Putri Yang Hilang

Putri Yang Hilang
bab 89


__ADS_3

'' kak... aku takut dengan ayah..'' ucap leya menatap sendu kepada Kiara


'' kau takut apa... kakak ada di sini..'' ucap Kiara menenang kan


'' bawa mobil nya yang,, biar aku dan dia di belakang..'' ucap Kenan pada Kiara


Kiara hanya mengikuti apa yang di ucap kan oleh Kenan, ia pun tak berani membantah apa pun yang di ucap kan Kenan saat ini


'' kita mau kemana..'' tanya Kiara menoleh ke belakang


'' bawa ke rumah ayah Fikri saja..'' ucap Kenan


Kiara pun hanya menganggu kan kepala nya, dan menjalan kan mobil ke arah rumah Fikri, yang tak jauh dari perumahan opa mereka berdua


leya hanya bisa pasrah, ketika Kenan sudah marah besar seperti ini, leya tak banyak bicara, ia hanya bisa menguat kan hati nya, ketika ia akan di hadap kan dengan ayah dan bunda nya nanti


'' cepat turun... aku tidak perduli, kau lebih besar dan lebih tua dari ku, kau sudah membuat malu keluarga kami..'' ujar Kenan menyeret kerah baju pria yang tidak di ketahui oleh Kenan


'' kau ini siapa sebenar nya, kenapa sedari tadi selalu ikut campur urusan ku..'' sungut nya membuat Kenan terkekeh masam


'' aku ini Abang nya, apa salah aku ikut campur masalah kalian.. aku berhak ikut campur urusan mu dan adik ku, apa lagi ini kau sudah melakukan kesalahan besar... lihat saja, kalau kau terus mengelak untuk tanggung jawab terhadap adik ku, aku tidak akan segan-segan menyeret mu ke jeruji besi..'' ujar Kenan masih terus menyeret pria tersebut


membuat pria tersebut diam seribu bahasa di buat oleh Kenan, ia tidak menyangka, bahwa leya memiliki Abang lain selain Dito


'' jangan mengaku-ngaku kamu, dia tidak memiliki Abang, selain Dito anak paman nya..''' ucap pria tersebut,


tak menghirau kan nya, kenan mengetuk pintu rumah Fikri dengan perasaan tidak sabar nya, membuat seempu nya rumah tergesa-gesa membukakan pintu


'' assalamualaikum ayah..'' ucap Kenan, ketepatan Fikri lah yang membuka kan pintu


membuat wajah si pria tadi pucat Pasih, ketika ayah dari kekasih nya itu keluar dari rumah


'' eh.. ada Abang,, masuk bang.." ajak Fikri masuk kedalam rumah nya

__ADS_1


Fikri tak banyak bertanya tenta siapa pemuda yang ada di hadapan nya saat ini, melihat raut wajah Kenan yang merah pada karena emosi, membuat Fikri urung bertanya


'' ada apa ini bang,, kenapa seperti nya kau marah begitu..'' ujar Fikri lembut setelah mereka semua duduk


sedang kan kekasih leya, hanya bisa terdiam dan menunduk, ketika di hadap kan dengan ayah leya


'' tanya pada leya nya ayah.. apa yang sudah terjadi di antara mereka berdua..'' Kenan menunjuk ke arah leya dan pemuda yang ada di dekat nya


'' ada apa ini leya.. kenapa Abang mu sampai emosi begitu..'' tanya Fikri kepada sang putri


'' Aya...'' leya berdiri dan bersimpuh di kaki Fikri, membuat Fikri kebingungan apa yang sudah terjadi


'' ada apa ini? kenapa ramai sekali,..'' Dina tersenyum lebar, ketika ada tamu yang datang ke rumah nya


'' ayah.. ibu.? maaf kan leya.. leya sudah menghancur kan kepercayaan ayah dan ibu kepada leya..'' ujar leya menangis bersimpuh di kaki Fikri


Dina yang melihat anak nya menangis, hanya bisa terdiam dan bingung, ia pun menatap ke arah Kiara dan Kenan meminta jawaban atas apa yang sudah terjadi dengan putri semata wayang nya, namun Kiara dan Kenan hanya diam saja


'' ayah akan memaaf kan mu, tapi apa dulu kesalahan mu, sampai meminta maaf pada ayah dan ibu .'' tanya Fikri lembut sambil mengusap kepala leya yang terlapisi hijab


membuat Fikri dan Dina shok mendengar perkataan leya,


'' yang serius kamu leya..'' sentak Fikri terkejut mendengar penuturan leya


'' maaf kan leya ayah..'' ucap leya masih bersimpuh di kaki leya


'' mereka tadi bertengkar di depan kafe papa. ayah..'' ucap Kenan menyahut


'' ya.. ampun leya,, kenapa kamu jadi begini.. apa salah ayah pada mu.. '' ujar Fikri kecewa dengan sang putri


'' maaf kan leya ayah,, ini bukan salah ayah? ini salah leya ayah, yang tak bisa menjaga diri..'' ujar leya membuat Fikri menitik air mata


'' apa pria ini yang membuat kamu hamil leya..'' ucap Fikri menunjuk ke arah pemuda yang ada di dekat Kenan

__ADS_1


leya melirik ke arah kekasih nya, sambil mengangguk kan kepala nya, membuat Fikri menatap ke arah pemuda yang ada di samping Kenan


'' jadi? mau seperti apa kalian kedepan nya..'' tanya Fikri menatap ke arah kekasih putri nya


'' dia tidak mau bertenggung jawab ayah, dia menyuruh ku menggugur kan kandungan ku..'' ucap leya masih menangis


'' benar begitu..'' tanya lantang Fikri menatap pemuda yang ada di dekat kenan


dina yang mendapat kan masalah anak nya, membuat nya langsung terkulai lemas di dekat Kiara, dengan sigap Kiara pun menenang kan Dina


'' aku belum siap om.. aku masih kuliah, semua pasilitas dari orang tua ku.. bagai mana aku harus menghidupi dia dan anak nya, apa lagi, ke adaan saya yang selalu di pantau oleh orang tua ku, aku tidak mau sampai orang tua ku tau hal ini...'' aku kekasih leya di hadapan Fikri dan lain nya, membuat Kenan sedikit emosi


'' jadi? kau mau lepas dari tanggung jawab mu.. kau berani berbuat, berarti kau harus berani bertanggu jawab,..'' suara Kenan sampai meninggi


'' aku belum siap untuk saat ini..'' ujar nya lagi sambil menunduk kan kepala nya


'' baik lah, kalau kau belum siap, berarti, kau harus siap masuk ke dalam jeruji besi..'' ujar Kenan


'' jangan bang,, aku tidak mau orang tua ku kecewa karena pendidikan ku terhenti..'' ujar nya membuat Kenan dan yang lain kesal


'' jadi? kau pikir, hanya kau saja yang begitu, kau tidak memikir kan masa depan anak ku kan..'' emosi Fikri memuncak,


membuat semua nya terdiam memperhati kan Fikri, yang berdiri sambil menunjuk ke arah pemuda yang ada di samping Kenan


'' maaf om.? tapi aku belum siap..'' ujar nya dengan berani


membuat Fikri seketika emosi dengn ucapan pemuda itu


'' baik lah . mulai dari sekarang dan seterus nya, jangan kau temui anak ku, mau apa pun yang terjadi dengan anak ku dan cucu ku, jangan sampai kau menemui mereka lagi.. aku tidak akan mengijin kan mu sedikit pun..'' ucap Fikri terbawa emosi


'' tapi yah..'' leya seperti kebingungan dengan maksud sang ayah


'' diam leya,, kau jangan mengemis cinta dengan lelaki yang tak mau bertanggung jawab seperti dia..'' tunjuk Fikri ke arah sang kekasih

__ADS_1


membuat leya terdiam takut, ia tak.berani melawan apa kata sang ayah..


...****************...


__ADS_2