.. iya ya..'' ucap Kiara baru tersadar akan ha kegilaan nya
'' jadi ini bagai mana dong .''desak Kiara pada Kenan
'' kamu sih,,?'' ujar kenan
bertepatan ketika Kenan berucap seperti itu, pengamen yang sering menyumbang kan suara nya sedang tampil.
terpintas di benak kenan, untuk memberi kan nya kepada mereka, ketika pengamen tersebut menyelesai kan lagu nya, dan berjalan masuk memints sumbangan
saat itu juga lah Kenan menyempat kan diri untuk menawar kan nya makan apa yang tidak di makan Kiara
'' bang... bukan nya mau menghina Abang ya,, tapi apa Abang mau makan makanan kami ini... ujar Kenan dengan hati-hati
'' ini bukan makanan sisa bang, tapi? ini makanan lebih, dan gak sanggup lagi menghabis kan nya,, apa kah Abang mau membantu kami menghabis kan nya..'' ujar kenan penuh kesopanan
'' makan ini semua bang,, apa Abang gak salah ini..'' ujar nya berbinar kesenangan
__ADS_1
terpancar dari raut wajah nya, yang begitu senang ketika Kenan menawar kan makanan tersebut kepada nya
'' gak salah kok bang, kalau mau panggil kawan nya juga gak apa..'' ujar kenan lagi
membuat pengamen tersebut, berjingkat kesenangan, ketika Kenan menawar kan nya makan,
'' terima kasih banyak bang, kami memang belum makan..'' ujar nya membuat Kenan mengerut kan kening nya
'' kami..'' cicit Kenan
'' iya bang, kami memang belum makan, teman saya ada sepuluh orang, dan satu anak bayi..'' ujar nya membuat Kenan menatap pengamen tersebut tidak percaya
'' panggil aja kemari bang, atau mau di bungkus kan saja..'' ujar Kenan lagi
'' bungkus aja bang,, gak enak kalau harus makan di sini, dengan tampilan kamu yang seperti ini, takut nya, pengunjung lain mual melihat kami..'' ucap pengamen tersebut
'' baik lah bang,, aku akan menyuruh pelayang membungkus ini, dan menambah kan lagi, beberapa porsi untuk teman Abang..'' ujar Kenan bangkit dari duduk nya dan menghampiri pelayang yang berjaga di depan steling
'' bang, ini pesanan nya di tunggu ya, saya sudah pesan lebih dan juga minum nya, dan saya juga sudah membayar tagihan nya,,'' ucap kenan seraya tersenyum lebar
'' terima kasih bang, terima kasih banyak..'' ujar nya berulang kali kepada Kenan
'' ini gak apa kan bang.. kami tinggal dulu,,'' ucap Kenan pamitan
'' iya.. gak papa bang, silah kan..'' ujar pengamen tersebut kepada Kenan dan Kiara seraya tersenyum senang
Kiara dan Kenan pun meninggal kan rumah makan Padang tersebut, dan juga meninggal kan pengamen tadi dengan raut wajah bahagia
Kenan terselamat ka. dari pesanan yang Kiara tak sanggup memakan nya, untung saja pengamen tadi tak keberatan menghabis kan semua pesanan Kiara
'' aku mau ke pasar malam dong..'' pinta Kiara lagi kepada Kenan
'' baik lah, tapi kita sholat isya lebih dulu..'' ujar Kenan kepada Kiara
'' mau sholat di mana..'' Kiara menatap ke arah samping di mana kenan berada
'' di mana aja, yang penting bisa sholat..'' ucap Kenan menoleh sekilas kepada Kiara
tak berapa lama mengemudi kan mobil nya, kenan pun menghentikan mobil nya di sebuah mushola kecil, dan seperti biasa nya,
...****************...
__ADS_1