
Setelah apa yang di carinya , Alex merasa terkejut, ada dua gadis cantik yang masih dalam gendongan keluarga Nugraha tapi aneh nya, yang lain bermata coklat, sedang yang satu biru,
foto keluarga Nugraha di saat mereka masih kecil dan belum mengetahui bahwa keluarga mereka sedikit demi sedikit terasa renggang hanya karena pilih kasih dan juga salah orang
" siapa wanita ini " ucap Alex dalam hati , karena melihat seorang ibu dengan pakaian glamornya, dan yang lebih mencolok adalah anting yang di pakainya , anting perak milik Wanda cloyeri yang sengaja di ambil oleh Renata di saat menyamar sebagai Wanda
masih dengan memandangi informasi yang ada di dalam laptopnya dan melihat wajah wajah versi dewasa keluarga Nugraha
" bukan kah dia gadis yang waktu itu hampir tertabrak oleh Steven " mengeklik dan meng zoom wajah dua gadis yang berbeda . yang satu bermata cilok lat dan yang satu berwarna hitam,
" bukankah salah satu dari dua gadis ini ada yang bermata biru, ". bertanya tanya dengan sendirinya, lantaran bingung dengan apa yang ada di hadapannya ini, informasi mengenai gadis yang di cari nya sungguh berbeda beda
" kita sudah sampai tuan " ucap Steven kala mobil sudah terparkir di sebuah gedung pencakar langit milik keluarga Ferguson,
keluar dari mobil dan berjalan dengan gagah berwibawa , memasuki lobi menuju lift yang sudah tersedia khusus untuk dirinya,
semua karyawan serta bawahan dari Alex menunduk tanda menghormati sang tuan.
" tuan, saya dapat kabar bahwa gadis yang anda cari ada di laut Antartika"
saat ingin memasuki lift pun akhirnya terhenti sejenak, dan mengernyit kala sang asisten memberi informasi gadis yang sudah membuat hati dan pikirannya kacau
" siapkan pesiar "
Steven terkejut ketika Alex mengatakan untuk menyiapkan kapal pesiar, dengan wajah yang tadi terkejut kini berubah dengan cepat " baik tuan , kami laksanakan "
setelah sang CEO pergi memasuki lift dengan seorang diri, apa kalian mencari di mana Arkana,
Arkana sudah di antarkan kembali pada tempatnya, yaitu apartemen yang di tinggali ya, Arkana tidak ingin ikut rapat lagi Dengan Sang kakak, lantaran kesal saat melihat ada wanita yang kekurangan bahan berjalan dengan gemulai nya, tidak ada rasa malu atau pun canggung. meski Arkana sering ikut rapat tapi tidak pernah di dampingi atau melihat ada wanita seperti itu
" bikin sebal saja, " setelah sampai apartemen Arkana melempar kan tubuh nya pada ranjang king size. merapa dan mencari nomor ponsel sang adik
Tut
Tut
" ( ya halo kak, ada apa kau menelpon ku, jangan bilang kau sedang kesal sehingga kau menghubungi ku ) " oceh nya, belum juga si penelpon belum bicara sudah di suguh kan dengan ocehan sang adik
" aishh, kenpa kamu bawel sekali hah ! " kesalnya, sengaja menelpon ingin mengurangi rasa kesalnya malah di tambah kesal oleh sang adik " kakak sama adik sama saja, , yang satu diam tanpa ekspresi, yang satu bawel nya minta ampun huh " oceh nya balik pada sang adik
" ( ada apa kak arkan menelpon ku, apa ada keperluan ) "
" tidak ada, hanya ingin memastikan saja, bahwa kamu masih sehat "
__ADS_1
" ( heeeyy kakak sialan, !! beraninya kau menyumpahiku untuk sakit hah!! )" teriak nya di sebrang ponsel
" tidak juga " tanpa rasa salah menjawab dengan enteng
" ( dasar sialan kau kak,!! pantas saja banyak cewe minta putus darimu ! ternyata mulutmu itu kurang ajar !! )" setelah puas memarahi nya , langsung di putus sambungan telepon nya
" diih adik kurang ajar juga nih, minta di Pites kali ya " menidurkan tubuhnya kembali dengan menggenggam ponsel di tangannya ,
" orang cuma mau tanya, apa yang kak Alex cari tapi , eh . malah kena semprotan nenek lampir " mengoceh sendiri
sedang gadis remaja yang habis di hubungi oleh Arkana dia sedang berada dalam gedung R P hospital. karena penasaran terakhir GPS yang sengaja ia pasang pada mobil milik queenara hanya sampai sini, dan hanya dirinya yang tahu kemana saja pergi nya queenara
" anda mencari siapa "
Lolita terkejut saat ada yang bertanya, melihat pemuda yang ada di belakan Lolita sempat terpesona dengan wajah tampannya
" ah , tidak ada " mengembalikan ke sadarannya nya sendiri
" benarkah, ? ini bukan sembarang tempat yang kau cari nona " ucapnya dengan datar ,
" ah he he it itu ak aku se sedang mencari se seorang ya se seorang " ucapnya gugup karena grogi, takut ketahuan diriny mengulikuti jejak orang , meski tidak sepenuh nya berbohong
" siapa yang anda cari nona "
" aduh bodoh nya aku ini, siapa si kakak cantik itu ya " menggigit jari dan kuku panjang nya dengan rasa tak karuan, mengingat siapa nama yang sudah ia klaim untuk menjadi kakak iparnya
" anda kenapa " Kyuhyun heran dengan gadis yang ada di hadapannya, melihat bahwa gadis kecil yang msih sekitar tujuh belas tahun itu mengeluarkan keringat banyak, hingga di salah artikan oleh Kyuhyun di sangka sedang sakit
" ak aku tidak ap apa tuan , te terima kasih " setelah berucap Lolita langsung lari terbirit-birit seperti di kejar setan
" Aneh, " setelah berucap Kyuhyun langsung keluar , untuk mencari bahan makan yang sudah hampir menipis.
tidak sengaja menyenggol bahu kecil milik gadis yang tadi berlari,
" hey!! " teriak nya, saat sudah bertatap muka langsung berlari kembali
" itu anak kenapa, " bingung sendiri, padahal ingin meminta maaf sudah menabraknya, tapi malah gadis tersebut berlari kembali
" dasar aneh " memasuki mobil Ferrari yang terparkir paling pojok
" hosh hosh hosh, untung untung, gw lari dari dia huh " mengatur nafasnya yang sudah tersengal-sengal karena berlari kencang
drettt drett
__ADS_1
" apa lagi ini ih " mengambil ponsel yang bergetar dalam kantong celananya
" mommy, ada apa ?" melihat nama yang tertera sang ibu langsung mengangkat nya.
" ya mom "
" ( kamu di mana loli ) "
" loli sedang di rumah teman mom, ada apa "
" ( cepat kembali lah sayang, ada yang ingin di bicarakan oleh Daddy)"
" tentang apa "
" ( cepat kembali, ) " ucap sang Daddy yang ada di samping mommy nya
" ish, kenapa sih gak ada apa yang bikin gw tenang huh ?" kesalnya tapi masih menuruti sang mommy langsung pulang ke rumah utama Ferguson,
di ruang tengah yang sudah terkumpul dari keluarga Ferguson kini hanya si gadis kecil yang sering di sebut nenek lampir oleh Arkana belum kembali sedari siang saat sang mommy menghubunginya
" dad, loli belum kembali "
" sabar mom, nanti juga datang, kita tunggu oke " dengan sabar sang suami memberi pengertian pada istrinya
" Alex, coba kau cari adik mu, dimana dia sekarang ," ucap sang mommy
setelah dapat perintah dari sang mommy untuk mencari adiknya , hanya membutuhkan waktu lima menit sudah mendapat jawabannya
" loli masih di jalan, "
" kenapa masih dalam perjalanan . bukan kn an sejak siang mommy menghubunginya "
sedang Alex hanya mengedikan bahu ny tanda tidak tahu apa pun.
sehingga malam pun menjelang sekitar pukul sembilan. terdengar suara mobil terparkir di belakan mobil sang kakak,
meski mereka keluar utuh dan keluarga kaya raya, tapi masing masing anak tidak ada yang tinggal di rumah utama Ferguson, yang saat ini hanya di tempati oleh sepasang suami istri serta pelayan dan para bodyguard nya
" malam semua " teriak Lolita tanpa rasa salah sedari sore sudah di tunggu hingga malam hari tapi orang nya malah datang terlambat,
bagaimana tidak terlambat , sedang Lolita sedang di luar kota jadi untuk datang ke rumah membutuh kan waktu, itupun kembali dengan kecepatan penuh sehingga tidak membutuhkan waktu terlalu banyak
bersambung
__ADS_1