
Akhirnya mereka pun makan dengan khidmat dan hanya suara dentingan sendok yang beradu pada piring
selesai sarapan mereka kembali ke aktifitas masing masing sedangkan queenara bersiap untuk kembali ke negara orang tua angkat yang pertama,
" hah, rasanya enggan pergi dari sini " mendesah merasa merasa berat untuk pergi dari mansion bawah tanah milik keluarga sland,
" lebih baik aku segera kembali, sepertinya mereka belum puas "
kaki jenjang milik queenara melangkah keluar dari dalam kamar dengan memakai pakaian sederhana, saat sampai ruang tengah seseorang memanggilnya dengan suara lirihnya
" Nara , "
queenara pun berhenti ia menengok di mana orang yang memanggilnya dengan suara yang sangat lirih, meski suara nya terdengar kecil tapi queenara mampu mendengarnya
" ya ada apa " dengan raut wajah datarnya sehingga orang yang memanggil merasa takut,
" kamu mau kemana ," masih dengan suara pelan nya, meski terdengar lembut
" saya ingin kembali , kenapa " Nara bingung dengan pertanyaan kakak yang baru di temukan nya
" boleh ikut " dengan melihat mata yang sudah berkaca-kaca ia memandangi adiknya,
" bukan tidak boleh , tapi ini lagi urgent, jadi saya kembali tidak bisa membawamu , bersabarlah , rawat dulu badanmu supaya nanti bertemu dengan mereka kau tidak terlalu kurus " setelah selesai mengucapkan kata yang bikin hati queenira merasa bersalah dengan permintaan nya
wanita tua yang sedari tadi mengintip dan mendengar kan pembicaraan kedua anak gadis yang dulu pernah di asuhnya sekarang berubah dengan apa yang di tanam oleh kedua orang tuanya , yang mampu mengubah segala sifat yang awalnya sangat baik pada kakak nya sekarang dengan acuhnya , meski dengan niat baik tapi perkataannya menohok hati queenira
" tidak apa apa non "
" eehh. sejak kapan bibi disini " dengan wajah terkejutnya melihat bibi yang pernah mengasuh ada di samping
" sabar , mungkin Nara sedang ada urusan , "
" bukankah Nara baru lulus sekolah, aku mendengar tadi saat dia berbicara dengan nyonya sland, tapi ia kembali dengan urusan lain bi "
" mungkin saja urusan lain bersama temannya atau ada yang lain " dengan lembut mengelus rambut nira yang sudah di anggap anak olehnya
,,,,
queenara telah sampai pada bandara di kota internasional M .
" aahh , akhirnya aku bisa kembali dengan selamat, meski banyaknya kendala yang menghampiri ,huh " berjalan menyusuri jalanan yang luas dan padat oleh pengguna jalan bandara,
" selamat datang tuan "
" heemmm "
__ADS_1
queenara memasuki mobil BMW X5 yang di kemudi oleh anak buahnya , ia menyenderkan kepalanya dan memejamkan matanya sejenak untuk menenangkan pikiran yang selama ini ia tanggung beban seorang diri, 45 menit telah sampai pada butik yang telah terbakar oleh orang yang sengaja mengusiknya.
" tuan ,sudah sampai "
" Hem, terima kasih " queenara pun keluar dari mobilnya, lalu memandangi gedung tingkat tiga yang Ian bangun dengan jerih payahnya ketika menjadi seorang pekerja keras
" sungguh tak di sangka kalian memang cerdik, sehingga polisi pun tak menemukan jejakmu " menyeringai ketika memandangi butik yang terbakar habis
Alexa dan lussy melihat queenara kembali pun langsung bergegas menghampirinya
" princess ,"
" Hem "
Queenara bener bener irit ngomng nya ya, ðŸ¤
" kapan kamu datang, dengan siapa, kenapa tidak memberi tahu jika kembali, aku saja belum memberi kabar princess bahwa butik kita ludes terbakar api, terus \_"
" bertanya satu satu "
lussy yang memberondong dengan pertanyaan yang tidak penting bagi Queenara itu di sela oleh ucapan queenara, lussy pun langsung kicep
" bagaimana, apa ada yang terluka para karyawan "
" tidak ada princess, tapi bahan dan Setok pembuatan baju sebagian tidak bisa di selamatkan, "
" tidak apa, yang terpenting para karyawan tidak ada yang terluka "
" sebenarnya ada , tapi salah satu dari mereka sedang di rawat karena terkena papan yang terjatuh dari atap, "
queenara mengangkat sebelah alisnya setelah mendengar penuturan dari alexa , pasalnya pengawal bayangan yang ia tempatkan tidak memberitahu kan nya, bahwa ada yang terluka
" baik lah , berikan perawatan padanya, agar cepat pulih kembali "
__ADS_1
" baik princess, "
" kalian istirahat lah dulu, supaya bisa terlihat segar kembali, lihat penampilan kalian dan wajah kalian, seperti zombie saja "
queenara pun masuk kembali dalam mobil dan melanjukan perjalanan nya menuju rumah pranata yang tidak terlalu jauh dari butik, hanya memakan waktu 10 menit perjalanan.
dua orang wanita yang melongo saat mendengar perkataan Queenara , mereka pun saling pandang satu sama lain , sehingga lussy yang tersadar dari bengong nya
" eh " terkaget saat melihat wajah temannya " Lex mata lu kenapa, " mengulurkan tangannya untuk menyentuh kantung mata milik Alexa
" kenapa " masih dengan santainya, ia pun melihat sama pada lussy,.
" bener kata princess Lex, wajahmu mirip zombie " lussy langsung tertawa, Alexa mengabaikan lussy dan ia masuk ke mobilnya,
dua orang wanita yang memiliki kantung mata mirip zombie tersebut memang tidak tertidur beberapa hari saat sampai di kota M dan mengurus para karyawan yang terluka dan tidak terluka
lussy masih betah dengan tawanya hingga ia tersedak dan batuk,
ukhuk
ukhuk
ukhuk
" sudah lus, " sambil menyodorkan air mineral pada lussy yang tersedak karena tertawa
" makasih , " menerima botol tersebut dari Alexa
" lebih baik kita pulang , sudah berapa hari kita disini mengurus mereka, sekarang kita yang harus istirahat lussy "
" baik lah, tapi bagaimana dengan mereka, " menunjuk pada bahan bahan untuk pembuatan baju yang telah basah dan terbakar sebagiannya,
" biarkan saja, nanti kita pikir lagi oke "
" oke lah, "
__ADS_1
bersambung