Putri Yang Hilang

Putri Yang Hilang
bab 158


__ADS_3

'' lah.. kenapa kembali lagi, aturan nya, kau biar kan aku bersenang senang dengan adik mu, mengganggu saja..'' ujar Johan tanpa rasa malu,


ia masih duduk di atas meja kerja Kenan, membuat Kenan menatap Jihan melotot tak percaya, atas apa yang di ucap kan nya kepada Kiara


'' oh... kau ingin bermesraan bebas dengan Kenan,, silah.. kan, tapi,, itu di neraka..'' ujar Kiara, dengan tidak sabar Kiara meranggut rambut Jihan begitu saja, Kenan yang melihat nya tidak bisa melerai, karena ada nya Hanum di dekapan nya


'' Yang.. jangan Yang,, pikir kan perut mu..'' ucap kenan kebingungan melihat amarah Kiara yang begitu hebat


'' aww.. sakit... lepas kan tidak tangan mu ini sialan..'' umpat Jihan pada Kiara


'' kau yang sialan, kau tidak tau siapa aku kan,, Kenan itu bukan adik ku sialan, melain kan suami ku, kau berani mengusik milik ku..'' sungut Kiara menambah kekuatan nya menarik rambut Jihan


'' hahaha...itu tidak mungkin, dari dulu, semua karyawan tau nya, kau itu kakak nya pak Kenan..'' ucap Jihan sambil tertawa, namun menahan sakit nya jambakan Kiara


'' kalau kau tidak tau apa-apa, lebih baik kau diam wanita penggoda suami orang..'' sungut Kiara lagi


Kenan masih mencari akal, sedang kan ruangan kenan sudah menjadi bahan tontonan para karyawan kantor Kenan


melihat Kiara semakin brutal, kenan meletak Hanum di atas sofa panjang, ia ingin melerai kedua nya


begitu Kenan memposisi kan Hanum dengan benar, baru lah Kenan mendekat ke arah Kiara, dan menyuruh Kiara melepas kan Jihan


'' Yang,, udah,, lepas kan, nanti bisa-bisa kamu membunuh orang loh..'' bujuk Kenan lagi


'' diam kamu,, ini semua karena kamu Kenaaann...'' teriak Kiara lepas, sampai kenan menutup ke dua daun telinga nya dengan tangan


'' aah... ini terlalu sakit, lepas kan..'' ucap Jihan mencoba memukuli tangan Kiara dengan tenaga seadanya dan sekenanya, namun sayang, Kiara menarik rambut Jihan terlalu erat


'' udah Yang, kasian..'' bujuk Kenan lagi


'' apaa... kau mau membela selingkuhan mu ini kan,, '' kesal Kiara, ia pun meraih rambut Kenan juga


alhasil, Kenan pun terkena imbasan dari amukan Kiara


'' aduuh ..Yang,, sakit ini lepas kan..'' ucap kena meringis menahan sakit, ketika tangan Kiara meraih rambut nya dan menarik nya dengan kuat

__ADS_1


'' kau bela terus selingkuhan mu ini, aku akan mengadukan nya kepada ayah dan bunda, terutama. dengan papa dan mama,, setelah itu, aku akan meninggal kan mu, dan menjauh dari kehidupan mu bersama Hanum..'' ancam Kiara kepada Kenan


'' jangan Yang,, aku gak mau..?'' saut Kenan cepat, namun langsung mendapat delikan tajam dari Kiara


membuat kenan seketika terdiam, ia tak mau ancaman Kiara menjadi benar, karena setiap apa yang di ucap kan oleh Kiara, pasti akan di wujud kan oleh Kiara sendiri


'' kenapa tidak berbicara lagi? kenapa diam,, ha...? takut semakin parah aku menyiksa selingkuhan mu ini.'' sentak Kiara lagi


sedang kan Jihan, sudah meringis kesakitan, hendak melepas kan, namun Kiara mencengkram nya terlalu kuat,


alhasil, Jihan hanya bisa pasrah, dan diam, atas semua perlakuan Kiara pada mereka nya, dalam hati, ia sudah memakai Kiara habis-habisan


'' mata mu telah buta ya.. apa kau tidak melihat status Kenan? dia itu sudah menikah, perlu aku beli kan kaca mata mahal, agar kau tidak salah dalam melihat nya..?'' ucap Kiara


'' apa kau memang sengaja mau mengambil suami ku, apa kau memang sengaja mendekati suami ku? karena kau tau dia banyak harta, dan anak orang kaya..'' ucap Kiara perlahan melepas kan rambut Jihan


'' iya..memang..?'',, Jihan berucap, tanpa ada rasa takut sama sekali dengan Kiara


membuat Kiara murka seketika mendengar sautan Jihan barusan, sedangbkan Kenan sudah merapal kan doa agar Kiara tak akan mengamuk parah lagi


'' kurang ajar... kau memang ya... minta di koyak lebar memang mulut kotor mu itu.?'' sentak Kiara cepat mengerat kan jambakan nya kepada jihan


detik berikut nya, Jihan berhasil melepas kan diri dari Kiara, ia perlahan mengelus kulit kepala nya yang hampir lepas karena ulah Kiara,


dengan cepat, Jihan mencoba mendorong Kiara begitu saja, membuat Kiara terdorong kebelakang, untung saja ia tak sampai jatuh, dengan cepat Jihan menyerang Kiara kembali,


'' kau duluan yang menyerang ku, awas saja kau.. akan ku balas semua perbuatan mu..?'' sungut Jihan menyerang Kiara


tanpa aba-aba, Jihan mendorong kembali Kiara, hingga Kiara terjatuh, belum sempat Kenan menarik tangan Kiara,


Kiara sudah tersungkur terjatuh kebelakang, membuat punggung Kiara terhantam meja sofa


'' aww... ya..allahh sakit nya..?'' ujar Kiara menahan sakit di pinggang serta perut nya


'' Kiara..?'' teriak Kenan

__ADS_1


kenan pun berlari cepat mengejar Kiara yang meringis kesakitan, membuat Jihan terdiam di tempat, melihat ke adaan Kiara yang lemas,


membuat jihan tersenyum merekah, ia merasa menang dari pertarungan mereka berdua


'' kau tak apa Kiara.'' dengan panik Kenan menghampiri Kiara yang terduduk lemas


'' rasakan,, siapa suruh, main-main dengan ku, baru sebetas kakak saja, sudah banyak melarang..?'' ucap Jihan tersenyum sinis


membuat Kenan seketika berang di buat oleh Jihan,


'' wanita lancang, sudah ku bilang dari awal, aku sudah menikah, dan aku sudah mempunyai anak, dasar kau nya tidak tau malu..?'' ucap Kenan menatap marah ke arah Jihan


membuat Jihan terdiam mendengar bentakan kenan, namu ia tetap memasang wajah santai tak bersalah


'' kalian kenapa diam di situ, cepat tangkap wanita ini, dan masuk kan ke dalam sel,, suruh sekuriti menangkap menahan nya, dan jangan sampai kalian melepas kan perempuan ini..?'' titah Kenan kepada semua katmryawan yang menonton mereka


membuat Jihan menjadi seperti orang bodoh, ketika mendengar perintah Kenan yang tak main-main


'' baik pak..?'' ucap mereka, berjalan mendekat ke arah Jihan


'' kalian mau apa,, sana. menjauh, atau aku lukai kalian juga.?'' ucap Jihan mengancam tiga karyawan laki-laki yang hendak mendekat


sedang kan Kenan, kini membantu Kiara, dan melihat ke adaan kiara


'' aah.. ya..Allah, ini sangat sakit..?'' ucap Kiara menahan sakit,


Kenan yang melihat itu pun seketika panik melihat Kiara meringis menahan sakit,


'' Lina... tolong kau angkat kan putri ku ke mobil, aku mau mengangkat istri ku..?'' ucap Kenan cepat


'' baik pak..?'' ucap Lina menuruti apa yang Kenan ucap kan


membuat sekertaris dua yang bernama Lina itu pun mendekat ke arah Hanum, sedang kan yang lain, membantu membuka kan pintu, dan yang lain nya hanya menonton saja


'' aku tidak mau tau, kalian jangan sampai lepas kan dia..?'' tunjuk kena kepada Jihan

__ADS_1


'' aku gak salah pak.. yang salah itu dia,, kenapa main serang gitu aja..?'' Jihan meronta membela diri


...****************...


__ADS_2