Putri Yang Hilang

Putri Yang Hilang
bab 121


__ADS_3

'' pagi ma..'' Kiara menghampiri Hani yang berada di dapur sedang membersih kan ikan hasil tangkapan kiano kemarin sore


'' eh.. seperti suara kakak ya..'' ujar hani terkejut mendengar suara Kiara ada di dapur nya


apa kah pagi ini ia sedang bermimpi, atau ia tengah merindukan Kiara, tapi itu tidak mungkin, karena baru beberapa bulan lalu ia menjenguk kuaradan Kenan


'' iss.. mama,, ini memang kakak loh..'' sungut Kiara menatap Hani dengan kesal


mendengar suara Kiara kembali, membuat Hani memutar tubuh menghadap ke arah belakang, berapa terkejut nya ia, melihat Kiara ada di depan mata nya sepagi ini


'' astagfirullah... hantu Kiara dari mana ini..'' ujar Hani terkejut dan mengelus dada nya sangking terkejut nya


' apa sih ma,, orang ini, bukan hantu..? kesal Kiara pada Hani yang mengira bahwa diri nya adalah hantu


" eh.. orang,." ucap Hani mengucek mata nya berulang kali


melihat wajah Kiara yang di tekuk di depan nya, dan melihat kiara dari bawah hingga ke atas, barulah Hani percaya, bahwa yang berada di hadapan nya saat ini adalah kiara


" iya ma.. ini Kiara loh.." ucap Kiara lagi menyakin kan Hani agar percaya pada diri nya


" kamu sama siapa kemari nya kak, kenapa pagi-pagi sekali sudah ada di sini..?'' ujar Hani menatap ke arah Kiara yang masih berdiri di depan nya, tak lupa dengan perut


pagi ini mama Hani begitu terkejut dengan ada nya Kiara di dapur, bagai mana tak terkejut, biasa nya Kiara pun tak pernah mau menghampiri nya jika berada di dapur, kecuali Kiara membutuh kan sesuatu saja


'' sama Kenan ma, Kenan masih tidur di kamar.. kiara rindu mama..'' ujar Kiara memeluk Hani erat


'' eh... ada apa ini..'' tatapan Hani begitu heran melihat Kiara memeluk nya dengan erat


Hani terkejut ketika Kiara .e.eluk nya begitu erat, tak seperti biasa, Kiara tidak pernah melakukan hal ini, walau apa pun yang terjadi


'' Kiara hanya rindu saja dengan mama..'' ucap Kiara lagi


Hani hanya bisa mengelus punggung Kiara, dengan penuh kasih sayang, walau pun Kiara bukan anak kandung nya, namun Kiara lah anak pertama yang ia sayangi


'' awas dulu kak,, masakan mama gosong nih..'' ucap Hani mengurai pelukan mereka


'' mama... mau makan sayur asam ikan dong..'' pinta Kiara dengan nada manja


membuat Kania yang memperhatikan kakak dan mama nya sejak tadi hanya bisa geleng kepala, ia tak tau harus berucap apa ketika mendapati Kiara yang begitu manja pada sang mama.

__ADS_1


'' duh.. mama mau masak ikan gulai kak,, semua bumbu sudah mama buat..'' ucap Hani sedikit tak enak kepada Kiara


'' mau sayur asam ma..'' pinta Kiara sedikit memaksa


'' ya.. sudah, biar mama pisah kan saja kepala nya, biar bada dan ekor nya di gulai, kepala nya yang akan di asam nanti..'' ujar Hani menuruti kemauan Kiara


membuat Kiara bersorak senang ketika permintaan nya di turuti oleh Hani, ia dengan semangat menunggu di meja makan yang tak jauh dari dapur tempat masak


'' sambil nunggu sayur nya matang, lebih baik kakak mandi saja sana..'' pinta Hani menoleh ke arah Kiara yang bertopang dagu


'' Hem... Kiara akan mandi,, udah gak sabar nungguin sayur mama masak..'' ucap Kiara


ia pun berlalu pergi kekamar meninggal kan dapur, dengan santai, menyisa kan Kania yang berdecak kesal dengan hani yang berkutat di dapur bersama Kania


'' dari mana sih.. kamu Yang..'' sembur Kenan ketika baru melihat Kiara masuk ke dalam kamar


'' habis dari mana, request sayur ikan asam..'' ujar Kiara penuh dengan semangat


'' Hem.. yang ada mau nya..'' ujar Kenan menghela nafas dalam dalam, ketika melihat ke lakukan Kiara yang begitu manja


'' kasian dong mama nya sayang, kalau kamu minta nya yang aneh-aneh terus..'' ujar Kenan pada Kiara


.'' gak akan, lagian kan, mama juga mau masak ikan loh..'' ucap Kiara tak mau kalah


yang membuat Kiara tertawa ngakak, ia pikir Kenan akan mengumpati nya dengan hal lain, ternyata di luar dugaan nya


'' bukan Yang..'' sela Kiara


'' jadi istri siapa lagi lagi Hem..'' ucap Kenan menyentuh dagu Kiara dengan lembut


'' istri kiano saja..'' ucap Kiara terkekeh kecil


'' enak saja,, gak boleh..'' ucap Kenan mulai keluar sipat posesif nya


'' boleh dong, lagian sih, kamu selalu bikin aku kesal saja..'' kata Kiara


yang mana membuat Kenan mencubit ke dua pipi Kiara dengan sangat gemas, ia tak menyangka, bahwa Kiara akan berkata jujur pada nya


'' itu dari hati yang paling dalam, atau hanya asal ceplos saja..'' ujar Kenan memasti kan ucapan Kiara barusan

__ADS_1


'' dari hati aku yang paling dalam..'' ucap Kiara apa ada nya


'' hemm... untung aja sayang, kalau tidak,, gak tau lagi aku ini mah..'' ujar Kenan memasang wajah memelas


'' kamu harus sayang terus sama aku,, kalau tidak Hem..'' ucap Kiara sambil menaruh tangan di leher nya, sebagai bahasa isyarat memotong lehenmr


'' aduh.. jadi takut ya.. aku nya,,'' ucap Kenan menyambar pipi Kiara dengan gemas


'' jangan dong, kamu masih bau, belum mandi dan gosok gigi, masih banyak binatang peliharaan nya..'' ucap Kiara seraya menunjuk mulut Kenan yang baru bangun tidur


'' masih wangi kok? mana ada bau..'' ujar Kenan seraya terkekeh kecil


ia pun masuk ke kamar mandi setelah menyambar handuk milik nya


'' aku dulu yang mau mandi Kenan, kenapa jadi kamu..'' dengus Kiara sebal


'' barengan aja sini Yang, biar hemat waktu..'' ucap Kenan kepada Kiara


'' gak mau, nanti tangan kamu jahil..'' tolak Kiara dengan cepat


'' gak akan, aku janji deh..'' ucap Kenan tersenyum jahil


'' bau-bau mencurigakan ini, pirasat mu gak enak..'' ucap Kiara masih kekeh mempertahan kan diri nya berdiri di dekat pintu yang tak jauh dari kamar mandi


'' ya.. terserah kamu aja sih, tapi? jangan salah kan, kalau aku lama di dalam..'' ujar Kenan lagi


'' jangan dong, cepetan, kalau tidak? aku akan mandi di kamar kiano Saja..'' ucap Kiara kembali


membuat Kenan mendengus sebal, bagai mana ia bisa konsentrasi mandi, jika Kiara mengancam nya seperti itu, membuat Kenan enggan ke kamar mandi saja di buat oleh


dengan cepat, Kenan mengangkat tubuh Kiara yang tidak jauh dari nya untuk masuk mandi,


' Kenan jangan, aku tidak mau mandi dengan mu


..turun kan aku Kenan..'' pinta Kiara ketika Kenan membawa nya masuk ke dalam kamar mandi


'' gak ada kata ampun bagi mu sayang, Karena kamu, aku jadi gila seperti ini, kamu harus tanggung jawab..'' pinta Kenan seraya masuk ke dalam kamar mandi bersama denga. Kiara


'' aku udah janjian sama mama Kenan..''' ucap Kiara

__ADS_1


namun tak di tanggapi oleh Kenan, ia terus saja, membawa Kiara masuk ke dalam. shower


...****************...


__ADS_2